Wednesday, June 21, 2017

Menyongsong Lebaran, Advan Luncurkan G1Pro


Advan G1Pro (dokumen pribadi)

Pelaku bisnis di dunia tekhnologi smartphone cukup jeli dalam melihat pasar. Dimana sekarang peran handphone sangat berarti dalam kehidupan sehari-hari, terutama gaya hidup. Hampir setiap detik, momen hari-hari tidak pernah terlewatkan untuk diabadikan melalui handphone yang kemudian di share di media sosial. Maraknya gaya hidup seperti itu, tentunya menjadi satu keuntungan bagi produsen smartphone untuk memproduksi perangkat yang bisa memenuhi kebutuhan para konsumen. 


Salah satunya adalah Advan, yang meluncurkan produk barunya yaitu G1Pro beberapa hari menjelang lebaran tepatnya Rabu 21 Juni 2017. Peluncuran yang bertempat di WTC Surabaya sore itu dikemas cukup menarik dalam sebuah performance art yang menampilkan keunggulan-keunggulan dari Advan G1 Pro. 



Advan G1 Pro merupakan smartphone flagship dengan segudang fitur tapi harganya cukup terjangkau. Ditawarkan dengan harga 1,9 jutaan, Advan G1 Pro dibekali dengan kamera belakang 13 megapixels dan kamera depan 8 megapixels. Berbeda dengan seri G1 yang fitur beautify-nya hanya berjalan di mode foto, di Advan G1 Pro ini beautify-nya juga dapat berjalan pada mode video.



Fitur Beautify adalah fitur canggih yang dapat mendeteksi usia lewat foto. Hasil gambarnya akan tampak lebih cemerlang, secara otomatis, tanpa settingan apapun. Apalagi, kita cukup mengusap sensor sidik jari yang ada di bagian belakang smarphone ketika berswa-foto alias selfie,  sehingga sangat memudahkan dalam pengambilan gambar.


Spesifikasi dari Advan G1 Pro

Smartphone besutan dari Advan G1 Pro memiliki 3 fitur unggulan, yaitu ultra pixel sensor camera. Baik untuk kamera belakang maupun kamera depan. Dilengkapi pula maximum security with IDOS 6.12 dengan adanya sensor sidik jari yang sangat peka, serta crystal nano audio amplifier untuk menghasilkan suara yang jernih dan powerful meskipun speakernya terbilang kecil. Dengan spesifikasi yang sangat mumpuni itu, rasanya cukup murah dengan harga yang di bandrol di bawah 2 jutaan.




Berikut adalah spesifikasi lengkap yang dimiliki Advan G1Pro :

  • Display 5 inch 1280 x 720 HD IPS
  • IDOS 6.12 based on Android 7.0 Nougat
  • Processor Quad Core 1.3 GHz
  • GPU MALI T720 MP2
  • RAM 3 GB
  • ROM 32 GB
  • Slot Micro SD up to 32 GB
  • Kamera belakang 13 MP dilengkapi flash
  • Kamera depan 8 MP dilengkapi flash
  • Koneksi Bluetooth
  • Koneksi USB OTG
  • Koneksi Wi-Fi 802.11 b/g/n
  • Battery 2600 mAH


Untuk diketahui, meskipun secara resmi telah diluncurkan tapi masyarakat harus bersabar. Karena smartphone Advan G1Pro ini baru akan ada di pasaran selesai lebaran. Karena, konon masih dalam tahap pengujian akhir untuk memastikan semua fiturnya memenuhi standar keselamatan telekomunikasi. Minggu depan diharapkan proses ini sudah selesai dan segera dapat didistribusikan ke pelanggan.


Udah ngiler kaaaaannn ngelihat kelebihan dari G1Pro yang so istimewa itu? Sabar yaaaa.... 




Thursday, June 15, 2017

Tips Memilih Baju Koko Untuk Anak Remaja

Foto milik : seruji.co.id


Gak terasa ya, lebaran tinggal menghitung hari. Tentunya sudah banyak persiapan yang dilakukan untuk menyambut hari Idhul Fitri. Dari baju baru, penganan, angpao sampai urusan mudik yang betul-betul menguras waktu dan dompet. Iya kan? Hari lebaran memang pantas dirayakan secara meriah. Karena di samping kita merayakan hari kemenangan setelah selama sebulan berpuasa, juga momen yang tepat untuk berkumpul bersama keluarga besar yang datangnya cuman setahun sekali. 


Salah satu yang membutuhkan perhatian adalah penampilan pada hari yang fitri tersebut. Dan penampilan itu tidak lepas dari busana yang di pakai. Ketika anak-anak beranjak dewasa, kita sudah tidak terlalu pusing memikirkan baju baru. Karena si anak sudah bisa di ajak komopromi. Tapi tentunya pada saat sholat Ied, kita tetap harus memperhatikan baju yang dikenakan. Kali ini topik yang kita bahas adalah baju koko.


Diambil dari instagram Haykal Kamil

Baju koko atau baju yang biasanya di pakai untuk beribadah, sekarang lebih modern dan simpel. Memilih model yang pas dan pantas tentunya akan menunjang penampilan serta menambah rasa percaya diri. Sesuai dengan pengalaman pribadi yang mempunyai 3 anak remaja putra, sebenarnya mereka itu tidak serewel anak remaja putri. Tapi tetap membutuhkan tips yang sederhana sebelum memilihkan baju koko buat mereka. Ini beberapa hal yang musti diperhatikan :


1. Bahan. 

Pilihlah baju koko yang berbahan dari kantun, karena rasanya adem dan nyaman bila digunakan seharian. Biasanya selesai sholat Ied, acara halal bihalal berlangsung dari siang sampai malam. Kadang tidak sempat membawa baju pengganti.


2. Warna. Biasanya disesuaikan dengan warna kesukaan dia atau warna kulit. Tapi sekarang ini, warna-warna tidak terlalu dihindari. Kalau merasa cocok dan lagi ngetrend, anak-anak tidak akan menolak.



3. Bordiran. Usahakan memilih baju koko untuk remaja tidak terlalu banyak bordiran. Di samping biasanya mereka kurang suka, juga menghindari kesan aneh. Usahakan juga disesuaikan dengan karakter si anak. Beri kesempatan dia memilih. 


Foto milik : grosirtasshop


Nah.... Bagi yang belum sempat hunting baju koko untuk putra-putranya (seperti saya nih), cek di sini untuk bisa mendapatkan koleksi baju-baju lebaran yang terbaru. Tinggal klik aja, hemat waktu dan tenaga lo. Banyak terdapat koleksi baju koko yang sesuai dengan selera anak muda masa kini hanya di ZALORA.



Friday, June 9, 2017

Peran UKM dan Kuliner dalam Mendukung Perkembangan Industri Kreatif Di Surabaya

Ikan Suro & Boyo yang menjadi Simbol kota Surabaya


Awalnya saya cukup ciut untuk mengikuti lomba blog yang menurut saya temanya lumayan berat. Yaitu "Bagaimana Surabaya mengembangkan potensi diri dalam membangun industri kreatif dan menjadi kota yang menginspirasi". Tapi di satu sisi sebagai warga Surabaya yang punya kewajiban turut mengawal dan memantau perkembangan kota, saya cukup tertantang untuk bisa bersuara. Menyumbangkan ide dan gagasan, meski hanya lewat tulisan.


Apa yang di sebut dengan Industri Kreatif


Industri Kreatif dapat diartikan sebagai kumpulan aktifitas ekonomi yang terkait dengan penciptaan atau penggunaan dan informasi. Industri Kreatif juga di kenal dengan nama Industri Budaya dan juga Ekonomi Kreatif. Sedangkan kalau menurut Kementerian Perdagangan Indonesia menyatakan bahwa Industri Kreatif adalah industri yang berasal dari pemanfaatan kreativitas, ketrampilan serta bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan dengan menghasilkan dan mengeksploitasi daya kreasi dan daya cipta individu tersebut.  

(info dari wikipedia


Sebagai kota terbesar nomor dua setelah ibu kota Jakarta, ternyata Surabaya juga merupakan kota perdagangan terbesar kedua di Indonesia yang memegang peranan penting di wilayah Indonesia Timur. Adapun pilar utama yang memegang peranan penting perdagangan yaitu berada di pusat bisnis modern serta aktifitas ekspor-impor di pelabuhan. Namun ternyata masih ada peluang yang lebih menjanjikan yaitu di bidang Kuliner dan produk-produk usaha kecil dan menengah (UKM)


Peran UKM

Sejak di pimpin oleh ibu Risma yang memasuki periode ke dua ini. pemerintah kota Surabaya bersama jajarannya aktif berinteraksi dengan warga untuk menjadikan kehidupan lebih baik, layak serta bebas dari kemiskinan. Tidak hanya dalam penataan kota  yang semakin indah, bersih dan hijau. Tapi juga perubahan pada kehidupan ekonomi warga kotanya. Salah satu contoh konkrit adalah memaksimalkan potensi wilayah yang sebelumnya merupakan daerah negatif yaitu gang Dolly. 


Pada perayaan Hari Jadi Kota Surabaya beberapa waktu yang lalu, Wali Kota Surabaya meresmikan Dolly Saiki Fest 2017 pada 15 Mei 2017. Peresmian ditandai dengan launching Dolly Saiki (DS) Point, tempat penjualan produk-produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) karya warga di eks lokalisasi Dolly dan Jarak.  


Perubahan yang drastis terjadi dengan tumbuhnya UMKM (Usaha Menengah Kecil dan Mikro) di bekas lokalisasi tersebut, dimana banyak perempuan yang sebelumnya berprofesi sebagai 'penjaja cinta' itu memperoleh pelatihan/bimbingan teknis manajemen dan produksi, bimbingan pemahaman tentang perizinan serta bimbingan standarisasi usaha. Khusus untuk UMKM dibidang makanan dan minuman, Pemerintah Kota memberikan sertifikasi halal. 


Pemberdayaan UKM di kampung eks Dolly (dok.pri)


"Saya ingin warga di sini bergerak. Silahkan produk apapun ditaruh di sini (DS Point). Semua gratis, kami tidak ingin mengambil untung. Nanti akan ada SPG (sales promotion girl), kami yang bayar pakai APBD," ujar bu Risma selesai melaunching DS Point yang lokasi tepatnya di gang Lebar B No. 27, Kawasan Jarak - Dolly, Kecamatan Sawahan. 


Ditegaskan oleh bu Risma bahwa Pemkot Surabaya tidak ingin mendapat apa-apa atau meminta keuntungan. Beliau hanya ingin warga eks lokalisasi Dolly dan Jarak bisa sejahtera. Kehadiran DS Point ini, juga diharapkan menggerakkan roda perekonomian warga sekitarnya. Kalau warga terus bergerak dan berkarya, maka akan memunculkan sentra-sentra perekonomian baru di bekas lokalisasi tersebut. Pemerintah juga menyanggupi untuk memasarkan produk warga. 



Peran Kuliner

Di bidang kuliner, sebenarnya Surabaya sendiri sudah cukup terkenal dengan aneka ragam makanan tradisional. Salah satunya adalah Rujak Cingur. Saking bangganya dengan makanan khas ini, setiap hari jadi kota Surabaya bisa dipastikan ada Festival Rujak Uleg yang diikuti oleh lebih dari 500 peserta.


Festival Rujek Uleg yang dipadati warga Surabaya (dok.pri)

Sebagai salah satu kota yang banyak mendapat kunjungan wisata, kuliner Surabaya mempunyai magnet yang cukup kuat. Karena terkenal dengan aneka ragam dan kelezatannya itulah, membuat banyak pengusaha lokal yang tertarik berinvestasi membangun infrastruktur dengan memadukan seni dan gaya hidup dalam bisnis kuliner. 


Padahal peluang di bidang kuliner tersebut dapat dikembangkan tidak hanya berupa makanan khas Jawa Timur saja. Tetapi juga makanan tradisional dari daerah lain seperti Sumatra Barat, Jogja, Solo, Bandung dan masih banyak lagi. Karena di samping sebagai kota yang padat penduduknya, Surabaya merupakan kota yang jumlah pendatangnya juga cukup banyak.


Mewujudkan Surabaya Menjadi Kota Yang Menginspirasi

Dari 2 komponen di atas, rasanya tidak sulit bagi Surabaya untuk menasbihkan diri menjadi kota yang menginspirasi bagi kota-kota lain di Indonesia. Sebagai kota kedua terbesar setelah Jakarta, apalagi juga di dukung sentra perdagangan terbesar di wilayah Indonesia Timur. Potensi Surabaya bisa semakin dikembangkan, tentu saja harus terjalin kerjasama yang baik pemerintah kota beserta jajarannya dan masyarakat Surabaya. Semoga Industri Kreatif yang semakin berkembang di Surabaya, bisa juga menjadi "Inspirasi 60 Tahun Astra" untuk Indonesia yang lebih baik. 



Inspirasi 60 Tahun Astra

Sebagaimana telah kita ketahui bersama bahwa kota Surabaya kini semakin cantik dan semakin hijau. Itupun tidak lepas dari tangan dingin bu Risma sebagai Walikota yang memang menginginkan Surabaya menjadi Green City. Yaitu kota hijau yang artinya kota dengan kawasan ramah lingkungan. 


Kota Surabaya juga mendapat julukan sebagai kota pelopor kebersihan di Indonesia, yang terkenal dengan program "Green and Clean" atau Hijau dan Bersih. Sejak tahun 2015 beliau bertekad untuk menjadikan Surabaya akan terus menjadi kota yang hijau dan bersih. Tetapi tidak hanya meliputi taman kota saja, melainkan banyak faktor. Seperti juga harus ditunjang dengan RTH, pengelolahan sampah, transportasi, air, energi, pembangunan dan perancangan yang ramah lingkungan. 


Bu Risma dan Pemkot Surabaya bekerja sama dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) untuk memanfaatkan energi yang lebih ramah lingkungan, khususnya energi baru terbarukan (EBT). Pemerintah Kota Surabaya akan segera menggunakan gas yang berasal dari sampah-sampah masyarakat di TPA untuk dimanfaatkan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa. Langkah tersebut dapat dibilang sangat tepat karena Pemkot Surabaya sudah mampu mengelola sampah dengan baik dan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain yang hingga kini masih kesulitan dalam mengelola dan memanfaatkan sampah.



Foto dari facebook Semangat Astra Terpadu

Seperti juga Astra yang mempunyai kegiatan sosial di bidang lingkungan, dengan salah satu kegiatan inspiratinya adalah pelatihan eco-bricks untuk warga KBA se-Jabodetabek. Eco-Bricks adalah bata yang terbuat dari bahan dasar sampah plastik. Dengan kegiatan tersebut, maka sampah plastik akan berkurang karena limbahnya bisa dimanfaatkan. 







Thursday, June 1, 2017

Buka Puasa Seru di Al Bazaar Hotel Harris Gubeng Surabaya


Setelah sukses dengan Al-Bazaar jilid 1 dan 2, kembali ramadhan kali ini hotel Harris Gubeng Surabaya menghadirkan prasmanan buka puasa yang spektakuler dan ngehits dengan nama Al-Bazaar jilid 3. Berarti sejak berdiri 3 tahun yang lalu, hotel Harris Gubeng selalu konsisten dalam menyambut bulan ramadhan menggelar momen buka bersama dengan konsep yang cetar dari tahun ke tahun. Untuk ramadhan 1436H kali ini, Al-Bazaar jilid 3 dimulai dari tanggal 27 Mei hingga 23 Juni 2017 bertempat di HARRIS Cafe dari pukul 17.30 hingga 20,30 WIB.

 


Hanya dengan harga Rp. 111.000,- net/orang, sudah dapat menikmati lebih dari 111 aneka menu dari takjil, makanan ringan sampai menu utama dengan berbagai varian. Untuk pembatal puasa ada sajian untuk takjil seperti kurma, manisan buah, polo pendem, ronde serta aneka gorengan asin dan manis. Juga berbagi cake dan kue asah yang beraneka ragam.




Tak ketinggalan juga hidangan pembuka seperti salad tradisional, salad ala China, salad ala Arab, salad ala Timur Tengah hingga salad buah dan sayur.



Ada juga sajian aneka sup, baik yang tradisional maupun ala China. Untuk hidangan utama seperti nasi dan mie goreng, tahu campur Lamongan, lontong balap, nasi campur, pecel Madiun, penyetan Suroboyo yang mewakili menu Nusantara. Ada juga nasi Biryani & nasi Pilaf khas Timur Tengah. Menu daging ayam, daging sapi dan daging kambing ala Arab dan menu ala Asia.  Hingga kudapan penutup yang diambil dari berbagai daerah di Nusantara serta beberapa dari daratan Asia seperti Malaysia, India serta Timur Tengah. Dan menu-menu tersebut akan selalu berganti setiap harinya.



"Buka Puasa Prasmanan kali ini kami akan menghadirkan variasi menu yang lebih banyak dari tahun sebelumnya dan kami tambahkan gerobak-gerobak (food stall) dengan aneka menu Nusantara, Tradisional dan Asia. Diantaranya ada aneka gorengan, kurma dan manisan untuk takjil. Nasi & Mie Goreng, lontong balap serta aneka sup ala china dan asiahingga dim sum halal." penjelasan dari Stylianos Koureas, General Manager Hotel HARRIS Gubeng Surabaya. 


Bersama GM dan Marcom Hotel Harris Gubeng (dok.pri)

Ada pula menu andalan terbaru yaitu Chicken Swarma, Sizling Mongolian Seafood Barbeque, Nasi & Mie Goreng Jahanam yang semuanya disajikan secara langsung atau live. Diharapkan agar pengunjung mendapatkan hidangan yang fresh dan dapat memilih sesuai dengan keinginan sekaligus sebagai hiburan karena di olah dan di masak oleh para koki langsung dihadapan pengunjung.



Inilah penampakan dari Sizling Mongolian Seafood BBQ yang sudah siap santap. Masih hangat dan sangat fresh karena langsung di masak sesuai permintaan.



Beginilah suasana HARRIS Cafe pada saat berbuka puasa di senja itu. Semua larut dalam suasana lega dan bahagia, sambil menikmati hidangan berbuka yang sudah terhidang dengan menu yang beraneka ragam dan enak semuanya. Yang pasti saya sudah merekomendasikan tempat ini ke beberapa teman dan saudara. 


Meskipun pengunjung cukup banyak, jangan khawatir akan kehabisan makanan. Hampir setiap saat, stok yang sudah habis segera di isi kembali oleh para team F&B yang sigap dan cekatan. Jadi kita bisa mencicipi semua menu tanpa rasa khawatir.



Seperti tahun sebelumnya, karena peminat cukup banyak dan beberapa pengunjung harus menunggu. Maka disarankan untuk melakukan reservasi terlebih dahulu, minimal 2 hari sebelum kedatangan. Terutama untuk Anda yang akan berbuka puasa bersama keluarga, rekan kerja ataupun teman sejawat. Agar mendapat kepastian untuk tempat yang tersedia. Untuk informasi yang lengkap tentang menu dan reservas, dapat menghubungi 031-5011100.


Tuesday, May 30, 2017

Blogger Jawa Timur Kopdar Bareng Menteri Kominfo


Tiba-tiba dapat undangan buat kopdar bareng Menteri Kominfo. Seneng dooong... Pastinya sih. Tapi puyeng juga. Karena harinya pas waktu nganterAdham ada acara perpisahan sekolah di Ciputra Water Park. Dan ini hukumnya WAJIB. Sudah booking lama dan harus MAMA yang nganter. 


Awalnya sempat nolak tawaran mas Budi selaku koordinator Blogger, dan minta skip dari skejul yang diajukan. Tapi ternyata kepikiran terus menerus. Akhirnya cari akal, gimana caranya bisa datang ke dua tempat yang sama-sama penting tersebut. Sebenarnya bukan perkara yang sulit karena bisa di atur. Hanyaaaaaa... lokasi perpisahannya itu lo, bak di ujung bumi planet Surabaya. Jauuuuhh bingit... 


Awalnya saya udah deg-degan banget. Mengingat lokasi yang jauhnya nggak ukuran alias jauh banget, antara Surabaya Barat dengan Surabaya tengah. Belum kena macetnya. Mana supir Grabnya selow banget. Hadeeehhh... Jantung ini bener-bener di bikin berpacu cepat. Akhirnya saya coba menenangkan diri, kalau memang rejeki bisa bertemu pak Menteri pasti acara bisa diperpanjang. 


Dan akhirnya doa saya memang terkabul. Alhamdulillah ya Alloh, sambil berlari-lari dari lobi, naik lift sampai lokasi di lantai 3. Pakai acara tas jatuh segala. Ternyata bapak Menteri belum datang dan saya masih sempat menyapa teman-teman yang datang sambil makan siang. 


Tapi tidak lama kemudian, seperti staff dari Kominfo mengisyaratkan kalau bapak Menteri sudah akan memasuki ruangan. Spontan para blogger berdiri dan bersiap menyambut dengan pandangan ke arah pintu masuk. Posisi berjajar rapi seperti akan menyambut presiden saja layaknya. Ketika kemudian sosok dengan penampilan sederhana dan senyum tersungging ramah, berjalan santai menghampiri blogger sambil mengajak bersalaman. 



Saya sempat bengong... Inikah pak Menkominfo itu? Bapak Rudiantara? Kalau saya tidak melihat mas Budiono mengiringi beliau, pastinya tidak percaya. Sampai kemudian giliran saya disalami. Barulah saya yakin.



Halo apa kabar semua? 

Nggak usah serius ya, kita ngobrol santai aja.


Sapa pak Menteri dan beliau langsung mengambil posisi di tempat kami duduk, berbaur dengan 20 blogger. Langsung cair dan hilang deh rasa capek karena menunggu beliau dari jam 11 siang tadi (pengakuan teman saya sih hehehe). 


Apa nih isu terkini yang lagi rame? 


Selanjutnya diskusi ringan dan akrab pun terjalin antara bapak menteri dan para blogger yang tidak hanya di dominasi dari Surabaya saja. Beberapa yang saya kenal dari Malang, Madura dan Pasuruan.





Dan karena pak Menteri harus kembali segera ke Jakarta, obrolanpun dengan terpaksa harus dihentikan. Tapi beliau sempat menjanjikan kalau nanti setelah lebaran akan ada kopdar bareng blogger lagi tapi dengan skala yang lebih luas. Acara di tutup dengan foto bersama diselingi selfi-selfian khas blogger hehehe....



Monday, May 29, 2017

Sunset Ramadhan, Menu Buka Puasa Di Sun Hotel Sidoarjo


"Marhaban yaa Ramadan...."


Alhamdulillah yah....Bulan puasa sudah datang menjelang. Tentunya banyak sekali yang kita persiapkan. Tidak saja persiapan batin tapi juga lahir.  Banyak momen yang menggembirakan di saat berpuasa, salah satunya tentu saja saat berbuka. Akan banyak acara berbuka puasa dipersiapkan baik dengan keluarga, audara, sahabat, relasi, kolega maupun dengan membuat acara berbuka bersama anak yatim.


Masih bingung berbuka puasa dimana? Ini nih... Satu tempat yang saya rekomendasikan untuk berbuka puasa ada di THE SUN HOTEL SIDOARJO. Setiap harinya akan tersedia menu buffet Buka Puasa "SUNSET RAMADHAN" (all u can eat) hanya Rp 85.000,-nett/pax. Anda sudah mendapatkan : 

- Lebih dari 100 item menu 

- Free Ta'jil 

- Tempat Sholat yang dekat dengan Restaurant

- DIsc 15% diminggu pertama 

- Disc 10% diminggu kedua 

- Grand prize voucher undian kamar 

Menu "Sunset Ramadan" The Sun Hotel Sidoarjo (dok.pri)

Menu tradisional "Sunset Ramadan" The Sun Hotel Sidoarjo (dok.pri)


Tersedia kuliner dari negara Thailand yaitu Thai Suki, yang disajikan secara langsung sehingga makanan dinikmati selagi fresh dan hangat.



Untuk takjil, terdapat banyak macam kudapan dan jajan tradisional. Seperti lemper, onde-onde, dadar gulung, juga tidak ketinggalan kolak dan bubur mutiara. Tentu saja kurma sebagai makanan pembuka yang memang disunnahkan.



Menu takjil (dok.pri)

Selain promo berbuka puasa, ada juga program promo "RAMADHAN ROOM PACKAGE" yaitu dengan RP 675.000,-nett/room, sudah termasuk : 

- Superior  Room 

- Sahur / Breakfast untuk 2 pax 

- Ta'jil & Buka puasa untuk 2 pax 

- Free akses ke kolam renang 

- Free Wifi di kamar serta  area Lounge & Restaurant 

- free Parking area 


Keren bukan? Untuk informasi dan reservasi bisa menghubungi :

THE SUN HOTEL SIDOARJO 

Jl.Pahlawan No.1 Sidoarjo 

☎ 031 - 8071123 


Dengan team Sales & Marketing: 

- Aliem 081231013151 

- Ranti 082230860600 

- Atika 081231618947 

- Yuli 081357085284 

- Triya 081216948027 

-  Agus 081217419969 

- Ageng 081357899518                      


                   

Friday, May 26, 2017

Surabaya Health Season 2017 Wujudkan Surabaya menjadi Kota Wisata Kesehatan

Bu Risma senam bersama warga Surabaya yang hadir pada pembukaan Surabaya Health Season 2017 (foto milik Budiono Sukses)

Surabaya Health Season 2017 menjadi acara pembuka pada rangkaian perayaan Hari Jadi Kota Surabaya ke-724, yang dilaksanakan pada hari Minggu 30 April 2017. Bertempat di halaman Balai Kota Surabaya dan dihadiri oleh ibu Walikota Tri Risma Harini, acara ini mengambil tema "Surabaya Sehat Melalui Gerakan Hidup Sehat (Germas) dan Peningkatan Mutu Layanan Kesehatan".  


Dalam sambutannya bu Risma mengatakan bahwa tujuan dari acara ini adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta mengajak masyarakat melaksanakan gerakan masyarakat hidup sehat. Tidak lupa beliau juga menyampaikan pesan kepada para medis, harus patuh pada standar dan prosedur pelayanan kesehatan. Karena apabila petugas lalai dalam mengikuti prosedur yang mengakibatkan fatal atau membahayakan keselamatan pasien, maka bisa di tuntut di muka hukum. Selanjutnya bu Risma berbaur dengan ratusan warga yang sejak pagi sudah memadati halaman Balai Kota untuk melaksanakan senam bersama. 


Pada kesempatan tersebut, pengunjung memanfaatkan untuk memeriksakan kesehatan pada stand peserta secara gratis. Apalagi ada berbagai acara yang digelar seperti bakti sosial, donor darah, sunatan massal, pameran produk pertanian & UKM serta lomba spanduk. 


Partisipasi Rumah Sakit dan Puskesmas Se-Surabaya

Kegiatan Surabaya Health Season 2017 ini menawarkan banyak promo pengobatan kepada warga Surabaya. Berbagai diskon dan layanan pengobatan yang diberikan mulai di klinik, puskesmas, laboratorium dan juga rumah sakitMisalnya kalau biasanya di puskesmas untuk cek kolesterol, tes tensi atau cek gula darah harus membayar sekitar Rp. 38.000,-. Selama sebulan ke depan layanan ini gratis. 


Tidak hanya di puskesmas, cek di laboratorium juga mendapat potongan harga. Seperti di Laboratorium Pramita, cek kesehatan bisa dapat diskon sampai 20%. Kalau cek rutin full untuk laboratorium akan mendapat diskon sebesar 20%. Sedangkan yang non laboratorium seperti ECG, foto thorax dan eco akan mendapat diskon sebesar 10%. Diskon pemeriksaan ini berlaku di seluruh cabang Pramita Lab sampai 31 Juli mendatang.


Sedangkan salah satu rumah sakit yang turut berpartisipasi dalam event Surabaya Health Season 2017 adalah Rumah Sakit Ibu dan Anak Kendangsari yang lokasinya ada di 2 tempat yaitu di jalan Kendangsari dan daerah Merr jalan Ir. Soekarno No. 2 Surabaya.




Seperti yang disampaikan Humasnya ibu Ellen Pratiwi melalui telpon, RSIA Kendangsari akan mengadakan beberapa acara seperti pameran, talkshow dan promo diskon. 


Salah satu promonya adalah dengan memberikan diskon bagi siapa yang akan melakukan imunisasi Kanker Serviks di rumah sakit tersebut. Dari harga normal 950 ribu menjadi 750 ribu rupiah per satu kali suntik. 


Selain itu juga menerima konsultasi tentang seputar Kanker Serviks. Karena memang masih banyak masyarakat awan yang kurang mengetahui akan bahayanya kanker serviks dan bagaimana cara menanggulangi sejak dini. 


RSIA Kendangsari juga mengadakan talkshow tentang manfaat buah dan sayur untuk ibu menyusui. Dengan tema Wonderful Life with Fruits and Vegetables. Talkshow yang didominasi oleh kaum wanita itu berlangsung cukup gayeng tapi serius. Diharapkan untuk selanjutnya para peserta bisa meneruskan informasi ini kepada orang-orang terdekat terutama pada sekelilingnya.



Sementara itu RSIA Kendangsari Merr mengadakan Pameran dan Promosi Kesehatan serta membuka Konsultasi Dokter Umum dan Konseling Menyusui secara gratis di sebuah mall di Surabaya Timur. Istilahnya jemput bola. Pengunjung yang berbelanja bisa menyempatkan untuk memeriksakan kesehatan ataupun bertanya seputar kesehatan secara gratis.




BPJS Turut Memeriahkan Surabaya Health Season 2017

Selain rumah sakit dan puskesmas, ternyata Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kantor Cabang Utama Surabaya juga turut memeriahkan event SHS 2017 yang di mulai dari tanggal 30 April-31 Mei 2017 tersebut. Yaitu dengan menambah akses layanan pendaftaran peserta di beberapa pusat perbelanjaan seperti di ITC, Galaxy Mall, Tunjungan Plaza, PTC dan Royal Plaza. Pendaftaran dilaksanakan setiap hari Sabtu dan Minggu selama bulan Mei 2017. 



Adapun keterlibatan BPJS Kesehatan dalam event Surabaya Health Season kali ini, selaras dengan upaya  yang dilaksanakan oleh BPJS Kesehatan melalui kegiatan promotif dan preventif. Seperti deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan melalui pemeriksaan IVA di Puskesmas serta promosi gaya hidup sehat kepada masyarakat melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. 


Program Home Care

Sebagai warga Surabaya, saya turut mengamati dan memantau berbagai fasilitas dan pelayanan kesehatan yang selama ini sudah berjalan. Sebagai kota besar nomor dua di Indonesia, Surabaya tidak hanya ramai dalam membangun hotel dan mall saja. Banyak rumah sakit swasta pun bermunculan. Tentunya ini berita yang cukup menggembirkan. Karena dengan begitu, akan berlomba dalam pelayanan dan memberikan fasilitas kesehatan scara maksimal demi mendapat kepercayaan dari masyarakat.


Tapi tidak semua masyarakat mampu dan bisa berobat ke rumah sakit. Biasanya terbentur ekonomi ataupun lokasi. Dimana sebagain besar masyarakat Surabaya masih dalam golongan menengah ke bawah. Saya sebagai warga biasa mempunyai harapan terutama dalam beberapa tahun ke depan, tidak hanya ketika kepemimpinan bu Risma saja. Juga pemimpin yang kelak mendapat amanah membangun kota tercinta ini. Salah satu fasilitas kesehatan yang ideal terutama untuk masyarakat menengah ke bawah dan tidak mampu adalah HOME CARE.



Mungkin di beberapa propinsi di Indonesia, fasilitas ini sudah ada. Bahkan di Surabaya pun sepertinya juga sudah ada. Karena saya pernah melihat sebuah mobil Home Care dari sebuah rumah sakit swasta di Surabaya. 


Inovasi semacam ini bisa menjadi angin segar bagi masyarakat yang tinggal jauh dari rumah sakit maupun puskesmas. Sekarang pemerintah daerahpun sudah sangat peduli dengan kebutuhan kesehatan terutama yang berada di wilayah pelosok. Kecepatan dalam menangani keadaan darurat tentunya sangat di butuhkan oleh masyarakat. Oleh sebab itu, tenaga medis harus selalu siap selama 24 jam setiap harinya.



Bangga Surabaya

Melihat perkembangan kota Surabaya yang semakin maju dan cantik. Tentunya tidak hanya warga Surabaya saja yang bangga. Seperti tujuan dari event Surabaya Health Season 2017 yaitu diharapkan akan mampu membangun tingkat kepercayaan masyarakat kepada pemberi layanan kesehatan. Baik kepercayaan dari masyarakat Surabaya maupun masyarakat luar Surabaya. Untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan di Kota Surabaya dan menjadikan Surabaya sebagai kota sehat dan ramah. Sehingga orang-orang yang berkunjung, khususnya mereka yang berasal dari Indonesia Timur, tidak hanya punya tujuan berbelanja saja. Tapi juga mencari fasilitas kesehatan disini. Sehingga akan tercapai tujuan untuk mewujudkan Surabaya menjadi kota Wisata Kesehatan. Yang pastinya akan berpengaruh pada meningkatkan perekonomian masyarakat Surabaya.


Di bawah ini adalah video yang menggambarkan bahwa mengakses layanan kesehatan di Surabaya sangatlah mudah. 





Dirgahayu kota Surabaya  yang ke 724










Monday, May 22, 2017

Bappenas Luncurkan SOFIA, Agar Masyarakat Bijak Menggunakan Layanan Keuangan

Foto milik : finansial.bisnis.com

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa akses masyarakat Indonesia terhadap lembaga keuangan masih relatif rendah. Menurut survei Bank Dunia sebesar 37% penduduk dewasa Indonesia memiliki rekening bank.  Sementara sebesar 27% penduduk dewasa Indonesia memiliki simpanan formal dan 13% memiliki pinjaman formal.


"Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan negara-negara Asia lainnya," ujar Bambang dalam acara peluncuran hasil Survei on Financial Inclusion and Access (SOFIA) Indonesia di hotel Pullman Jakarta pada Senin (22/05/2017).


Oleh sebab itulah, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) bekerja sama dengan Pemerintah Australia dan Pemerintah Swiss meluncurkan hasil survei inklusi keuangan perdana di Indonesia. Survei SOFIA tersebut dilakukan terhadap 20,000 responden di empat provinsi di timur Indonesia (Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat. Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Selatan). 


Hasil survei tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman para pembuat kebijakan, pelaku industri keuangan, donor, akademisi, maupun organisasi pembangunan, mengenai perilaku sebagian masyarakat Indonesia dalam menggunakan Iayanan keuangan, seperti produk simpan pinjam, asuransi, transfer dan pembayaran. Penemuan terperinci dari SOFIA akan memberikan pemahaman yang Iebih baik atas faktor-faktor yang mendorong penggunaan produk dan jasa keuangan di Indonesia, serta batasan yang dihadapi konsumer dalam mengakses Iayanan keuangan tersebut. 


Tidak hanya penting bagi institusi keuangan dalam merancang produk komersial yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumer, Bambang mengungkapkan hasiI SOFlA juga vital bagi Pemerintah Indonesia dalam mengembangkan kebijakan pembangunan keuangan inklusif. Hal ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2016 tentang Strategi Nasional Keuangan InkIusi (SKNI), yang menargetkan sebesar 75 persen populasi dewasa harus dapat mengakses Iayanan keuangan formal pada 2019.  


Untuk mencapai target inklusi keuangan sebesar 75 persen pada 2019, pemerintah telah menyiapkan lima pilar pendukung. Lima pilar tersebut yaitu : 

1. Edukasi keuangan 

2. Hak properti masyarakat 

3. Fasilitas intermediasi dan saluran distribusi keuangan 

4. Layanan keuangan pada sektor pemerintah 

5. Perlindungan konsumen


Untuk itu informasi atas persepsi, sikap dan perilaku keuangan orang Indonesia yang di peroleh dari SOFIA menjadi krusial bagi ke lima pilar ini untuk mewujudkan inklusi keuangan nasional. 

"Tanpa adanya informasi dan analisis yang kredibel tentang kondisi keuangan masyarakat Indonesia, terutama yang belum tersentuh jasa perbankan, sulit dirancang pendekatan yang tepat sasaran,” jelas Menteri PPN/Kepala Bappenas.