Saturday, November 16, 2019

Ikuti Kegiatan Candi Darling, Ratusan Mahasiswa Hijaukan Situs Ratu Boko dan Candi Ijo

(foto dari instagram @siapdarling)


Situs Ratu Boko menjadi salah satu warisan budaya yang telah diakui United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO). Peninggalan sejarah ini juga menjelma menjadi primadona generasi milenial untuk berswafoto karena menyajikan pesona alam Yogyakarta yang indah, terutama di sore hari. Hal tersebut diutarakan oleh General Manager PT Taman Wisata Candi (TWC) Unit Ratu Boko Wiharjanto. 


" Situs Ratu Boko menjadi primadona generasi milenial yang berburu sunset. Hal ini terlihat dari total kunjungan wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara pada tahun 2018 sebanyak 306.338 wisatawan yang didominasi oleh anak muda. Mayoritas dari pengunjung datang di sore hari untuk berswafoto di gapura utama Situs Ratu Boko." kata Wiharjanto.


Kompleks Situs Ratu Boko berada di Jalan Raya Piyungan – Prambanan KM 2, Gatak, Bokoharjo, Sleman, Yogyakarta. Jika dilihat dari etimologinya, situs purbakala Ratu Boko terletak 3 kilometer dari Candi Prambanan, atau berada di 18 Km sebelah timur Kota Yogyakarta dan 50 Km barat daya Kota Surakarta, Jawa Tengah. Meskipun memiliki pesona lima gapura megah yang dipercaya sebagai sisa-sisa bangunan Keraton Ratu Boko, menurut Wiharjanto, lokasi dengan luas area 250.000 m2 tersebut seringkali berhawa sangat panas di siang hari.  


Berangkat dari kepedulian untuk merawat bumi dan warisan sejarah tersebut, Bakti Lingkungan Djarum Foundation menyelenggarakan kegiatan Candi Sadar Lingkungan di Situs Ratu Boko dan Candi Ijo bersama ratusan mahasiswa dari berbagai universitas di wilayah Yogyakarta pada Selasa, 12 November 2019. Pada kegiatan ini, ratusan mahasiswa tersebut menanam ribuan tanaman perdu dan juga semak berbunga. 


Vice President Director Djarum Foundation, FX Supanji menuturkan bahwa kegiatan Candi Darling merupakan bagian dari program Siap Sadar Lingkungan (Siap Darling) yang diinisiasi oleh Bakti Lingkungan Djarum Foundation. Gerakan Siap Darling mengajak generasi milenial untuk tak hanya sekedar peduli, namun terlibat langsung dalam melakukan aksi nyata, bergerak bersama-sama dan mengejar mimpi masa depan tanpa menambah jejak-jejak kerusakan pada bumi. 


"Prakarsa Siap Darling melalui program Candi Darling merupakan langkah nyata dalam menggerakkan generasi milenial khususnya mahasiswa agar lebih peduli terhadap lingkungan. Program ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki dan bangga dikarenakan mereka turut berperan serta menghijaukan situs-situs warisan sejarah bangsa Indonesia serta menularkan kebiasaan baik ini di masyarakat luas. Harapan jangka panjang adalah langkah ini akan menciptkan ekosistem lingkungan yang berkelanjutan." ungkap FX Supanji.


FX Supanji melanjutkan, melalui Candi Darling di Situs Ratu Boko dan juga Candi Ijo ini diharapkan bisa menciptakan kawasan situs sejarah yang teduh, asri dan semakin cantik sehingga bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di masa mendatang. Di lain sisi, kegiatan ini juga berupaya menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap warisan sejarah bangsa Indonesia.


(foto milik instagram @siapdarling)


Penanaman serentak di Situs Ratu Boko dan Candi Ijo melibatkan tak kurang dari 250 mahasiswa yang berasal dari Universitas Sanata Dharma, Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Universitas Gadjah Mada, Universitas Atma Jaya Yogyakarta dan beberapa universitas lainnya dengan menanam beragam jenis flora. Untuk Situs Ratu Boko, total tumbuhan yang ditanam sebanyak 1,350 tanaman perdu dan semak berbunga meliputi Bugenvil, Tanjung, Merak, Soka, dan Kepel. Sementara di Candi Ijo, flora yang ditanam ialah Soka, Ruellia, dan Melati dengan total keseluruhan sebanyak 1000 tanaman. 


Ketua Unit Kerja Situs Ratu Boko dan Candi Ijo Balai Pelestarian Cagar Budaya DIY - Dra. Tri Hartini memberikan apresiasi yang mendalam kepada Bakti Lingkungan Djarum Foundation atas aksi penghijauan dalam wujud nyata merawat situs-situs cagar budaya ini. Selain itu, gerakan ini juga diyakini memberikan pengaruh yang baik kepada generasi muda dan masyarakat luas.


“Selain akan mempercantik wilayah Situs Ratu Boko dan Candi Ijo, gerakan ini diharapkan dapat mendorong generasi muda untuk semakin mencintai dan mempelajari warisan sejarah yang ada di Indonesia,” ungkap Tri Hartini. 


Pada kegiatan Candi Sadar Lingkungan di Situs Ratu Boko & Candi Ijo ini, Bakti Lingkungan Djarum Foundation juga menggandeng musisi peduli lingkungan, Kunto Aji menanam di kawasan situs sejarah Ratu Boko. Pelantun Rehat ini sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan Candi Sadar Lingkungan karena banyak memberikan dampak positif bagi generasi muda. 


"Kegiatan menghijaukan candi ini sangat unik karena biasanya kita melakukan penghijauan di area-area gersang bukan di lokasi wisata. Dengan kegiatan ini kita menekankan bahwa merawat peninggalan bersejarah itu sangat penting karena bumi ini milik kita dan sudah sepantasnya kita pula yang menjaga. Saya juga sudah tidak sabar menyapa Darling Squad yang memiliki kepedulian yang sama,” ujar Kunto Aji.


(foto diambil dari instagram @siapdarling)


Tak hanya mempercantik situs sejarah, kegiatan ini juga diperkaya dengan workshop bertema “Pilah Sampah Jadi Berkah” yang membahas pemilahan sampah dalam kehidupan sehari-hari kepada para mahasiswa yang hadir. Dengan demikian, mahasiswa akan semakin teredukasi bahwa sampah masih memiliki nilai ekonomis dan bisa dipergunakan kembali. 


Sampai saat ini, program Candi Sadar Lingkungan telah merampungkan penghijauan di 4 candi DIY dan Jawa Tengah di kawasan Candi Prambanan yakni Candi Roro Jonggrang, Candi Sewu, Candi Bubrah serta Candi Lumbung diikuti dengan situs warisan sejarah Benteng Van den Bosch di Ngawi, Jawa Timur. Dalam cakupan yang lebih luas, program Siap Darling telah merencanakan gerakan penghijauan candi-candi lainnya di seluruh Indonesia. Program ini ditargetkan rampung pada 2025. Untuk itu, Siap Darling membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dan bergabung sebagai Darling Squad untuk bergerak bersama-sama menularkan kebiasaan penghijauan demi bumi yang lebih asri.


(foto diambil dari instagram @siapdarling)

 

23 comments:

  1. Bener bangeettt kegiatan yg sangat positif
    karena cagar budaya kudu dilestarikan dan millenials harus aktif!

    ReplyDelete
    Replies
    1. yes, justru kegiatan yg cukup kekinian sekarang ini ya mbak

      Delete
  2. aku pengen banger ke Candi Ratu Boko, karena emang selain pemandangannya bagus, nilai historisnya juga kental. tapi tiap ke Jogja gagal terus ke sini hehe

    ReplyDelete
  3. Aku dari kecil suka diajak berwisata sejarah ke candi2. Seneng bgt pdhl blm paham sejarah. Skrg pun anak muda sdh byk yg melirik melestarikan budaya indonesia, warisan nenek moyang qt, keren deh!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. nanti raffa harus ikutan acara gini dong hehehe

      Delete
  4. Kegiatannya sangat bermanfaat ya..
    Selain menjaa gakelestarian lingkungan juga mrngajak generasi milenial peduli cagar budaya

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul, generasi milenial harus banyak di kasih kegiatan alam seperti ini

      Delete
  5. Programnya bagus banget nih... perlu untuk dilakukan di daerah lain mengingat permasalahan lingkungan yang kompleks

    ReplyDelete
    Replies
    1. harusnya serentak se indonesia ya
      biar makin cetar hehehe

      Delete
  6. Programnya Bakti Lingkungan Djarum Foundation bagus deh. Siapa lagi yang bisa merawat cagar budaya kalo bukan generasi penerusnya.
    Moga setelah ini Candi Ijo dan situs Ratu Boko makin ramai pengunjung

    ReplyDelete
  7. Aaaakk, aku paling doyan nih kegiatan outdoor kek nanem2 pohon gini. Melestarikan lingkungan, menjaga alam emang kudu diterapin di generasi muda jaman skrg, biar bumi sehat sentosa. Kok aku jadi pengen ke candi darling ya =D

    ReplyDelete
    Replies
    1. mudah2an di surabaya ada kegiatan seperti ini ya?

      Delete
  8. Wah, pembahasannya membuatku ingin cepat-cepat ke sana.

    ReplyDelete
  9. Wah keren nih mb event ini mengenal cagar budaya juga menanam pohon untuk penghijauan. Terakhir ke Ratu Boko 3 thn lalu jd pngen kesini lgi.

    ReplyDelete
  10. Candi Boko itu yang deketan ama Borobudur ya mbak Avy, keren banget acaranya..

    ReplyDelete
  11. Bagus sekali program candi darling ini membuat mahasiswa dan masyarakat semakin sadar akan kebersihan lingkungan terutama candi, semoga acara ini terus brlanjut ke situs2 lainnya juga cagar budaya di seluruh indonesia :)

    ReplyDelete
  12. Beberapa Candi di sekitar Jogja emang lingkungan nya mulai kurang hijau. Kegiatan seperti ini penting dilakukan untuk menjaga ekosistem.

    ReplyDelete
  13. Wah jadi pengen ajak trio F kesini. Kayanya asik yaa wisata budaya

    ReplyDelete
  14. Kegiatan positive seperti ini harus terus dilakukan, salut buat anak muda or anak melenial zaman now makin care dengan budaya serta lingkungan di Indonesia....

    ReplyDelete
  15. Top banget untuk gerakan positifnya mbak, karena di beberapa kasus ada beberapa anak milenial yang kurang menghargai situs bersejarah gitu..🙏

    ReplyDelete
  16. Keren Mbak kegiatannya. Kay bakal makin seru kalo ngajakin anak anak muda ya, pelajar SMA misalnya. Agar semakin care pada lingkungan dan situs bersejarah.

    ReplyDelete