Tuesday, November 27, 2018

Bagaimana perlindungan privacy konsumen pengguna aplikasi Fintech?


Akhir-akhir ini sangat marak muncul aplikasi pinjaman online. Aplikasi tersebut sangat memudahkan masyarakat untuk melakukan transaksi pinjaman secara online. Aplikasi dengan konsep peer to peer (P2P) lending tersebut sangat mudah ditemui, bahkan melakukan promosi gencar di semua media sosial.  Dengan persyaratan yang mudah serta bunga yang relatif rendah, masyarakat dengan mudah mendapat pinjaman uang hanya dengan berbekal telpon genggam dan dokumen seperti KTP atau KK saja. 


Sebenarnya kondisi ini sangat membantu terutama pelaku UKM yang membutuhkan modal cepat. Tetapi di sisi lain, timbul masalah yang tidak kalah besar. Yaitu privacy peminjam yang tidak dilindungi apabila dia melakukan pembayaran tidak tepat waktu. 


Saya beruntung bisa hadir pada acara yang di gagas oleh Koran Tempo dengan tema Sosialisasi Program Fintech Peer To Peer Lending "Kemudahan Dan Risiko Untuk Konsumen" pada hari Selasa 27 Nopember 2018 bertempat di KAYA Resto Jemursari Surabaya. Dengan moderator dari bapal Ali Nuryasin selaku Redaktur Koran Tempo, acara ini mendatangkan 3 narasumber yang cukup kapabel dibidangnya. Yaitu bapak Semual A. Pangerapan - Dirjen Aplikasi dan Informatika (Aptika), bapak Agus Kalifatullah Sadikin - Head of Partnership PT Ammana Fintek Syariah dan bapak Andri Madian - Chief Marketing Officer Akseleran. 


Pada sesi tanya jawab, saya menyampaikan kasus yang beberapa waktu terjadi di Surabaya yang menimpa seorang konsumen. Seorang wanita yang berprofesi sebagai tukang cuci meminjam di satu aplikasi fintech. Ketika waktunya pembayaran, dia masih mendapat kesulitan untuk melunasi. Tidak disangka ternyata pihak aplikasi online tersebut (dalam hal ini debt collector) menyebarkan informasi kepada seluruh teman dari suaminya melalui nomor WA. Yang isinya menceritakan bahwa wanita tersebut mempunyai hutang dan tidak mau membayar atau belum membayar sampai sekarang. Sehingga dampaknya, suami dari perempuan tersebut dikeluarkan dari tempat bekerja. Tentunya ini sangat meresahkan dan membuat dilema? 



Bapak Semual A. Pangerapan dari Dirjen Aplikasi dan Informatika (Aptika) menyampaikan bahwa segala bentuk pengambilan data baik itu nomor telpon maupun galeri foto itu ilegal. Akan di kejar. Jadi siapapun Fintech yang mengambil data itu namanya ilegal dan menyalahi aturan, jadi bisa dilaporkan.


Masyarakat sekarang lebih jeli jadi tidak gampang tergoda janji-janji bunga yang tinggi. Dan harus smart kalau mau meminjam dana lewat aplikasi. Semua term & condition harus di baca secara tuntas. Untuk segala bentuk komplen bisa diajukan lewat pengaduan.id.




Festival Millennial Berkarya : Saatnya Generasi Millenial Unjuk Gigi

Ratusan pengunjung yang terdiri dari mahasiswa dan komunitas anak muda memadati Wisma A. Yani Gresik pada hari Jumat 23 Nopember 2018, untuk melihat malam penghargaan yang bertajuk “Festival Millennials Berkarya” yang digelar Semen Indonesia.


Festival Millenials Berkarya adalah satu kegiatan atau gerakan yang dicetuskan oleh Semen Indonesia untuk segmen muda atau jaman sekarang di sebut generasi millenials, untuk memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya. Disebut gerakan, karena millenial berkarya lebih dari sekedar program atau rencana. Tapi itu juga program yang diterapkan untuk menginspirasi orang lain dan berkesinambungan.


Ajang Millennials Berkarya sudah dimulai sejak tahun 2017. Aktivitas Millennials Berkarya 2017-2018 terdiri dari kompetisi proyek infrastruktur sosial, project visit, launching basecamp Millennials Berkarya dan Festival Millennials Berkarya. Kompetisi dilakukan mulai Juli sampai Oktober dan sudah ada pemenang karya anak negeri yang membangun infrastruktur yang sifatnya sosial. 

Direktur Pemasaran dan Supply Chain Semen Indonesia, Adi Munandir, mengatakan, peningkatan antusiasme millennials ini menunjukkan bahwa millennials di Indonesia merupakan generasi potensial harapan bangsa, penuh kreasi dan dapat mengadaptasi perubahan. Ratusan ide dari para millennials itu diseleksi secara ketat sampai akhirnya tinggal 10. Kesepuluh penggagas ide terbaik itu terus mengikuti serangkaian acara kompetisi untuk menentukan dua terbaik.


Dua terbaik itu adalah, yang pertama dari Tim Mascoturism dengan karya konservasi mangrove, produksi garam prisma kekinian, dan budidaya kepiting soka di Lamongan Jawa Timur. Sedangkan yang kedua, Tim Muda Berkarya dengan karya rumah belajar untuk kaum disabilitas dan pemuda putus sekolah di Desa Jelutung, Bangka Belitung.


Pemenang pertama dan kedua tersebut berhak mendapat hadiah masing-masing Rp 75 juta untuk pengembangan proyek. Adi Munandir mengatakan, Semen Indonesia senantiasa dekat dengan masyarakat selaku pelanggan, salah satunya dengan merangkul generasi muda yang nantinya merupakan para calon pelanggan perusahaan di masa mendatang. 


Adi Munandir menjelaskan, melalui program Millennials Berkarya ini Semen Indonesia merangkul generasi muda yang memiliki semangat untuk berkontribusi terhadap lingkungan dan menjadi agen perubahan. Kompetisi ini diikuti anak muda dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari mahasiswa, komunitas sosial, hingga profesional muda.




Acara dimulai dengan Mini Class yang terbagi dalam dua sesi. Sesi pertama dibuka dengan topik Think Globally, Act Locally bersama Aini Hanifa - founder Surabaya Youth. Tak hanya itu, di sesi pertama ini juga membahas topik First World Problem from Social Media and Its Impact for Millennials yang disampaikan oleh Nuri Fauziah.


Yang paling menarik dan pastinya sudah ditunggu adalah para narasumber sekaligus bintang tamu yang hadir pada sore hari ini. Tiga orang generasi millennial yang sudah memberikan kontribusi pada bidangnya masing-masing, diharapkan bisa menceritakan pengalaman hidupnya. Yang nantinya bisa memberikan motivasi pada anak muda generasi penerus.


Pertama tampil adalah Fico Fachriza, salah satu Komika Indonesia.  Pesan yang ingin disampaikan adalah, setiap manusia pasti melakukan kesalahan. Karena itu, gunakanlah kegiatan positif sebanyak-banyaknya selagi muda, jika sudah tua susah dibimbing. 


“Siapa yang tidak pernah melakukan kesalahan, pasti semua pernah. Untuk memperbaiki diri adalah cari lingkungan yang positif seperti saya main stand-up comedy, berkaca dengan yang lain seperti Ari kriting, Ernes dan lainnya,” kata pria bertubuh subur ini.



Hal yang sama juga dilontarkan CO-Founder kitabisa.com, Vikra Ijas. Dikatakannya, berkarya yang bisa bermanfaat bagi orang banyak sangat positif untuk diri sendiri dan orang lain. Karena itu, ia membuat kitabisa.com yang menjadi wadah kemanusiaan dan kegotongroyongan. 


“Saya berpesan kepada generasi muda, gunakanlah internet dengan bijak. Kenali diri itu baik namun jangan melihat tetangga. Maksudnya, pengenalan diri seperti kemampuan apa yang kita miliki bisa disuarakan melalui sosmed atau sejenisnya. Bukan malah sibuk melihat kehidupan orang lain disosmed,” paparnya.


Sementara itu TV Host dan Youtuber yang lagi ngehits - Kevin Hendrawan, berbagi perjalanan hidupnya hingga mencapai kesuksesan seperti sekarang ini. Sebelumnya Kevin adalah pribadi yang pendiam. Tapi lama kelamaan dia berusaha bangkit memotivasi diri untuk bisa meraih kesuksesan dengan profesinya sekarang ini. 


“Untuk mencapai sesuatu memang harus step by step. Selain itu harus konsisten dengan apa yang kita lakukan. Awalnya saya membuat konten youtube pada 2006. Dulu starkel juga, tapi selanjutnya saya konsisten isi konten youtube tiap seminggu 3 kali,” ungkapnya.



Sementara itu, Silvia Nur Prasetyowati, - panitia Festival Millennial Berkarya menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah ajang sharing agar semua anak muda yang menjadi generasi milenial mendapat inspirasi. Ini merupakan tahun kedua setelah sebelumnya digelar di Jakarta. Tahun ini lebih banyak pesertanya, yaitu lebih dari 300 orang. Sedangkan tahun lalu hanya 50. Perbedaan lainnya, tahun ini skalanya lebih besar, kalau tahun lalu masih trailler. Para juara sudah terpilih, 8 dari pemenang diundang untuk awarding. 


“Tujuan kegiatan ini adalah ingin menciptakan gerakan positif agar generasi muda tetapi membuat karya yang sosial dibidang infrastruktur. Sehingga punya dampak sosial. Para juara sudah terpilih, 8 dari pemenang diundang untuk awarding,” katanya.



Tuesday, November 20, 2018

Mencari Pelarian Dengan Nge-Blog

Ekstrim banget sih judulnya hehehe. Tapi memang itulah judul yang tepat menggambarkan alasan kenapa saya memilih aktifitas sebagai blogger alias nulis di blog. Sebenarnya saya sudah mengenal blog sejak tahun 2007. Blog itupun dibuatkan oleh teman, yang melihat saya suka menulis puisi atau cerita sehari-hari dalam sebuah buku diary. Kalau kalian pengen tahu keculuan blog saya yang pertama, klik link ini ya Sahabat Wanita


Waktu itu saya masih kerja di sebuah kantor media, sebagai karyawan bagian Account Executive. Jadi ya hari-hari dikejar target untuk mencari iklan. Sehingga saya belum merasa penting untuk mengisi blog secara rutin. Ditengok aja itupun kalo lagi inget hehehe. Tapi kalau yang namanya menulis, memang sudah bawaan dari orok. Paling dulu waktu turun tanah, yang saya ambil bolpoin atau pensil kali. Sejak SMP saya sudah sering mengirim cerita ke majalah anak yang terkenal waktu itu seperti Bobo, Kawanku, Kuncung, Kuncup sampai Anita. Mulai dapat uang lelah sebesar 100 rupiah sampai 500 rupiah. Tahun 1982 udah gede banget tuh. Sampai bisa nraktir teman-teman permen sugus yang cukup ngehits dan lumayan mahal waktu itu. 


Sebenarnya saya ragu-ragu untuk ikut bergabung dalam challenge One Day One Post yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network. Tapi saya merasakan, semakin hari semakin redup semangat untuk menulis. Alasannya ya tetap klasik, karena kesibukan. Tapi akhirnya saya menekadkan diri, salah satunya supaya blog saya tidak jamuran. Lagian temannya juga banyak, jadi kerasa asik aja. 


Yang jelas, ngeblog atau nulis blog sudah menjadi bagian terpenting dalam hidup saya. Banyak poin penting yang menjadi tanda dari langkah hidup saya diantaranya adalah  : 


1. Ngeblog bisa mengalihakan kekecewaan saya ketika gagal melaksanakan event besar yang sudah lama saya impikan. 


2. Menemukan kembali dunia impian yang sempat saya tinggalkan. 


3. Menambah teman dan saudara ketika aktif dalam komunitas blogger. 


4. Berbagi informasi yang bermanfaat dan bisa sharing pengalaman di banyak kesempatan. 


5. Mendapat imbalan materi baik berupa barang maupun uang.

Friday, November 9, 2018

Pastikan hidup kita tenang dan bahagai, rencanakan dari sekarang bersama Asuransi happyOne.id dari Astra


Pasti dari kalian sering banget tuh ditawarin yang namanya asuransi. Biasanya lewat telpon, di area publik kayak mall sampai teman sendiri. Dan saya yakin, sebenarnya kita semua sudah sangat melek dengan fungsi dan manfaat dari asuransi tersebut. Tapi sayang produk yang ditawarkan sangat banyak, sehingga bikin bingung yang mau ikut asuransi. Termasuk saya juga nih.


Dari seringnya marketing menawarkan berbagai macam produk asuransi, tapi rasanya tidak ada yang cocok untuk bisa memenuhi kebutuhan kita. Karena terus terang, kalau kita memiliki banyak produk asuransi, di samping makin mahal premi yang harus dikeluarkan juga pengurusannya sering bikin susah. Kadang terkendala jarak, lokasi, peraturan yang tidak sama dan lain sebagainya. Kesimpulannya adalah ribet dan rempong.



Nah, beberapa waktu yang lalu saya mengetahui informasi dari teman kalau Astra meluncurkan produk asuransi yang bisa di akses secara online dengan tagline My All In One Insurance yang artinya hanya dengan satu ID (nama) bisa untuk membeli beberapa varian asuransi yang memberikan proteksi atau perlindungan terhadap nasabahnya. Tapi tidak itu saja lo, ternyata bisa juga disesuaikan banget dengan kebutuhan nasabah. Wah menarik juga nih. Disamping bisa di buka setiap saat dan dimana saja, sepertinya bisa mengakomodasi semua kebutuhan nih. Langsung deh saya buka websitenya happyOne.id untuk mencari tahu apa saja sih produk yang ditawarkan. 


Sekali klik sudah tampak berbagai informasi yang ditawarkan. Seperti jenis produk, nominal premi yang harus dibayarkan juga alasan mengapa kita harus memilih asuransi happyOne.id ini. 




Jadi happyOne.id ini mencakup beberapa kebutuhan kita seperti :

happyMe

Lindungi dirimu dari resiko kecelakaan yang mungkin terjadi kapan dan dimana saja.


happyEdu

Pastikan pendidikan anakmu terlindungi dari resiko kecelakaan yang kamu alami.


happyHome

Lindungi rumah kesayanganmu dari resiko kebakaran.


happyTrip

Pastikan kemanapun perjalananmu terjamin bersama kami.



Mengapa harus happyOne.id? Inilah alasan mengapa kita harus memilih asuransi happyOne.id : 


1. OneID untuk All-in-One Insurance 

Cukup dengan OneID kamu bisa dapatkan seluruh perlindungan hingga cek riwayat seluruh polis yang kami miliki dengan lebih mudah.


2. Lebih Banyak Pilihan Produk 

Sesuaikan kebutuhan perlindunganmu dengan berbagai produk yang kami miliki.


3. Proses Lebih Cepat dengan Fitur Download e-Policy 

Selain dikirim melalui e-mail, kamu juga bisa mengunduh e-polis kapan saja melalui website.


Sudah jelas kan? Terus gimana dong caranya mendaftar? Berikut adalah langkah-langkah yang harus kita jalani, yaitu : 


1. Kita buka website happyOne.id dan klik tulisan produk untuk melihat aneka produk asuransi yang disediakan seperti happyMe yaitu jenis asuransi kecelakaan diri, happyEdu yaitu asuransi pendidikan, happyHome yaitu asuransi kebakaran dan happyTrip yaitu asuransi perjalanan. Setelah kita memilih salah satu asuransi yang kita inginkan, disitu tertera info lengkap untuk mengetahui benefit yang ditawarkan.


2. Daftar dan Isi Data Diri. 

Klik tombol beli sekarang dan kita diminta untuk memilih besar premi serta mengisi tanggal lahir. Ketika memilih besaran premi yang jumlahnya cukup membuat kita happy, antara 10 sampai 30 ribu. Akan muncul ringkasan manfaat yang akan kita dapat. Selanjutnya klik next, kita di minta untuk membuat OneID yaitu mengisi data diri lengkap beserta data pendukung. Terakhir adalah kita diminta untuk mengverifikasi email yang aktif, karena verifikasi OneID akan memasukkan kode lewat email tersebut. Untuk catatan, kalau nomor telpon masih ,bisa di ubah tapi email tidak bisa diubah. Oleh karena itu, pastikan menggunakan email yang aktif. Setelah kode OneID sudah kita terima lewat email, maka sudah jadi deh.


3. Bayar 

Lakukan pembayaran premi sesuai metode pembayaran yang diinginkan, setelah kamu cek email. Bahwa data dan benefit asuransi sudah cocok seperti yang kalian inginkan. Metode pembayaran bisa melalui BCA Klikpay dan Virtual Account Bank Permata.


4. Polis Diterima. 

Tidak lama, e-polis akan dikirim melalui email, beserta penjelasan detailnya. Atau bisa juga diunduh melalui menu Pesanan. 


Praktis bukan? Masih mikir panjang lagi buat mencari asuransi yang tepat? Melihat penjelasan diatas, saya yakin informasi ini juga akan membuat kaliah happy seperti saya yang langsung mendaftar.

Selain lewat website yang tinggal klik aja di happyOne.id, bisa juga menghubungi nomor telpon mereka di 1 500 112 yang standby 24 jam.


Nestle LACTOGROW Ajak Orang Tua Membangun Kebahagiaan Bersama Anak Sejak Dini



Ternyata kebahagiaan masa kanak-kanak memiliki pengaruh positif terhadap tumbuh kembang kognitif (proses belajar), nilai diri (self-esteem), social skill serta karakter anak-anak saat dewasa. Begitupun dengan tumbuh kembang aspek sosial-emosional, anak yang bahagia sejak kecil memiliki peluang lebih besar untuk menjadi individu yang memiliki emosi positif dan memiliki kepuasan hidup yang tinggi di masa dewasa kelak. 


Ini dikemukakan oleh psikolog Elizabeth Santosa, M. Psi, Psi, SFP, ACC dalam workshop Nestle Lactogrow bertema Grow Happy Parenting yang diselenggarakan pada Rabu siang (7/11) berlokasi di The Consulate Surabaya. Selain psikolog yang lebih akrab di panggil Lizi itu hadir pula dokter Spesialis Anak Dr. dr. Ariani Dewi Widodo, Sp.A(K) dan Brand Manager Lactogrow yaitu Gusti Kattani Maulani.




Lanjut Elizabeth, peran orang tua saat ini memiliki beragam tantangan yang lebih dinamis dan modern dalam menjalani perannya untuk menumbuhkan rasa bahagia kepada anaknya. Untuk itu dibutuhkan keselarasan antara nutrisi, stimulasi dan keterlibatan orang tua dalam membangun dan memupuk Grow Happy. Namun yang menjadi tantangan adalah bagaimana mewujudkan kondisi tumbuh bahagia (Grow Happy), karena masih banyak orang tua yang masih belum memaksimalkan keterlibatan mereka bersama anak meskipun telah susah payah menyisihkan waktu.  


Elizabeth juga menambahkan agar orang tua bisa lebih terlibat dalam kegiatan anak seharusnya bukan terfokus pada jenis aktivitas, namun waktu kebersamaan. Tidak ada distraksi pada saat melakukan aktivitas bersama anak, melakukan eye-to-eye contact saat bersama anak dan buatlah anak merasa dirinya paling penting. 


“Adapun beberapa kiat yang dapat membantu orang tua untuk membesarkan anak supaya tumbuh bahagian diantaranya, memberikan makanan tepat waktu dan bergizi, mendukung kompetensi anak, cukupi waktu tidur anak, memberikan cinta tanpa syarat kepada anak dan menjadi orang tua yang bahagia sehingga bisa menularkan kebahagiaannya kepada pasangan dan anak,” terangnya. 


Tantangan hidup modern seperti tingkat stres yang lebih tinggi atau interaksi yang intens dengan handphone misalnya membuat keterlibatan emosional menjadi tantangan baru bagi orang tua sehingga berdampak kepada kebahagiaan orang tua itu sendiri. 


“Bagaimana bisa mendukung kebahagiaan anak, apabila orang tuanya sendiri tidak mengetahui bagaimana membahagiakan diri sendiri?, panduan inilah yang dibutuhkan para orang tua agar bisa membangun rantai tumbuh bahagia dalam keluarga,” jelasnya. 


Untuk mengenal dirinya sendiri, setiap individu khususnya orang tua perlu memahami apa saja sumber kebahagian dalam hidup seperti positif afektif (tertawa, damai, pemenuhan diri), negatif afektif (marah, sedih, curiga) dan tingkat kepuasan hidup agar dapat mengajarkan anak bagaimana arti kebahagiaan yang sesungguhnya. 



Mendapat kesempatan kedua, dokter Ariani mengatakan, bahwa sangat penting bari orang tua untuk mengetahui dan mengerti nutrisi seimbang termasuk susu dengan kandungan gizi untuk melengkapi asupan nutrisi bagi buah hati mereka. Anak yang mengonsumsi makanan bergizi lengkap dan seimbang akan memiliki saluran pencernaan yang sehat dan dapat menyerap nutrisi dengan baik sehingga anak akan memiliki selera makan dan pola tidur yang baik yang dapat menunjangnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. 


Dokter Ariani juga menambahkan, untuk membentuk saluran cerna yang sehat hendaknya kita harus menjaga keseimbangan mikroba usus yaitu diantaranya dengan : 


1. Konsumsi makanan bernutrisi lengkap dan bervariasi 


2. Konsumsi makanan yang mengandung probiotik yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan 


3. Menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh dengan melakukan olah raga secara teratur.



Sedangkan Brand Manager Nestle LACTOGROW - Gusti Kattani Maulani mengatakan melalui kampanye Grow Happy ini, Nestle LACTOGROW ingin membantu orangtua untuk bisa menerapkan kemampuan dalam membangun kebahagiaan dirinya sendiri agar bisa membagikan kebahagiaannya pada anak dan keluarga serta menyediakan nurisi yang optimal bagi anak-anak untuk tumbuh bahagia.


Agar si Kecil tumbuh bahagia, dibutuhkan keselarasan antara nutrisi, stimulasi dan keterlibatan orang tua dalam membangun dan memupuk grow happy. Dengan peran orang tua yang semakin menantang saat ini, membuat Nestle LACTOGROW berupaya untuk membantu orang tua dengan menggelar workshop ‘Grow Happy Parenting’ untuk berbagi informasi dan kiat mengenai pola asuh anak serta tips memberikan nutrisi seimbang dan lengkap untuk tumbuh bahagia, yang dapat diterapkan dengan mudah.


“Kami berupaya membantu para orang tua melalui upaya edukasi untuk menemukan bagaimana formulasi tumbuh bahagia melalui keselarasan nutrisi, stimulasi dan keterlibatan orang tua yang sesuai dengan kondisi mereka masing-masing karena kunci tumbuh bahagia dimulai dari pilihan orang tua dimana pilihan orang tua akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak mereka di masa depan,” pungkasnya. 



Acara siang ini tidak hanya mengundang rekan-rekan media saja, tapi juga beberapa blogger yang notabene adalah ibu-ibu rumah tangga. Dengan tujuan agar sosialisasi ini bisa tercapai dan informasi yang bermanfaat bisa langsung di terima oleh masyarakat.




Wednesday, November 7, 2018

Emak Milenial Anti Hoax dan Harus Cerdas

Emak Milenial Anti Hoax dan Harus Cerdas Memilih BBM


"Mulai nanti malam bbm naik lo, sana isi penuh motor-motornya." suara mas suami terdengar beradu kencang dengan suara penyiar televisi yang sedang menginformasikan soal kenaikan bbm yang akan dimulai tengah malam nanti. 


Yang jelas, dia tengah memberitahu ke saya dan anak-anak yang lebih banyak menggunakan transportasi sepeda motor untuk kegiatan sehari-hari. Itu terjadi beberapa waktu yang lalu ketika pemerintah memutuskan untuk menaikkan tarif bbm, tapi beberapa menit sebelumnya sudah dibatalkan oleh bapak presiden. Dan saya rasa, respon seperti yang suami sampaikan itu sangat manusiawi. Spontan. Bahkan hampir semua masyarakat Indonesia pasti melakukan hal yang sama seperti suami saya lakukan. Dan jangan lupa, sudah menjadi bagian dari budaya juga lo. Terus budaya seperti apa sih yang itu?



Saya sih tidak terlalu merespon, eh ternyata begitu juga anak-anak yang tetap asik dengan laptopnya masing-masing. Karena alasan kami sama yaitu malas ngebayangin antrian di SPBU menjelang kenaikan bbm yang biasanya dimulai dari tengah malam. Karena biasanya warga akan berbondong-bondong untuk mengisi tangki sepeda motor dan mobil plus membawa jerigen buat stok. Kembali lagi, itu menjadi salah satu budaya bangsa kita. Padahal dari pihak SPBU pasti juga akan membatasi. Dalam beberapa haripun pasti sudah habis. Berapa keuntungan sih yang akan didapat dengan membeli gila-gilaan bahan bakar sebelum naik.


Keesokan harinya, ternyata kehebohan dari kenaikan bbm itu masih berlanjut (padahal sudah resmi dibatalkan sama pak presiden). Dari mulai bapak-bapak yang nongkrong di pos ronda sambil main catur, sampai ibu-ibu yang lagi belanja sayur. Eh topiknya malah makin panas. Apalagi ketika bu Irma tetangga rumah ngomel nggak karuan sama si Arip penjual sayur yang ditakutkan ikut-ikutan menaikkan harga sayur mayur seiring isu kenaikan BBM.  


"Kayaknya harga belanjaan kita pagi ini mulai naik semua ya Rip? Ini ayam bertelurnya kemarin sebelum isu bbm naik lo, jangan sampai harganya juga ikutan naik." ujar bu Irma sambil bersungut.


Si Arip cuman cengar cengir nggak bisa jawab meladeni omelan emak-emak. Sebagian memang ikut ngompori celotehan bu Irma, tapi ibu-ibu yang lain ada yang cuek dan tetap terus belanja. Karena bagaimanapun show must go on. Hidup harus tetap berjalan. Emak-emak tidak boleh berhenti memasak untuk keluarga meskipun harga-harga melambung tinggi.  


Tapi memang seperti itulah situasi yang selalu terjadi kalau ada informasi tentang kenaikan bbm. Tidak dipungkiri, yang paling heboh pasti ibu rumah tangga yang mempunyai tugas menjadi menteri keuangan dan manager pembelian dalam rumah tangga. Makanya emak di jaman milenial harus smart menyikapi segala perubahan terutama di bidang ekonomi. Dan yang paling penting, jangan kemakan hoax yang sering muncul dan berkembang pesat kayak jamur di musim penghujan.


Emak di era milenial harus cerdas dalam memilih bbm


Entah mulai kapan awalnya, sebutan jaman milenia atau era milenial cukup ngehits yang identik dengan jaman kekinian. Seiring semakin canggihnya tekhnologi, yang semua serba digital. Sebutan itu juga tidak lepas dari karakter manusia seperti anak milenial atau bahkan emak-emak milenial. Saya sempat mencari tahu, apa sih yang di maksud dengan karakter di era milenial itu?


Saya mengutip dari kamus Wikipedia kurang lebih begini, bahwa karakteristik dari anak milenial itu tidak ada yang sama. Biasanya berdasarkan wilayah dan kondisi ekonomi. Tapi generasi Mililenial umumnya ditandai dengan peningkatan penggunaan dan keakraban dengan komunikasi, media dan tekhnologi digital. Begitu juga sebutan untuk emak milenial. Di samping tugas utama sebagai ibu rumah tangga pada umumnya yaitu harus pintar mengatur keuangan dan ekonomi domestik keluarga. Emak di era milenial tidak boleh gaptek dan harus melek tekhnologi. 


Sebagai seorang ibu dan istri seperti lainnya, tentu saya juga peka banget dengan info kalau bbm mau naik. Nggak cuman kepala yang puyeng, darah tinggi juga udah mau kambuh aja nih. Tapi sebagai 'emak milenial' yang tidak gaptek media sosial, tentunya saya juga harus mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang alasan kenapa pemerintah mempunyai keputusan tersebut. 


Sekali lagi, sebagai emak milenial tentunya saya juga harus bisa mencari informasi dengan mencari perbandingan untuk bbm yang lebih murah tapi tetap berkualitas. Apalagi jauh-jauh hari juga sudah ada berita yang mengatakan kelangkaan bahan bakar premium. 


Emak-emak milenial harus tangguh dan cerdas


Sebenarnya hampir semua motor di rumah sudah lama menggunakan Pertalite, dengan berbagai pertimbangan : 


1. Kualitas Pertalite tidak kalah dengan Premium maupun Pertamax. Karena sejak tahun 2014 dalam upaya mengurangi BBM kendaraan bersubsidi, pemerintah mulai membatasi penjualan premium. Kadang memang seperti langka. Dan sekarang di ganti dengan Pertalite.


2. Harga lebih murah daripada Premium maupun Pertamax. Ini nih yang masuk perhitungan dari emak-emak yang cerdas. Harga di bawah tapi kualitas tidak kalah. 


3. Ramah lingkungan dan lebih bersih.


Nah, cocok kan pilihan kita? Terutama di poin ke 3 yaitu ramah lingkungan. Karena sebagai anggota aktifis lingkungan, sayapun tergerak untuk turut menjaga kelestarian bumi Indonesia tercinta ini. Disamping itu saya juga mengamati beberapa keunggulan dari Pertalite yaitu  tidak ada kandungan timbal serta memiliki kandungan sulfur maksimal 0.05 persen m/m atau setara dengan 500 ppm, warnanya hijau dengan penampian visual jernih dan terang.


Semua bbm produk dari Pertamina adalah yang terbaik. Tapi kita memang harus pintar-pintar memilih mana yang tepat buat kendaraan kita dan mana yang cocok dengan dompet kita. Anak-anakpun tidak pakai protes ketika mamanya mulai menginstruksikan untuk menggunakan Pertalite untuk kendaraan mereka. Karena jatah uang saku tidak bakal berkurang meski ada kenaikan harga bbm. 


Jadi kesimpulannya, sebagai menteri keuangan di dalam rumah kita. Ibu haruslah pintar dalam  mengatur keuangan tanpa harus dilanda rasa takut ketika ada kenaikan harga. Bumi tidak akan berhenti berputar. Jam tidak akan berhenti berdetak. Kitapun tidak akan mati ketika mendengar bbm naik. Saya juga tetap akan naik motor dengan hepi, karena meski bbm naik tapi saya tetap harus bekerja dan beraktifitas dengan menggunakan sepeda motor. 


Salam bbm :)


Artikel ini diikutkan dalam ajang AJP 2018 yang digelar oleh @Pertamina untuk Kategori Citizen Journalizm 



Monday, November 5, 2018

HIJUP Bloggers Meet Up & Arisan Resik di Malang : Mengupas Tuntas Tips Keharmonisan Keluarga


Beberapa waktu yang lalu saya turut mengikut acara yang digelar di Surabaya. Banyak informasi yang sangat bermanfaat, terutama sharing cerita dari para narasumber. Jadi bikin ketagihan nih. Makanya ketika ada acara serupa di Malang dan kebetulan saya lagi ada kerjaan, bergabunglah saya dengan blogger-blogger keren Malang.

Bertempat di The Same Hotel pada hari Sabtu 20 Oktober 2018 lalu, Arisan Resik kali ini dihadiri blogger-blogger kece kota Malang. Dimulai dari pukul 13.00 WIB, event kali ini mendatangkan 3 orang narasumber yaitu : 


1. Bebenadila seorang Public Figur sekaligus Presenter di Trans TV 


2. Dokter Lusiana Permata Sari, SpOG


3. Ibu Yuna Kristina selaku Brand Manager PT Kino Indonesia 





Masih tetap mengusung tema "Istri Resik Keluarga Harmonis", meskipun ada 2 orang yang belum berkeluarga alias single tapi rencana mau menikah dalam waktu dekat. Diskusi kali ini mengalir begitu nyaman dan renyah dengan sesekali ditimpali tawa tersipu karena memang jarang banget para blogger membahas hal yang sensitif bersama-sama. Apalagi bintang tamu Bebenadila atau panggilan akrabnya Bebe, menceritakan pengalamannya bersama suami yang baru menikah 5 tahun.




Kalau kata ibu dulu, wanita itu harus bersih. Dalam arti, kebersihan yang dijaga bukan hanya badan saja, tapi juga organ kewanitaan.  Salah satu tempat perlu mendapat perhatian yang lebih adalah organ kewanitaan, terutama yang sudah berkeluarga. Karena area kewanitaan itu mudah sekali kotor karena dekat dengan saluran pembuangan.  Oleh karena itu harus sering sering dibersihkan dengan cairan pembersih yang aman dan terjamin. 

Workshop Decopage Pigura bersama Mieta Heart Work

Selain mendapat informasi tentang tips keharmonisan rumah tangga, para peserta juga mendapat kesempatan untuk mengikuti workshop Decopage Pigura masih bersama pakarnya yang biasa di panggil dengan mbak Mieta dari Mieta Heart Work Surabaya.





Tips Keharmonisan Rumah Tangga dengan Resik V Whitening Manjakani

Resik V Whitening Manjakani merupakan pembersih area kewanitaan yang tidak membuat pH berubah dan telah teruji secara klinis juga halal.  Produk ini terbuat dari ekstrak bengkoang dan buah manjakani dari Persia. Khasiatnya mampu membuat area kewanitaan 2 kali lebih cerah dan kencang.  Produk dari Kino ini merupakan salah satu produk yang dijadikan tips para wanita untuk menjaga keluarga harmonis.




Cara menggunakannya juga sangat gampang : 


- Tuang Resik V Manjakani di telapak tangan, beri sedikit air dan usap hingga berbusa 

- Kemudian basuhkan di area kewanitaan dan sekitarnya 

- Diamkan antara 1 hingga 2 menit 

- Kemudian basuh dengan air hingga bersih 


Yang lebih penting lagi untuk diketahui, Resik V ini hanya digunakan untuk pemakaian luar, jadi jangan sampai membasuhnya hingga ke dalam organ intim.