Tuesday, April 30, 2019

Pilih GOJEK : Pilihan Tepat Di Saat Yang Tepat


Seperti biasa, saya memutuskan memesan GO-CAR untuk mengantarkan saya ke Stasiun Pasar Turi, malam itu. Karena membawa travel bag, saya pikir, rasanya kurang pas kalau naik motor bersama GO-RIDE. Apalagi, biasanya kalau malam hari, saya tidak pernah mengalami macet sehingga mengakibatkan saya telat sampai stasiun tujuan.
Tapi, ternyata prediksi saya meleset. Macet melanda perjalanan saya. Saya jadi deg-degan. "Bisa sampai tepat waktu enggak, ya?" pikir saya saat itu. Saya terus berdoa dalam hati. DzikirShalawatan. Pokoknya, semua doa saya panjatkan agar macet ini cepat terurai dan saya tidak terlambat dan ketinggalan kereta. 

Hingga pada akhirnya, saat waktu menunjukkan pukul 19.10, saya berinisiatif memesan GO-RIDE untuk stand-by di ujung jalan pintu keluar tol. Maksudnya, agar saya dapat pindah armada karena macetnya cukup parah saat itu. 

Tidak butuh waktu lama, aplikasi saya sudah menemukan driver yang saya pesan. Langsung saya telepon untuk menceritakan situasi saya yang terjebak macet. Kurang lebih, 15 menit kemudian, saya sampai di pintu keluar tol Gunung Sari. Untungnya, abang GO-RIDE saat itu dengan sabar menunggu saya. 

Untung saat itu, saya hanya membawa satu travel bag, jadi masih bisa ditempatkan di salah satu bagian motor driver-nya. Saya bilang kepada driver GO-RIDE, "Mas, saya harus sampai ke Stasiun Pasar Turi 20 menit, karena kereta saya berangkat pukul 20.00." Dalam hati, saya berpikir, "Duh, belum cetak tiketnya juga lagi!."

Awalnya, driver GO-RIDE yang saya tumpangi hanya bisa melongo. Tapi, karena melihat seorang emak-emak yang juga lagi cemas, dia akhirnya cukup bisa membuat saya tenang. Kata dia, "Bismillahnggih, Buk." yang artinya, "Bismillah ya, Ibu."

Dalam perjalanan, meski saya sedang khawatir, driver GO-RIDE tersebut cukup bisa membuat saya sedikit tenang. Bahkan, dia bercerita pernah mengalami situasi sama, yaitu mengantarkan penumpang yang sedang terburu-buru ke tempat tujuan. Jadi, menurut dia, situasi ini sering dia hadapi. 

Untungnya, pengalaman itu membuat semuanya berjalan lancar. Saya tiba di Stasiun Pasar Turi pukul 19.45. Bahkan, driver GO-RIDE itu mengantarkan saya sampai ke depan peron, setelah meminta ijin ke petugas parkir. Tidak henti-hentinya saya mengucapkan syukur atas pengalaman yang alami malam itu. 

Meskipun sepertinya sepele, apalagi saya sudah lebih dari 3 tahun menggunakan jasa online terutama GOJEK, satu pengalaman yang berharga ini bisa menjadikan kita lebih hati-hati dan waspada dalam memprediksi waktu. Komunikasi antara penumpang dan pengemudi juga sangat penting.

Nyaman Menggunakan GOJEK Di Ibu Kota

Mendapatkan pengalaman berkesan malam itu, saya semakin yakin untuk selalu menggunakan aplikasi GOJEK ketika membutuhkan transportasi andalan di Jakarta. Apalagi kegiatan saya hampir full sepanjang hari.
Misalnya, saat saya pernah mengalami situasi, yang mana selesai rapat pukul 21.00 WIB. Meskipun belum terlalu larut, saya cukup bingung untuk mencari info jadwal MRT untuk pulang ke Cijantung. Lokasi rapat saya saat itu di jalan Gatot Subroto. 
Nah, untungnya ada teman saya yang mengingatkan, kenapa enggak memesan GO-RIDE saja. Betul juga, pikir saya dan akhirnya saya memutuskan untuk order GO-RIDE

Bagikan Perjalanan Saat Menggunakan GOJEK

Pengalaman-pengalaman di atas membuat saya makin "jatuh hati" kepada GOJEK. Apalagi, mereka terus memberikan pelayanan terbaik lewat fitur-fitur kerennya. Misalnya, ada, nih, fitur Bagikan Perjalanan, yang akan mau saya ulas juga. 
Biasanya, saat janjian atau ingin bertemu seseorang, kita tidak bisa memprediksi jalanan lancar atau macet. Supaya yang menunggu tidak cemas, khawatir, atau bertanya-tanya, fitur Bagikan Perjalanan ini sangat berguna, termasuk kalau anak kita pulang sekolah atau pulang les menggunakan GOJEK. Kita bisa menggunakan fitur ini yang bisa membagikan tautan kepada keluarga atau kerabat melalui Whatsapp, LINE, SMS ataupun aplikasi bertukar pesan lainnya.
Kita bisa berbagi tautan mengenai, titik pick-up dan drop off, informasi pengendara secara detail (Nama, nomor dan jenis kendaraan dan nomor pemesanan), dan live location. Menurut saya, dengan fitur ini, penumpang dapat merasa makin aman karena perjalanannya dipantau oleh orang-orang terdekatnya. Dan fitur ini sudah berlaku di seluruh area di Indonesia baik untuk GO-CAR dan GO-RIDE, lho. Wah keren banget ya!

Tombol Darurat

Fitur lain yang memungkinkan pengguna mendapatkan rasa aman adalah tombol darurat yang dapat digunakan untuk keadaan atau situasi darurat. Tombol tersebut akan langsung terhubung pada Unit Darurat GOJEK yang siap melayani 24/7, bahkan untuk kondisi terburuk sekalipun. Fitur ini sudah bisa diakses di GO-CAR seluruh Indonesia, dan semoga saja bisa segera diakses di GO-RIDE juga ya.
Tapi, semoga juga, fitur ini enggak berguna, karena ya, siapa sih yang mau mengalami hal-hal seperti ini.

Edukasi & Pelatihan Buat Driver GOJEK

Antara driver dan GOJEK terjalin hubungan kemitraan. Oleh karena itu, driver tentunya akan mencerminkan citra GOJEK. Berdasar hal inilah yang terus membuat GOJEK selalu berusaha mempersiapkan para drivernya dengan berbagai cara terbaik. 
GOJEK melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk menyeleksi driver-driver pilihan serta juga menyediakan modul pelatihan pada setiap driver, yang berisikan informasi mengenai cara menggunakan aplikasi pengarah jalan, cara merawat kondisi kendaraan, patuh pada peraturan lalu lintas, dan cara memberikan pelayanan yang baik.
Selain itu, GOJEK bekerjasama dengan Rifat Drive Labs dalam penyelenggaraan pelatihan bagi para driver. Program ini merupakan hasil inisiasi Duta Keselamatan Berkendara, Rifat Sungkar. Dalam waktu 4 tahun terakhir, lebih dari 300 ribu mitra pengendara GOJEK di 20 kota di Indonesia, sudah bergabung dalam program ini. Program ini masih terus berjalan dan diikuti sekitar 10 ribu mitra driver setiap bulannya.
Program ini memberikan edukasi mengenai: pengetahuan tentang tanggung jawab, kesabaran, dan empati, defensive riding, keselamatan berkendara, pre trip inspection, dan sesi Praktek
GOJEK juga memberikan edukasi kepada mitra driver melalui #Trikngetrip, program edukasi yang menyampaikan pesan, dengan cara yang menyenangkan, untuk para mitra driver dalam memberikan pelayanan terbaik dan tips dalam berkendara serta perjalanan
Tapi ternyata tidak itu saja. GOJEK juga menyelenggarakan serangkaian workshop dalam upaya meningkatkan keterampilan mitra driver melalui Bengkel Belajar Mitra. Program ini rutin diselenggarakan di berbagai kota di Indonesia dengan menggandeng para profesional di bidangnya masing-masing untuk memberikan pembekalan kepada driver GOJEK dalam meningkatkan layanan dan mengasah pengetahuan di bidang lainnya. 
Untuk para mitra driver yang telah memberikan pelayanan prima terbaik dan kontribusi positifnya dalam masyarakat, GOJEK turut mengapresiasi dengan memberikan sebuah penghargaan bernama Driver Jempolan. Penghargaan ini diberikan GOJEK untuk memotivasi para mitra driver untuk selalu meningkatkan kualitas pelayanan mereka. Penghargaan ini disematkan pada driver berupa pin pada jaket GOJEK mereka.
Jadi kalau kalian lihat driver GOJEK ada pin di jaketnya, berarti dia adalah Driver Jempolan yang sudah teruji performanya.

Pakai GOJEK sekarang #UninstallKhawatir

Terakhir, fitur yang bisa bikin kamu #UninstallKhawatir adalah adanya Asuransi GO-RIDE. Asuransi ini berlaku jika terjadi kecelakaan, pencurian, perampokan, atau semua bentuk kerugian yang menimpa penumpang saat di perjalanan, mulai dari titik penjemputan hingga tiba di tempat tujuan. GOJEK bekerja sama dengan asuransi digital di dalam layanan ini. 
Bagaimana, keren banget kan GOJEK sekarang? Sudah pelayanannya maksimal, keamanannya terjamin pula. Tapi, kalau kamu ingin menikmati fitur-fitur keamanan terbaru di atas, jangan lupa untuk update aplikasi GOJEK kamu sekarang ya, karena semuanya baru tersedia di versi terbaru. Yuk, udah waktunya gunakan GOJEK
Saturday, April 13, 2019

Maltofer Memberi Edukasi Tentang Peran Penting Zat Besi dalam 1000 hari Kehidupan Pertama

Di era milennial seperti sekarang ini, segala sesuatu yang serba instan sepertinya sudah sangat lazim. Tidak hanya teknologi yang serba cepat, makanan pun kebanyakan sudah dikemas secara instan. Kadang sebagai ibu rumah tangga kita tidak pernah menyadari kalau sudah terperangkap dalam situasi yang nyaman, tapi tidak menyadari dampak negatifnya. 


Saya kasih contoh pengalaman saya sendiri. 


Saya mempunyai anak laki-laki yang sangat aktif dengan banyak kegiatan terutama olah raga. Di masa pertumbuhan ini, dia sangat membutuhkan asupan makanan yang kadang melebihi rata-rata anak pada umumnya. Sebagai seorang ibu yang mempunyai banyak kegiatan di luar, kadang saya mencari cara yang praktis dengan memberi makanan yang instan. Tapi tidak menyadari kandungan gizi tersebut mencukupi atau tidak terutama kebutuhan zat besi. Padahal zat besi sangat dibutuhkan setiap harinya supaya terhindar dari Anemia Defisiensi Besi.


Makanya saya tidak menyia-nyiakan kesempatan ketika seorang teman mengajak untuk mengikut workshop yang diselenggarakan oleh Maltofer dari Combiphar. Temanya betul-betul sangat penting dan pastinya bermanfaat bagi ibu-ibu seperti saya yang kurang memahami apa efek dan dampak ketika kekurangan zat besi.



Acara tersebut diselenggarakan pada hari Sabtu (06/04) di Hotel Grand Darmo Surabaya yang ternyata tidak hanya mengundang blogger saja. Tapi ada juga komunitas EPING atau Exclusive Pumping Surabaya, komunitas Gendong dan masih ada beberapa komunitas yang turut memeriahkan acara karena membawa serta buah hati yang masih kecil-kecil. Tapi seru banget jadinya.


Sebagai narasumber yang mendapat kesempatan membuka diskusi pagi ini adalah dr. Taufiqur Rahman, SpA seorang dokter spesialis anak yang bekerja di Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan. Sesuai tema, dokter Taufiq akan membahas tentang Efek Anemia Defisiensi Besi yang terjadi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan. 



Terus apa sih yang di maksud dengan 1000 Hari Pertama Kehidupan?


Yang di maksud denga 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) adalah masa sejak anak dalam kandungan hingga seorang anak berusia 2 tahun (24 bulan. Mengapa 1000 HPK atau di sebut juga PERIODE EMAS? Karena pada periode ini terjadi pertumbuhan otak yang sangat pesat, yang mendukung seluruh proses pertumbuhan anak dengan sempurna. 


Adapun efek Anemia Defisiensi Besi yang terjadi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan yang paling merugikan adalah terhadap perkembangan otak pada bayi yang mana akan bersifat permanen. Contohnya : 

1. Penurunan IQ dan kemampuan akademis di sekolah 

2. Gangguan perilaku sosio-emosional 

3. Fungsi motorik yang memburuk 

4. Penuruan perkembangan otak akan bersifat permanen sampai remaja 


Sedang gejala yang sering muncul pada kondisi kekurangan zat besi adalah mudah lelah, penurunan prestasi di sekolah maupun kantor, penurunan sistem kekebalan tubuh, hingga gangguan tumbuh kembang pada anak. 



Dan ternyata tidak pandang bulu lo bunda. Wanita dewasa, ibu hamil, anak-anak dan manula pun memiliki resiko tinggi untuk terkena anemia. Terutama kebutuhan penyerapan besi pada masa kehamilan akan meningkat secara signifikan seperti : 


1. Peningkatan kebutuhan terjadi hampir 10x lipat pada kehamilan trimester ketiga. Biasanya makanan dengan kaya zat besi saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan zat besi selama kehamilan. 

2. Defisiensi zat besi terjadi hingga 40% pada ibu hamil di trimester ketiga. 

3. Mayoritas wanita hamil dengan anemia dikarenakan kekurangan zat besi.


MALTOFER Suplemen Penambah Zat Besi dengan kandungan Iron (III) Polymatose Complex (IPC)

Ketika kita kekurangan zat besi, hendaknya kita mengkonsumsi makanan seperti : 

1. Daging sapi 

2. Daging ayam 

3. Kacang-kacangan 

4. Sayuran hijau


Tapi mom, sekarang nggak usah khawatir karena Maltofer bisa mencukup kebutuhan Zat Besi yang mengandung Iron (III) Polymaltose Complex (IPC). Polymatose Complex melepaskan kandungan zat besi secara aktif dan terkontrol sesuai kebutuhan ke dalam tubuh sehingga tidak terjadi penumpukan zat besi. 


Efek sampingnyapun sangat minimal karena Iron Polymaltose diserap secara aktif dan terkontrol sehingga tidak menimbulkan kelebihan zat besi yang dapat menyebabkan mual, luka lambung, gangguan jantung dan susah BAB. 


Dan yang paling penting nih mom, Maltofer sangat aman dikonsumsi bersama dengan makanan dan minuman. Karena Iron Polymaltose Complex tidak bereaksi secara negatif dengan makanan, minuman maupun obat-obatan lain dan tidak menimbulkan stress oksidatif. 


Tidak seperti vitamin kunyah lainnya, Maltofer memiliki rasa coklat yang enak sehingga bisa dikonsumsi langsung. Berasa kayak ngunyah coklat kesukaan nih mom. Apalagi Maltofer tersedia dalam 4 pilihan yaitu :

1. Maltofer Fol, yang diperkaya dengan asam folat untuk ibu hamil.


2. Maltofer Chew, berupa tablet kunyah IPC pertama di Indonesia untuk segala usia


3. Maltofer Syrup, berupa kemasan sirup isi 150 ml dengan kandungan 1 mL=10 mg Fe untuk anak dan dewasa


4. Maltofer Drops, berupa kemasan tetes isi 30 ml untuk bayi dan anak


Lengkap banget kan bunda? Sedangkan untuk mendapatkan info lengkap tentang produk maupun konsultasi, bunda bisa mengikuti media sosial Maltofer yaitu :


Website : www.maltofer.combiphar.com

Facebook : Maltofer Indonesia

Instagram : @maltoferid

Wednesday, April 10, 2019

"Pameran Timur Liar" Kolaborasi Seniman Jawa Timur Di YELLO Hotel Jemursari


Pameran seni merupakan sebuah wadah bagi pelaku seni untuk mempertunjukkan karya yang telah dibuat juga sekaligus bentuk apresiasi terhadap sebuah karya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap komunitas seni, berkolaborasi dengan 13 komunitas seni Jawa Timur YELLO Hotel Jemursari menggelar Unfine Art Timur Liar Exhibition sebagai acara puncak pameran yang sebelumnya diselenggarakan di 10 kota di Jawa Timur diantaranya Sidoarjo, Lamongan, Malang dan Banyuwangi. 


Pameran dengan tema “folks” ini mengajak 115 seniman yang terlibat agar membaur dan menganalisa kehidupan yang ada di masyarakat.

“Selama Ini seniman sangat berjarak dengan masyarakat, mereka kerap menyendiri untuk mendapat inspirasi. Dengan tema folk bertujuan agar seniman mengulik hal lain yang berlandas pada masyarakat,” kata Dwiki, salah satu kurator dalam pameran Timur Liar.


Digelar pada hari senin berlangsung selama 3 hari, 8 – 10 April 2019, terdapat kurang lebih 300 seni karya yang menggunakan berbagai media, mulai dari kanvas, kertas, jaket, tutup botol hinggal seni instalasi.  Dari pameran ini teman-teman komunitas ingin mengembangkan paradigma seni menjadi lebih kontemporer dengan tahap melihat, merasa, dan mengamati lingkungan sekitar hingga tercipta karya orisinil, selain itu penggunaan media yang beragam menunjukkan bahwa membuat karya itu mudah.


“sebagai hotel dengan konsep street art, pameran ini merupakan usaha kami mewadahi karya dan kreatifitas dari komunitas pelaku seni. Apalagi di pameran timur liar ini tema nya adalah “folks” yang memiliki tujuan mengamati dan menganalisa kehidupan sekitar. Sehingga menjadi hal yang positif dalam sebuah karya,” ujar Ita Tania, General Manager YELLO Hotel Jemursari. 

Berikut adalah beberapa hasil karya dari para seniman yang dipajang di YELLO Hotel Jemursari sampai nanti tanggal 10 April 2019.