Thursday, January 17, 2019

Catatan Terserak Seorang Blogger

Saya bangga menjadi blogger di era digital ini (dok.pri)


Sebagai blogger saya masih anak bawang. Rasanya belum pantas untuk membanggakan diri, meskipun sudah mendapat banyak pengalaman berharga dan berkesan yang saya dapatkan sejak menjadi blogger. Tapi saya sangat bangga dengan profesi yang sudah saya tekuni secara serius sejak awal tahun 2014. Meskipun awalnya memang hanya untuk pelarian saja alias kepepet.  


Sebenarnya saya sudah mengenal blog sejak tahun 2007. Blog itu dibuatkan oleh teman sekantor, yang melihat saya suka menulis puisi atau cerita sehari-hari dalam sebuah buku diary. Kalau kalian pengen tahu keculuan blog saya yang pertama, intip saja di Sahabat Wanita. 


Terus, kenapa saya tadi bilang profesi blogger itu saya tekuni ketika kepepet? Begini nih ceritanya gaeeess...


Sejak tahun 2000 saya menekuni dunia jurnalis. Kebetulan mempunyai posisi dobel yaitu sebagai wartawan merangkap Account Executive. Jadi ya bisa dibayangkan, hari-hari selalu dikejar target untuk mencari berita dan mencari iklan. Sehingga saya belum merasa penting untuk mengisi blog secara rutin. Ditengok aja itupun kalo lagi inget. Tapi kalau yang namanya menulis, memang sudah bawaan dari orok. Paling dulu waktu turun tanah, yang saya ambil bolpoin atau pensil kali. Sejak SMP saya sudah sering mengirim cerita ke majalah anak yang terkenal waktu itu seperti Bobo, Kawanku, Kuncung, Kuncup sampai Anita. Mulai dapat uang lelah sebesar 100 rupiah sampai 500 rupiah. Tahun 1982 udah gede banget tuh. Sampai bisa nraktir teman-teman permen sugus yang cukup ngehits dan lumayan mahal waktu itu. 


Kemudian tahun 2011 saya mencoba menekuni bidang EO atau event organizer yaitu menangani konser musik dan pameran-pameran. Saya merasa cukup sukses karena selama 3 tahun sudah menggelar 5 konser dan 5 pameran. Sampai suatu ketika, pada pertengahan 2013 saya gagal menggelar konser dari sebuah group band ternama padahal persiapan sudah 90%. Kaget, kecewa, sedih semuanya bercampur menjadi satu karena sudah mengeluarkan biaya banyak. Tapi saya harus taaat pada peraturan, karena group band tersebut memang masih masuk daftar black list dengan kerusuhan-kerusuhan yang sering dilakukan penggemarnya. Yang paling miris, pihak sponsor dan klien menumpahkan kekecewaan juga pada saya sebagai pihak EO. Sehingga saya berpikir untuk sementara menghentikan kegiatan ini.


Ditengah kondisi galau, saya bertemu seorang teman yang aktif menulis dalam satu blog keroyokan yang lagi ngehits. Dia menyarankan saya untuk kembali menulis. Spontan saya berpikir "wah, boleh juga tuh!". Akhirnya sejak saat itu saya mengisi hari-hari dengan membuka blog-blog teman untuk mencari tahu dunia perbloggingan yang terkini. Ngeblog atau menulis di blog kembali menjadi aktifitas keseharian saya di sela kesibukan sebagai ibu rumah tangga. 


Sebagai blogger bisa bertemu pejabat dan orang penting (dok.pri)


Menginjak usia 5 tahun sebagai blogger, tidak dipungkiri kalau saya mendapat banyak pelajaran, pengalaman bahkan materi yang tidak sedikit dari ngeblog. Ketika saya kembali diingatkan, bagaimana saya memilih menekuni dunia yang sebelumnya saya anggap hanya sebagai pengisi waktu senggang dan iseng-iseng. Tapi saya tidak menyangka bisa mendapat efek positif seperti :

1. Ngeblog bisa mengalihkan kekecewaan saya ketika gagal melaksanakan event besar yang sudah lama saya impikan itu. Dan selanjutnya bisa mengembalikan rasa percaya diri dan optimisme.


2. Menemukan kembali dunia saya yang sesungguhnya setelah sempat saya tinggalkan. Yaitu dunia menulis yang memang sudah menjadi aktifitas menyenangkan sejak kecil. 


3. Bisa lebih dekat dengan keluarga karena bisa mengerjakan semua pekerjaan dari rumah. Saya masih bisa mengantar anak sekolah, les, bertemu teman setiap saat saya inginkan, juga mengatur jadwal yang fleksibel.


4. Ikut aktif dalam banyak komunitas blogger, sehingga menambah teman dan sahabat. 


5. Bisa bertemu dengan banyak pejabat dan orang penting.


6. Mendapat imbalan materi baik berupa barang maupun uang. Dengan mengikuti lomba, bekerja sama dengan pihak ke 3 maupun memanfaatkan media sosial sebagai endorser.

Dibalik rasa syukur ketika saya bisa total dan tidak setengah dalam menekuni dunia blogger, tentunya ada juga terselip rasa bangga. Bangga bisa menularkan banyak hal positif dan informasi yang bermanfaat bagi orang lain terutama dalam ruang lingkup yang lebih luas. Kebanggaan yang saya rasakan sejak menjadi blogger adalah : 


Terlibat dalam komunitas sosial 

Bersama Komunitas WEGI melihat dan meninjau lingkungan di sekitar pabrik Semen Indonesia Tuban (dok.pri)


Sebenarnya sudah lama saya berkecimpung dalam kegiatan sosial terutama lingkungan hidup dan bank sampah di kampung khususnya sekitar perumahan. Itu juga yang memudahkan saya untuk lulus seleksi ketika ada event yang berhubungan dengan seputar lingkungan. Terhitung beberapa kali saya mengikuti event :

1. Bersama Komunitas WEGI atau We Green Indusrty saya bisa berkunjung ke pabrik Semen Indonesia di Tuban

2. Ikut acara Dengar Pendapat bersama DPR/MPR di Jakarta 

3. Berkunjung ke Kamojang 

4. Ke Paiton Probolinggo bersama Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.


Menjadi inspirasi bagi orang lain

Menjadi narasumber pada acara Kartini Digital 2018 di Fairfield Hotel Surabaya (dok.pri)


Tidak ada maksud riya atau menyombongkan diri karena merasa mempunyai kelebihan dari yang lain. Ketika seorang sahabat meminta untuk menjadi narasumber dalam suatu acara, awalnya saya menolak karena saya masih sangat baru di dunia blogger. Tapi ketika diyakinkan untuk sekedar sharing pengalaman atau berbagi cerita saja, saya pun tidak bisa menolak. Apalagi yang menjadi audience adalah para anak muda yang notabene adalah kartini masa depan bangsa, cukup membuat saya antusias "meracuni" mereka untuk mau menjadi blogger. Minimal suka menulis. 

Menjadi penyambung lidah pemerintah

MPR menggandeng netizen/blogger untuk sosialisasi 4 Pilar (dok.pri)


Di era digital sekarang ini, peran media sosial memang sangat penting. Dan hampir semua aspek kehidupan tidak terlepas dari memanfaatkan kecanggihan tekhnologi. Sehingga profesi blogger turut berperan dalam memaksimalkan informasi lewat dunia internet tersebut. 


Tidak hanya perusahaan yang memanfaatkan blogger, tapi juga instansi-instansi pemerintah sekarang banyak menggunakan blogger sebagai penyambung lidah pemerintah dalam menyampaikan informasi. Saya pun cukup berbangga hati ketika bisa mendapat undangan salah satunya adalah dari MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat) dan BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Teroris).


Dipercaya menulis buku biografi

Buku biografi yang saya tulis (dok.pri)

Saya tidak menyangka kalau tulisan-tulisan saya diperhatikan oleh seorang petinggi dari TNI AD. Tentu saja saya kaget bercampur bangga dan bahagia ketika diminta untuk menulis biografi beliau untuk dibukukan. 


Setelah membutuhkan waktu hampir 2 tahun, akhirnya buku tersebut bisa launching bersamaan ketika beliau menerima gelar doktor di Universitas Padjajaran Bandung. Kurang lebih 500 buku dibagikan kepada undangan yang kebanyakan adalah sahabat, relasi dan rekan seprofesi. Sampai akhirnya ada seorang teman beliau yang mengontak saya untuk dibuatkan buku biografi serupa. Duh nggak bisa saya ungkapkan bahagianya. Meskipun sekarang masih persiapan, semoga bisa sukses dan lancar seperti buku pertama yang saya targetkan bisa selesai tahun ini. Aamiin


Mendapat undangan makan siang di Istana Negara dari Presiden Joko Widodo

Menghadiri undangan makan siang bapak Presiden RI di Istana Negara (dok.pri)

Dan momen inilah yang paling berkesan dan tidak akan pernah terlupakan seumur hidup saya. Bisa pula dikatakan, momen inilah yang "the best" dari semua pengalaman saya sebagai blogger. Yaitu di undang makan siang di Istana Negara oleh Presiden Joko Widodo. Memang bukan cuma saya aja sih. Ada sekitar 100 orang Kompasianer termasuk saya yang mendapat kesempatan langka tersebut. Bertemu langsung, berdiskusi dengan suasana yang hangat dan dilanjutkan makan siang. Sepertinya pengalaman seperti ini tidak mungkin saya dapatkan kalau tidak menjadi blogger.


Bangga dan puas ketika bisa menang lomba atau kuis


Ketika saya belum setahun menjadi blogger, ada kejutan yang cukup membanggakan dan membahagiakan. Sebelumnya saya tidak pernah menduga apalagi berharap. Disamping waktu itu saya masih newbie, peserta lombapun ribuan dari seluruh Indonesia. Meskipun setelah itu saya beberapa kali menang lomba (seperti yang saya tulis di profile blog) karena ini yang paling berkesan, makanya saya abadikan dalam bingkai dan saya pajang di ruang tamu rumah. 


Resolusi di tahun 2019 dan selanjutnya

Melihat peran blogger dalam ranah digital yang semakin menduduki posisi penting, terutama dalam memajukan tekhnologi masa kini. Tidak berlebihan kalau saya mempunyai harapan kedepan semoga posisi blogger bisa lebih diperhitungkan. Tidak hanya sekedar penggembira di media sosial, tapi punya peran penting dalam menyampaikan informasi yang valid kepada masyarakat.


Profesi blogger sudah mendapat tempat tersendiri (dok.pri)


Saya setuju dengan apa yang ditulis 
Nodi dalam artikelnya "Apa gunanya bahagia jikalau hanya dirasakan seorang diri saja? Apa pentingnya kilauan materi jika tak pernah berbagi?". 


Selama kita bisa menulis dan menyampaikan kepada masyarakat, itulah berbagi yang sesungguhnya. Ketika kamu terus menulis, jejak itu tidak akan hilang meskipun kamu sudah tidak ada di dunia ini. Tulisan yang baik akan terus menebar kebaikan dan tentunya pahala akan terus mengalir bagi sang penulis. Kalau tulisanyang tidak baik, tentunya kita sudah cukup pintar untuk menyikapinya. 

 

36 comments:

  1. Menganggit artikel di blog memang salah satu terapi yang paling efektif untuk menyikapi hidup yang lucu bin absurd.

    Sukses selalu ya, Mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih mbak maria...sukses juga buat anda ya

      Delete
  2. Asli, keren kali mbak :) Izin mencuri ilmu dari tulisan ketjehnya hehee

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya juga masih belajar mbak eva
      terima kasih sudah berkunjung

      Delete
  3. Ya ampun mba.. ku jadi inget permen sugus jaman aku masih tk & sd. Rasa jeruk yg paling kusuka �� keren banget kakaaak tulisannya. Memotivasi. 💛💛

    ReplyDelete
    Replies
    1. jaman dirimu mungkin sudah biasa
      tapi jamanku kecil masih kayak barang mewah gitu hehehe

      terima kasih ya

      Delete
  4. Exactlyy!!

    Super duper hepi bisa ngeblog.
    Kita kenal juga gegara Ngeblog kan hahahahahah

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaaaaa...baru ingat waktu acara kompasianer ya
      mbak nurul disebelahku hehehe

      Delete
  5. Banyak keuntungannya juga ya klo jadi blogger,
    aku terjun d dunia blog baru 1 bulan, semoga kelak tulisanku bisa kayak mbak avy hehe.

    sukses selalu mbak, dan salam kenal ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. yang penting konsisten
      saya kadang juga masih moody dan gak konsisten

      sukses juga buatmu ya

      Delete
  6. Saya idem mbak. Kedepannya blogger bisa juga menjadi bagian penting dalam penyebaran informasi valid kepada semua masyarakat.
    Yuk, terus berbagi hal positif.

    Salam bahagia dari Bondowoso.

    ReplyDelete
    Replies
    1. setuju banget mas
      semoga semua blogger bisa punya tujuan seperti yg sampean sampaikan

      salam kembali

      Delete
  7. Mbak avy keren..
    Panutanku..
    Banyak belajar dari mbak Avy..
    Sukses terus ya mbak

    ReplyDelete
  8. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  9. Infonya sangat bermanfaat mas,terimakasih sudah berbagi semoga bermanfaat buat yang lainnya juga,kalau ada kesempatan mampir dong ke web ku mbak sebelumnya bukan bermaksud untuk nyepam atau apa tapi Blog Ku
    Ahir Ahir ini tidak bisa di akses,mohon bantuannya kepada siapa saja kira kira apa penyebabnya yah,padahal itu blog pertamaku semenjak 2010 awal.

    ReplyDelete
  10. Masya Allah seru juga perjalanan perbloggerrannya seorang mbak Avy, semangatnya luar biasaaaaaaaaa.... patut di contoh nih oleh millenials zaman now spt aku hehe, mantabbb mbk :)

    ReplyDelete
  11. Wow prestasinya luar biasa. Menulis buku biografi pasti menyenangkan ya. Hobi menulis yang dibayar melebihi bayaran gaji kontraktor tuh.
    Semangat terus Mbak Avy, semoga karirnya terus meningkat di tahun 2019 ini. Amin.

    ReplyDelete
  12. Bangga ya jadi blogger, bisa dapat kesempatan yang orang lain tidak bisa sembarangan masuk. Btw keren ya mba udah nulis biografi ��

    ReplyDelete
  13. Keren sekali mba. Bangga jadinya. Semoga terus semangat berkarya ya mba. Duh saya jadi speechless nih, nggak tau harus komen bagaimana selain menyemangati.

    ReplyDelete
  14. Inspirasi pagi buat saya yang lagi belajar lebij banyak tentang blogging.
    Banyak ppencapaianya yang membuat saya berdecak kagum, keren.
    Sukses terus! ��

    ReplyDelete
  15. Wow banyak banget prestasinya sebagai blogger Mbak Avi. Menulis biography itu pasti sulit ya karena harus menggali cerita dari masa-masa lalu sang tokoh. Dan ngeblog akhirnya mempertemukan dirimu dengan Presiden RI. Inspiratif banget

    ReplyDelete
  16. Pengen deh bisa sampai diundang presiden . Ku beluk sampai sana. Hiks. Semoga kedepannya bisa dapet kesempatan yg sama. Aamin

    ReplyDelete
  17. Wah keren banget ini kamu mbak, bisa menjadi inspirasi banyak orang. Semoga ku bisa juga sepertimu, secara aku baru banget nih di dunia perbloggeran.

    ReplyDelete
  18. Mbak.. mba Avy anak bawang? Bawang bombay kali ya mbak yang lebih tepat, gede dan bikin masakan jadi makin lezatosss hihihi sungkem mbaak Avy. Semoga sehat selalu dan terus menginspirasi :)

    ReplyDelete
  19. Wooow ketemu Emil Dardak. Orangnya msh bisa nyanyi gakya? hehe
    Kece banget lha Mbak Avy mulai dr jurnalis kemudian jd narablog sampai penulis buku. Pengalamannya banyak :D

    ReplyDelete
  20. Wow .. keren mbak avy, bisa ketemu orang - orang penting melalui ngblog. Sukses selalu ya mbak ..

    ReplyDelete
  21. Walaupun aktif ngeblognya barus ekitar tahun 2014, tetapi keren banget lihat prestasinya, Mbak

    ReplyDelete
  22. Kalau Mbak Avy anak bawang aku anak apa dong ya..kwkwkw
    Prestasinya keren begini! Salut!
    Teruslah mengisnpirasi ya Mbak..

    ReplyDelete
  23. Inspiratif sekali Mbak. Terutama yg bagian menulis biografi. Itu gak mudah tapi klo dilakukan dengan cinta pastinya jadi mudah dan sangat menyenangkan. Dulu jamannya saya belum kenalan sama blog, saya pernah menulis biografi. Namanya gak dicantumkan karena ghostwriter.

    ReplyDelete
  24. Aku sih masih newbie. Mba avy sangat menginspirasi.. Sukses terus

    ReplyDelete
  25. Anak bawang se-cetar ini, Mbak> Masya Allah, luar biasa sudah pencapaiannya. Memang sih, ada saat-saat menggembirakan itu justru ketika ada manfaat dari apa yang kita lakukan. Entah itu untuk keluarga atau orang yang bahkan tidak kita kenal. Rasanya Mak cess

    ReplyDelete
  26. Aaaah keren banget, aku udah 8 tahun nulis blog tapi belum sekeren itu karena baru serius di 2 tahun ini. Selamat mbaaa bikin yang baca jadi terinspirasi ��

    ReplyDelete
  27. Jadi blogger memang seru ya mba, banyak pengalaman yang bisa didapatkan.

    ReplyDelete
  28. wah senangnyaaa moment diundang makan bareng keluarga presiden itu buat aku membanggakan sekali yah, hobi ngeblog emang menyenangkan deh.

    ReplyDelete
  29. Banyak sekali pengalaman yang didapatkan selama ngeblog yaa Mbak Avy. Semoga makin asyik lagi di tahun 2019 ini yaa

    ReplyDelete
  30. Keren banget deh prestasi nya mbak Avy ini, apalah dayaku yang baru belajar nge blog kurang dari 1 tahun.. tapi baca artikelnya jadi bikin semangat, semoga suatu hari aku juga bisa sesukses mbak Avy, amiinn

    ReplyDelete