Saturday, September 29, 2018

Suroboyo Bus : transportasi modern yang memberi edukasi masyarakat untuk peduli lingkungan

Narsis sebelum naik Suroboyo Bus (foto : mbak yuniari nukti)


Keliling kota naik Suroboyo Bus

Tidak terasa sejak bulan April 2018 lalu diluncurkan, bis kota yang lebih dikenal dengan nama "Suroboyo Bus" itu sudah 6 bulan melayani dan menjadi bagian dari warga Surabaya. Sebenarnya tidak hanya warga Surabaya saja sih, pendatang dan para wisatawanpun turut dibuat penasaran dengan bis yang menggunakan "sampah plastik" sebagai pengganti ongkos jalan. Satu gebrakan yang smart dari emaknya arek Suroboyo siapa lagi kalau bukan bu Risma. Tentunya dengan di dukung oleh Dinas Perhubungan kota Surabaya.










Di awal-awal peluncuran, saya sudah sempat merasakan keliling Surabaya dengan bis yang kondisinya masih gres. Karena memang baru satu bulan sejak peluncuran. Setelah itu belum ada kesempatana lagi. Ada rasa kangen untuk kembali naik bis kebanggaan warga Surabaya ini, ketika bertemu di jalan. Sampai akhirnya saya bikin jadwal khusus ingin menikmati kembali keliling Surabaya dengan naik bis berwarna merah cerah ini. 



Dengan membawa 25 botol air mineral ukuran 600 mili saya memang sudah rencanakan akan menukarnya dengan tiket Suroboyo Bus, selanjutnya keliling kota Surabaya. Sengaja membawa botol dengan jumlah yang pas yaitu kelipatan 5. 


Sesampai di pangkalan bis Purabaya, saya melihat sudah ada 2 buah bis yang terparkir saling berdampingan siap menunggu penumpang. Satunya Suroboyo Bus dan satunya bis tingkat yang baru saja diluncurkan. Bedanya memang dalam hal pembayaran. Kalau Suroboyo Bus dengan menukarkan sampah plastik, sedangkan bis tingkat dengan uang tunai. Sebulan dalam masa percobaan masih gratis.



Persis di sebelah kanan ada posko Damri dari Dinas Perhubungan Kota Surabaya yang menangani transportasi bis kota, juga posko tempat penampungan sampah plastik untuk di tukar tiket bis. Siang itu tidak terlalu ramai, hanya ada 3 orang.



Sekedar informasi ulang meskipun sudah banyak yang tahu juga. Satu stiker yang digunakan untuk satu kali perjalanan hanya membutuhkan plastik bekas air mineral sejumalh 10 gelas plastik ukuran 240 mililiter, 5 botol plastik 600 mililiter dan 3 botol plastik ukuran besar atau 1500 mililiter. Bisa ditukarkan di terminal yang menjadi pangkalan Suroboyo Bus yaitu di Bungurasih atau Rajawali. Tapi bisa juga diserahkan ke petugas pada waktu naik Suroboyo Bus.



Saya menyerahkan satu tas plastik yang berisi 25 botol bekas air mineral kepada petugas posko penampungan sampah plastik. Karena saya belum pernah menukar botol, jadi saya harus menyerahkan KTP yang kemudian di tukar dengan satu kartu dan 5 stiker pengganti 25 buah botol bekas air mineral tadi.




Tidak membutuhkan waktu yang lama, ada instruksi dari petugas untuk mempersilahkan penumpang Suroboyo Bus naik ke armada. Sepertinya siang ini memang tidak terlalu banyak yang naik, atau mungkin karena memang belum waktunya jam pulang kerja atau sekolah.


Saya mencari posisi yang puenak (menurut saya) yaitu di dekat jendela. Seperti biasa, supaya saya bisa mengabadikan pemandangan yang ada di luar. Beruntung ketika bis melintas di bundaran Waru tidak mengalami kemacetan. Sayapun sudah menyiapkan kartu yang sudah ditempeli 5 stiker tadi untuk saya tunjukkan ke petugas. Seragam yang dikenakan bapak sopir dan asistennya pun sangat keren. Kemeja biru yang di padu dengan celana krem, plus sepatu boots senada dengan celana panjang. 


Tidak lama petugas mengecek tiket para penumpang satu-satu. Ketika menerima kartu saya, kemudian dia beri tanda lubang yang berarti satu stiker sudah saya pakai. Kemudian diganti dengan tanda bukti tiket yang langsung di print dengan alat yang selalu dia bawa. 



Dengan tidak bosan-bosannya dia juga mengingatkan penumpang untuk tidak berdiri di dekat pintu karena ketika cukup berbahaya kalau tersenggol pintu yang mau membuka atau menutup. Oh ya, dan pak kernet itu juga mengingatkan supaya penumpang tidak makan atau minum selama naik Suroboyo Bus. Salah satunya adalah demi menjaga kebersihan dan kenyamanan.



Dan, inilah penampakan kartu setor sampah yang sudah ditandai dengan lubang untuk melakukan satu kali perjalanan. Sampai di depan Tunjungan Plaza, Suroboyo Bus masih tampak lengang. Para penumpangpun menikmati bis yang cukup nyaman, adem dan bersih. Ada beberapa orang sampai terkantuk-kantuk. Tapi ada juga yang lebih suka menikmati lalu lintas kota Surabaya lewat jendela bis, termasuk saya. Atau terkadang senyum-senyum sendiri kalau mendengar informasi bis akan sampai di satu halte, dengan menggunakan boso Suroboyoan. 


"Sediluk maneh tekan halte Pasar Turi" kurang lebih seperti itulah boso Suroboyo yang medok tapi punya ciri khas tersendiri. Meski berulang kali saya juga mendengarnya, tetap saja tersenyum simpul.



Tapi ternyata dugaan saya keliru, yang menganggap bis akan terus lengang. Setelah beberapa saat melewati jalan Embong Malang, serombongan ibu-ibu dengan putra putrinya naik dari pasar Keputran. Tidak ketinggalan juga beberapa anak sekolah yang masih pakai seragam ikutan naik.



Ada pemandangan yang belum pernah saya lihat yaitu beberapa dari mereka membawa tas yang berisi botol dan gelas bekas minum air mineral untuk disetorkan pada petugas di dalam bis. Tapi banyak juga yang sudah membawa kartu berstiker. Rupanya mereka sudah berlangganan tiap hari. Bahkan hafal rute-rutenya.



Anak-anak yang berseragam sekolah tadi pun membawa 10 gelas plastik bekas tempat air mineral. Dalam hati saya sempat kagum dan takjub, betapa sosialisasi sampah ini sebenarnya tidaklah sulit. Butuh contoh nyata sehingga anak-anakpun akan meniru dari apa yang dilihat disekelilingnya.


Ketika bis sampai di pangkalan Rajawali, saya berpindah tempat. Tadi kursi yang saya duduki berwarna pink, sekarang saya pindah warna merah. Penumpangpun tidak surut, malah semakin banyak. Tapi untunglah Suroboyo Bus ini tempat duduk untuk wanita dan pria dipisah. Sehingga ada rasa nyaman dan aman bagi penumpang wanita.


Saya masih asik mengamati penumpang yang di dekat saya. Ada ibu-ibu sepertinya habis belanja dari pasar turi, karena tampak di tangan kanan kiri membawa tas dan bungkusan. Ada anak sekolah yang bermain hape sambil selfie, padahal dia berdiri lo hehehe. Ketika tiba-tiba pundah saya di sentuh seseorang, yang ternyata pak kernet.




"Boleh tempat duduknya dipakai ibu yang hamil ini?" tanya dia kepada saya. Langsung saya baru sadar, ternyata memang kursi merah yang saya duduki dikhususkan untuk ibu hamil dan orang tua. Tentu saja saya tidak keberatan, karena juga melihat ibu hamil itu perutnya sudah tampak besar sekali.


Sayapun berdiri di samping ibu hamil yang ternyata bernama Dwi. Kebetulan tetangga kampung sih, saya Rewwin dia Wedoro. Dari perbincangan kecil, ternyata dia sudah sering naik Suroboyo Bus bahkan sejak diluncurkan pertama kali bulan April lalu. Transportasi ini sangat membantunya apalagi dengan kondisi hamil, satu-satunya transportasi yang nyaman dan merakyat sekali. Tiap hari dia diantar suami ke Bungurasih untuk naik Suroboyo Bus, dan dia bisa langsung turun di kantornya jalan Rajawali. Sayang sekali mbak Dwi nggak mau di foto hehehe....


Setelah beberapa kali melewati halte, sayapun turun di halte Jatim Ekspo untuk melanjutkan aktifitas selanjutnya. Dalam hati, mudah-mudahan nanti pas pulang masih bisa naik Suroboyo Bus. Tapi ternyata pekerjaan saya selesai ketika malam sudah larut dan pastinya Suroboyo Bus sudah berhenti melayani masyarakat malam ini. 




Rute Suroboyo Bus

Yang belum tahu rute dari Suroboyo Bus, bisa cek gambar di bawah ini atau lihat di instagram @suroboyobus. Lebih simpel dan praktis, karena bisa di buka lewat gadget yang selalu kamu pegang kan?


Foto dari instagram : @suroboyobus

Oh ya, perlu diketahui juga bahwa Suroboyo Bus ini sangat ramah banget lo buat penyandang Difabel. Karena ada tangga khusus untuk membantu mereka naik dan turun bis. Tentu saja petugas juga dengan senang hati akan membantu.



Naik Suroboyo Bus, Kenyamanan & Keamanan Terjaga 

Mengapa harus naik Suroboyo Bus, padahal banyak alat transporatasi yang bisa menjadi pilihan di kota Surabaya ini? Dari beberapa kali saya berbincang dengan penumpang, memang kebanyakan mengatakan bahwa Suroboyo Bus tingkat keamanannya sangat tinggi. 


Dinas Perhubungan Kota Surabaya menyediakan Suroboyo Bus 8 armada, yang jalan 6 karena sedang yang 2 untuk cadangan. Mempunya kapasitas tempat duduk total 67, dengan rincian 41 tempat duduk dan 26 berdiri. Dengan pembagian warna pink untuk perempuan posisi kursi di depan, oranye untuk manula posisi di tengah dan merah untuk pria yang posisinya di bagian belakang. 


Tentunya Dinas Perhubungan Kota Surabaya juga tidak melupakan dari sisi keamanan untuk penumpang terutama berhubungan dengan kondisi darurat bis. Sehingga di dalam Suroboyo Bus juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas salah satunya adalah alat tanggap darurat seperti :


1. Martil Pemecah Kaca (Glass Breaker), yang ujungnya runcing berfungsi aga dengan mudah bisa memecah kaca di saat kondisi darurat. 


2. Tabung APAR (pemadam kebakaran), digunakan untuk berjaga-jaga kalau ada hal yang tidak diinginkan terutama semacam kebakaran atau kecelakaan yang mengakibatkan timbulnya api terutama dari dalam bis itu sendiri.  



3. Sedangkan fasilitas lainnya yang berhubungan dengan kenyamanan penumpang ketika melakukan perjalanan antara lain bis dilengkapi dilengkapi dengan handle  untuk pegangan penumpang yang tidak mendapat tempat duduk alias berdiri.


4. Di dalam bus juga terdapat 9 CCTV di setiap sudut bagian dalam bus dan 3 kamera pada bagian luar. 

3. Dilengkapi tombol STOP di beberapa titik. Sehingga memudahkan penumpang untuk menekan ketika mau turun di lokasi halte yang diinginkan. 



Makin keren kan kota kita tercinta Suroboyo? Nah, kamu yang juga ngakunya arek milenial yang kekinian. Pantau terus media sosial dari Suroboyo Bus dan Dinas Perhubungan Kota Surabaya ya? Karena disamping kamu bisa mengetahui rute dan fasilitas yang ada, kamu bisa mengikuti lomba-lomba yang sering diadakan lo. 


Jangan lupa follow ya @suroboyobus dan @DishubSurabaya



Sunday, September 23, 2018

Meet & Greet "Aruna & Lidahnya" siap Mengenyangkan Mata dan Perut Pecinta Film Indonesia



Palari Films dengan bangga mempersembahkan "Aruna & Lidahnya", sebuah sajian yang menggugah selesa. Disutradarai oleh Edwin (Posesif tahun 2017) dan dibintangi oleh aktor aktris terbaik Indonesia yaitu Dian Sastrowardoyo, Nicholas Saputra, Oka Antara dan Hannah Al Rashid. Film ini menyuguhkan kolaborasi akting para pemain yang apik juga presentasi drama komedi yang diracik dengan menarik. 


Mengambil lokasi syuting di Surabaya, Pamekasan (Madura), Pontianak, Singkawang dan Jakarta, film ini merekam keragaman kuliner Indonesia yang kaya pilihan. Berbagai makanan khas daerah tersebut muncul secara menggiurkan. Baik yang sudah dikenal luas seperti Rawon (Surabaya) dan Nasi Goreng sampai makanan yang hanya dapat ditemui di satu tempat seperti Campur Lorjuk (Pamekasan), Pengkang (Pontianak), dan Choi Pan (Singkawang).


Aruna dan Lidahnya menyuguhkan kisah drama yang di balut dengan kemasan santai. Berkisah tentang ARUNA (Dian Sastrowardoyo) yang ditugaskan bekerja berkeliling ke empat kota Indonesia sambil bertualang kuliner bersama kedua temannya, BONO (Nicholas Saputra) dan NAD (Hannah Al Rashid). Saat menjalani tugasnya, Aruna bertemu dengan mantan rekan kerja yang pernah ia taksir, FARISH (Oka Antara). Keempatnya terlibat dalam perjalanan penuh percakapan yang mengungkapkan kisah kehidupan dan rahasia terpendam.


Dalam pekerjaan investigasinya, ARUNA menemukan ketidaksesuaian data antara Pusat dan temuan lapangan yang menimbulkan kecurigaan. Sementara itu, situasi semakin rumit karena FARISH yang kini bekerja di Pusat kian mendesak ARUNA untuk tetap menjalankan prosedur. ARUNA pun mengalami konflik internal karena di satu sisi ia memendam kekaguman namun menyadari bahwa FARISH disalahgunakan oleh kepentingan yang tak diketahui keduanya.


Di film panjang kelimanya ini. Edwin mengeksplorasi sisi lain dari petualangan sinemanya. Film ini merupakan filmnya yang paling banyak memuat makanan dan dialog.



“Buat saya, manusia yang makan sambil ngobrol itu asik dilihat dan didengar. Obrolan di saat makan sering kali mempengaruhi rasa makanan yang kita makan. Demikian pula sebaliknya, rasa makanan yang kita makan bisa mempengaruhi kualitas obrolan kita di meja makan.” Ujar Edwin saat Media Gathering bersama awak media Surabaya yang bertempat di Ore CafĂ©.


Dikemas secara ringan oleh Edwin, film ini menampilkan dinamika grup yang unik. Film bergerak dengan obrolan di antara keempat karakter di meja makan namun tetap memiliki kedalaman. ARUNA yang sederhana, FARISH yang kaku, NAD yang petualang dan BONO yang rileks melebur di percakapan di atas meja makan yang menyenangkan juga mengenyangkan pikiran.


Seperti juga yang terjadi dalam keseharian, ketika empat orang berada dalam satu  perjalanan sangat mungkin hal-hal yang tak diinginkan terjadi seperti kesalahpahaman atau berprasangka. Film ini memotret keadaan tersebut dengan cara yang natural. Hubungan antar manusia ditampilkan sealami mungkin. Sehingga mudah bagi penonton merasa terhubung dengan para karakternya.


Dari sisi penyutradaraan, Edwin dapat mengolah perbedaan keempat pemeran menjadi kolaborasi yang cair sehingga para pemeran dapat mengeluarkan akting terbaiknya. Di film ini para aktor dan aktris ditantang untuk menjajal gaya akting yang berbeda. Dian Sastrowardoyo banyak bermain ekspresi muka yang jenaka, Oka Antara yang menjadi pegawai kantoran, Hannah Al Rashid yang tampil anggun, juga Nicholas Saputra yang jahil.



Dian Sastrowardoyo menyampaikan bahwa kerja sama dengan Edwin adalah hal yang sudah lama diidamkan, “Saya mengenal karya Edwin sejak lama  dan lalu banyak belajar dari film ini karena proses kerja Edwin yang terbuka terhadap pendapat para pemain tentang karakternya. Edwin adalah pendengar yang baik. Kami banyak berdialog tentang bagaimana sebaiknya membentuk karakter Aruna.”


Selain akting, film ini juga memuat musik yang nostalgik. Penata musik Ken Jenie dan Mar Galo memilih lagu-lagu lawas bernuansa pop jazz yang tak asing di telinga pencinta musik Indonesia. Film ini memuat soundtrack seperti “Aku Ini Punya Siapa” dari Januari Christy, lagu milik Jingga yang dinyanyikan ulang oleh Fe Utomo “Tentang Aku”, lalu tembang ciptaan Andre Hehanusa dan Adjie Soetama yang dulu dipopulerkan oleh Rida Sita Dewi dan kini dibawakan ulang oleh Monita Tahalea “Antara Kita”.


Selain lagu-lagu tersebut, ada juga lagu baru yang mempunyai kesan romantik seperti lagu dari Yura Yunita “Takkan Apa” dan dua lagu dari Mondo Gascaro yaitu “Lamun Ombak” (berduet dengan Aprilia Apsari/White Shoes & The Couples Company) dan satu lagu yang khusus diciptakan untuk film “Lebuh Rasa”.


Sebagai persembahan kedua dari Palari Films, Meiske Taurisia dan Muhammad Zaidy selaku produser berharap film ini dapat diterima penonton luas. Menyusul film Posesif yang mendapatkan tiga Piala Citra untuk Sutradara Terbaik, Aktris Utama Terbaik, dan Aktor Pendukung Terbaik, film Aruna dan Lidahnya tetap mengusung semangat untuk membuat sesuatu yang bermutu bagi penonton film Indonesia.


“Setelah tahun sebelumnya hadir dengan Posesif yang memberikan dimensi baru untuk film remaja, tahun ini Palari Films masih berkomitmen menyuguhkan kualitas melalui drama romantis berbalut kuliner yang menimbulkan senyum simpul bagi penonton film Indonesia,” ujar Muhammad Zaidy.


Meiske Taurisia juga menyampaikan bahwa, “Di film Aruna dan Lidahnya ini kita mengangkat pembicaraan sehari-hari yang sepertinya remeh temeh padahal mempunyai kedalaman yang dapat memperkaya pengalaman hidup. Sepenggal momen kecil dalam hidup pun bisa berdampak panjang ke kehidupan di masa datang. Semoga penonton dapat menikmati percakapan dalam filmnya dan hubungan persahabatan dan cinta di dalamnya.”


Film ini disutradarai oleh Edwin, ditulis skenarionya oleh Titien Wattimena. diproduseri oleh Meiske Taurisia dan Muhammad Zaidy. Pengarah sinematografi adalah Amalia TS, penyunting gambar W. Ichwandiar Dono. Produksi Palari Films didukung oleh GO-STUDIO Original, CJ Entertainment, Phoenix Films dan Ideosource Entertainment.


Meet and Greet di Marvel City Surabaya (dok.pri)

Para pemeran Aruna dan Lidahnya juga akan menyambangi lima belas kota mulai 21 September hingga 6 Oktober untuk bertemu langsung dan bercengkrama bersama penonton. Kota-kota yang akan didatangi antara lain kota Bandung, Malang, Surabaya, Solo, Jogjakarta, Jakarta, Bekasi, Depok, Cibubur, Pontianak, Palembang, Makassar, Semarang, Padang dan Medan.


Yuk yang penasaran, tonton Aruna dan Lidahnya yang kaya rasa: kuliner, cinta, persahabatan, intrik konspirasi di bioskop-bioskop Indonesia. Sajian yang rileks dan menyenangkan itu bisa dinikmati untuk disantap beramai-ramai mulai tanggal 27 September di bioskop kesayangan seluruh Indonesia. Catat ya!






Friday, September 21, 2018

Memanjakan dan Merawat Kulit di Hayyu Syar'i Skin Clinic Sidoarjo


Bagi para wanita, kesehatan dan kecantikan kulit pastinya menjadi salah satu perhatian utama. Memiliki wajah yang bersih, kulit mulus, lembut dan terbebas dari bintik hitam tentunya menjadi impian hampir semua wanita. Orang akan melihat penampilan pertama wajah kita yang bersih dan tidak kusam, akan menambah rasa percaya diri kita dalam beraktifitas sehari-hari. Tapi bagaimana ya perawatan wajah untuk yang mempunyai mobilitas tinggi seperti saya. Dimana setiap hari kegiatan selalu berada di outdoor, terkena angin dan panas terik matahari.



Kemarin saya menyempatkan diri untuk singgah ke klinik kecantikan khusus muslimah di Sidoarjo, Hayyu Syar'i Skin Clinic. Sebelumnya saya memang beberapa kali melakukan perawatan di klink Hayyu yang Surabaya. Pertimbangan kali ini, karena lokasi lebih dekat rumah  dan pengen nyoba klinik yang baru di buka beberapa bulan yang lalu itu. Langsung saya di tangani dokter Risha, untuk mengecek kondisi kulit wajah saya yang tampak terlihat kusam.


"Mobilitas tinggi berpengaruh pada kondisi kulit. Seperti kegiatan di luar ruangan, berkendaraan terbuka seperti naik motor atau ojek. Itu sangat mempengaruhi kondisi dan kesehatan kulit terutama wajah. Pemakaian sunblock sangat penting dan menjadi keharusan supaya wajah terlindungi dari paparan panas matahari." 


Demikian penjelasan dokter Risha ketika melakukan cek kondisi kulit wajah saya dengan alat canggih. Ini kali ke tiga saya melakukan perawatan di salon kecantikan yang memperkenalkan konsep syar'i tersebut. Pertama kali saya mencoba di kantor cabang yang baru, yang lokasi tepatnya di Ruko Suncity Mall Blok A-12 jalan Pahlawan No. 01 Sidoarjo.



Dokter Risha juga menjelaskan bahwa ketika cuaca panas tapi kita tidak menggunakan sunblock, akan cukup membahayakan kulit karena bisa terbakar matahari. 


Sebelum kita memilih perawatan yang sesuai dengan problem dan jenis kulit, disarankan untuk melakukan konsultasi dengan dokter yang ada. Jangan khawatir, konsultasinya gratis lo! Kita bebas bertanya dan minta saran untuk perawatan yang cocok, karena memang tiap orang mempunya problem kulit yang tidak sama.

Sebagai Klinik Kecantikan Kulit dan Syar'i pertama di Indonesia, Hayyu Syar'i Skin Clinic hadir untuk melayani muslimah dalam melakukan perawatan kesehatan kulit dan wajah dengan selalu berpedoman pada syariat-syariat Islam. 


Mengapa di sebut Syari?  Karena :


1. Selain kualitas, kehalalan produk dan bahan yang digunakan dalam melakukan pelayanan dan perawatan juga menjadi perhatian utama. 


2. Tidak melakukan praktik treatment pembentukan wajah (penambahan atau pengurangan) sebagai bentuk rasa syukur atas fitrah dan karunia Alloh. Serta guna terjauh dari larangan-larangan di dalam Al Quran. 


3. Hanya berfokus pada kesehatan dan perawatan kulit serta wajah secara alami sebagai bentuk dari ikhtiar dan rasa syukur atas karunia Alloh. Tidak berlebihan dan selalu mentaati perintah serta menjauhi larangan Nya. 


4. Akad tindakan dan produk dilakukan secara jelas di awal. 


5. Ditujukan khusus untuk Muslimah.



Selanjutnya saya menuju lantai 2 untuk dilakukan tindakan berupa facial. Hampir seluruh ruangan didominasi warna hijau mulai dari lantai satu sampai dua. Membuat suasana terasa adem dan nyaman. Apalagi lantunan lagu-lagu islami selalu menggema terdengar di setiap sudut klinik.




































Mbak Nisa masuk memperkenalkan diri, yang akan membantu membersihkan wajah saya atau di sebut cleansing. Karena selanjutnya, tindakan akan dilakukan oleh dokter Risha yaitu berupa pembersihan komedo dan memberi krim untuk flek-flek di wajah.



Tidak sampai menghabiskan waktu yang lama, akhirnya facialpun selesai. Kurang lebih 45 menit, wajah saya sudah tampak lebih cerah dari sebelumnya. Dokter Risha pun menyarankan supaya saya rajin melakukan treatment, agar flek-flek yang ada bisa sedikit berkurang. Karena ketika usia bertambah, justru kita tidak boleh menyepelekan perawatan wajah. Usia semakin bertambah, bukan berarti kita tidak boleh tampil cantik dan menawan bukan?


Ada 2 macam pelayanan di Hayyu Syar'i Clinic Sidoarjo, yaitu :


1. Medical Treatment

- Acne yaitu perawatan untuk membersihkan dan menyehatkan kulit berjerawat dan bekas jerawat. 

- Pigmentation yaitu perawatan mencerahkan kulit dan mengatasi masalah pigmentasi atau flek hitam. 

- Tightening yaitu perawatan untuk pengencangan dan peningkatan kolagenisasi kulit, sesuai dengan tuntunan Syar'i. 

- Rejuvenation yaitu meningkatkan kualitas sel-sel kulit dan mengurangi masalah kulit akibat penuaan. 


2. Non Medical Treatment 

- Acne yaitu perawatan facial untuk mengatasi kulit berminyak dan berjerawat disertai dengan relaksasi .

- Whitening yaitu perawatan facial untuk mencerahkan kulit wajah disertai dengan relaksasi. 

- Body Treatment yaitu perawatan yang berfungsi untuk mencerahkan kulit badan.


Untuk harga tidak bakal menguras kantong, kisaran 150-175 ribuan. Apalagi dalam rangka pembukaan klinik baru ini, akan ada diskon sejak 22 September - 30 Nopember 2018. Ada promo free facial bagi 100 pendaftar pertama, diskon 50% untuk facial dan diskon pembelian produk sebesar 10%.


Kalian yang ingin mencoba perawatan di Hayyu Syar'i Skin Clinic Sidoarjo, langsung saja ke Ruko Suncity Mall. Lokasinya tidak jauh dari Waterpark Suncity, atau tepatnya di sebelah kanan sekolah music Ahmad Dani. Untuk memantau berbagai promo dan diskon, bisa follow instagramnya @hayyusyari atau website http://www.hayyu.id/


Wednesday, September 19, 2018

Kemenkominfo Gandeng UMKM Membangun Industri Ecommerce di Indonesia Melalui Transaksi Online

Staff Ahli Menteri Kominfo Bidang Hukum, Prof Henry Subiakto saat menjelaskan perkembangan bisnis E-commerce di Forum Sosialisasi Belanja dan Jualan Online: Murah, Cepat, dan Aman di Graha Widya Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya pada hari  Rabu (19/9)


Saat ini terdapat potensi besar yang wajib digali di Indonesia, karena jumlah masyarakat yang memiliki akses terhadap internet
. Yang memungkinkan Indonesia untuk menjadi pasar transaksi online terbesar di Asia. Untuk itu di tahun 2020 mendatang, transaksi e-commerce di Indonesia ditargetkan mencapai US$ 130 milyar dan hal ini dapat terwujud jika UMKM turut terlibat dalam membangun pasar dari sisi penyedia barang.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengadakan Forum Sosialisasi Belanja dan Jualan Online: Murah, Cepat, dan Aman di Graha Widya Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya. Tidak hanya itu, juga mengadakan pelatihan serta fasilitasi dan simulasi jualan online mengajak pengusaha UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) membangun dan menggerakkan usaha ecommerce di Indonesia, mengingat potensi besar akan perkembangan transaksi online di Indonesia. 

Kali ini dengan menggandeng IWAPI serta marketplace Blibli, dalam memberi edukasi UMKM terkait penggunaan e-commerce. Diharapkan pelaku UMKM dapat semakin terstimulasi memaksimalkan e-commerce untuk mengembangkan usaha mereka. 

“Transaksi online melalui portal e-commerce semakin populer digunakan di masyarakat luas, dan hal tersebut dapat dinilai sebagai perkembangan positif. Karena semakin mudah menghubungkan penjual dan pembeli.  Dan harusnya UMKM semakin mengerti potensi pasar yang begitu besar. Edukasi penggunaan e-commerce penting untuk terus dilakukan.” jelas Septriana Tangkary, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian & Maritim. 

Septriana berharap melalui acara tersebut juga ingin melakukan sosialisasi gerakan Ayo UMKM Jualan Online. 

“Data Badan Pusat Statistik (BPS), kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia mencapai 61,41%, dengan jumlah UMKM hampir mencapai 60 juta unit. Namun, baru sekitar 8% atau sebanyak 3,79 juta pelaku UMKM yang sudah memanfaatkan platform online untuk memasarkan produknya. Padahal tren pergerakan konsumen semakin memberat di transaksi online.” jelasnya. 

Untuk mengatasi rasa enggan para UMKM untuk berpartisipasi dalam pengembangan e-commerce Indonesia, Kemenkominfo mengajak beberapa narasumber yang terkait untuk membantu menunjukkan proses onboard untuk pelaku UMKM, pengenalan pendaftaran jualan online dan bagaimana cara melakukan jualan online. 

Sementara Angger, Maintenance Blibli.co Surabaya mengatakan potensi pasar UMKM sangat besar. Apalagi Blibli.com memiliki laman khusus untuk UMKM dan produk lokal yakni Galeri Indonesia. 

Angger Maintenance Blibli.com Surabaya sedang memaparkan bagaimana produk UMKM bisa berjualan di portal blibli.com dalam edukasi bersama Kemenkominfo dan Iwapi di Surabaya (dok.pri)


"Ini peluang besar bagi UMKM untuk memasarkan produknya di e-commerce. Saat ini terdapat potensi besar yang wajib digali di Indonesia, karena jumlah masyarakat yang memiliki akses terhadap internet memungkinkan Indonesia untuk menjadi pasar transaksi online terbesar di Asia. Blibli.com siap menjadi mitra UMKM untuk bisa berkembang dengan memperluas pasar tidak hanya lokal, melainkan juga global.” jelas Angger.


Menurutnya di tahun 2020 mendatang, transaksi e-commerce di Indonesia ditargetkan mencapai US$ 130 milyar. Hal ini dapat tercapai, jika UMKM juga turut terlibat dalam membangun pasar dari sisi penyedia barang. 

Alasan Kenapa Harus Bisnis Online

Di era tekhnologi digital seperti sekarang ini, segala bentuk aktifitas lewat internet atau yang di sebut online semakin marak dan lebih disukai. Di samping praktis juga efisien, transaksi online di jamin murah, cepat dan aman.


Tetapi tentunya ada beberapa alasan yang menjadikan kita lebih memilih bisnis online, antara lain adalah :


1. Menjangkau pasar yang luas 

Semua orang tidak hanya di seluruh Indonesia, bahkan di seluruh dunia dapat mengakses produk kita dan melakukan transaksi tanpa dibatasi jarak dan lokasi.


2. Tidak harus ada lokasi 

Kita bebas menentukan lokasi bisnis, karena transaksi dilakukan melalui internet. Bisa dikelola di rumah atau bahkan ketika kita sedang bepergian. 


3. Memangkas biaya 

Bisnis online dapat memangkas banyak jenis pengeluaran seperti sewa tempat, operasional dan lain-lainnya.


4. Potensi pendapatan tidak terbatas

Melalui bisnis online, pendapatan kita tidak ditentukan oleh seberapa lama anda bekerja dalam sehati.


Ada kurang lebih 300 UMKM yang berpartisipasi dalam acara ini. Beberapa peserta yang cukup menonjol karena banyaknya pengunjung diantaranya adalah :

Batik Banyuwangi yang berani bermain warna


Menurut mbak Dian - asisten dari Galeri Batik Khanti yang menampilkan batik-batik khas Banyuwangi, bahwa ciri khas dari batik banyuwangi adalah warnanya yang cukup berani dan cerah. Kalau biasanya batik itu melulu berwarna putih, coklat atau hitam, tapi kalau batik Banyuwangi memunculkan aneka warna. Apalagi di tunjang bahan yang cukup bervariasai seperti katun dan chiffon. Penggemar batik Banyuwangi terdiri dari segala kalangan usia, dari yang muda sampai tua. 


Biasanya mengikuti pameran di seputar kota Banyuwangi, Sidoarjo dan Surabaya saja. Batik Banyuwangi Khanti berharap bisa menjangkau penjualan lebih luas setelah mengikuti pameran ini. Untuk itulah, manajeman sudah menyiapkan akun media sosial seperti instagram dan facebook.


ITTU Jewelry Collections memanfaatkan batu alam dari Pacitan

Booth dari ibu Agatha yang menampilkan aksesoris dengan merk ITTU (dok.pri)


Berawal dari hobi dan ingin mempersiapkan bekal di hari tua, ibu cantik yang aktif di organisasi IWAPI ini - Aurellia Agatha Sylvia, membuka bisnis di bidang aksesoris. Meskipun sudah mempunyai kantor Konsultan Pendidikan, Agatha (panggilan akrabnya) masih ingin mengisi waktu luangnya dengan kegiatan yang disukainya itu. Tapi dari kegiatan tersebut dia tidak hanya menghasilkan pemasukan tambahan, melainkan juga membuka lapangan pekerjaan buat orang lain. Beberapa anak yang berkebutuhan khusus dari YPAC di beri kesempatan membantunya dalam membuat asesoris. Ternyata mereka cukup mampu dan berbakat lo, di lihat dari produk yang terpajang di booth ITTU Jewelry Collections, nama merk yang digunakan untuk produk asesorisnya tersebut.

Ibu Agatha, owner dari ITTU Jewelry Collection (dok.pri)


Meskipun jarang ikut pameran, tapi penjualan lewat online cukup mendapat respon yang bagus dari masyarakat. Apalagi ITTU Jewelry Collection tidak hanya menjual produk sendiri, tapi juga menerima pesanan. Baik itu desain maupun bahan batu yang dipunyai customer. Sedangkan bahan dasar batu untuk asesoris tersebut, banyak di ambil dari Pacitan. Yang memang cukup terkenal dengan batu-batuan alam yang  sering dipakai untuk asesoris. Butik yang lokasinya di daerah Rungkut Menanggal Surabaya itu dari penjualan online biasanya sehari bisa menjual sekitar 20 produk. Bergabung dengan ecommerce diharapkan bisa mendongkrak penjualan lebih banyak lagi. 


Sebenarnya masih banyak lagi peserta yang mengeluarkan produk unggulan, tidak kalah dengan peserta lainnya. Surprise banget melihat antusias para pengrajin yang banyak memanfaatkan bahan-bahan lokal untuk dijadikan sumber penghasilan. Salut buat penyelenggara, terutama Iwapi yang memunculkan ide keren. Diharapkan acara semacam ini bisa sering dan diperbanyak lagi.

Antara lain para peserta yang mengikuti pameran (dok.pri)


Kemenkominfo dan semua pihak yang terlibat pada acara ini yakin bahwa melalui edukasi dan pelatihan yang diberikan, para UMKM dapat segera mengambil peran dalam pembangunan industri ecommerce di Indonesia, dan menghadirkan ragam barang yang menarik bagi pasar yang terus berkembang tersebut. 




Thursday, September 6, 2018

Seru-seruan Blogger Surabaya Cangkruk bareng Pricebook dan ASUS

Rasanya udah setahun lebih Surabaya tidak diampiri event ASUS. Surprise campur seneng dong, ketika ada informasi dari mas Endy Pricebook buat mengajak Blogger Surabaya cangkrukan sambil membedah keunggulan produk ASUS terbaru. 


Akhirnya acara dilangsungkan Kamis sore 06 September 2018 bertempat di Yello Hotel Jemursari Surabaya, hampri 25 Blogger Surabaya tumplek blek di ruang meeting M hotel Yello. Selain berkenalan dengan team Pricebook, sekaligus mendengarkan presentasi dari pihak ASUS  yang diwakili oleh bapak Firman.


ASUS Zenfone Live L1 Ram 3GB  dan ASUS Zenfone Max Pro M1 Ram 6GB 



ASUS selalu menghadirkan inovasi-inovasi teknologi kepada para penggunanya. Seperti belum lama ini ASUS meluncurkan varian baru  yaitu :



1.    Zenfone Live L1 Ram 3GB 


Zenfone Live L1 memiliki layar dengan lebar 5,45 inci dengan resolusi HD+ (1.440 x 720 piksel), berteknologi IPS dan mempunyai aspek rasio 18:9 sehingga memenuhi bagian depannya. 


Berkat layar penuhnya, Zenfone Live L1 ini memiliki bodi smartphone 5 inci pada umumnya. Sayangnya produk ini tidak dibekali dengan sensor fingerprint, namun ASUS memberikan alternatif Face Unlock untuk membuka kunci smartphone dengan cepat hanya menggunakan wajah. Dapur pacu smartphone ini dipercayakan pada chipset Qualcomm Snapdragon 425 Quad-core berkecepatan 1,4 GHz yang didampingi GPU Adreno 308. 


Zenfone Live L1 yang resmi hadir di Indonesia memiliki varian yang terdiri dari RAM 2 GB + ROM 16 GB dan RAM 3 GB + ROM 32 GB yang dapat ditambahkan microSD hingga 2 TB. 


Menariknya smartphone ini memiliki 3 slot Tray sekaligus sehingga memungkinkan penggunanya dapat menyematkan 2 kartu SIM dan 1 kartu microSD sekaligus di dalamnya. 


Dari sektor kamera, smartphone yang satu ini telah dibekali dengan kamera belakang beresolusi 13 MP ditambah PDAF dan LED Flash yang bisa menghasilkan foto dengan baik. Sedangkan kamera depannya mempunyai resolusi 5 MP yang sudah lumayan baik untuk menunjang foto selfie, wefie, atau video call. 


Pusat energinya dipercayakan pada baterai dengan kapasitas 3000 yang diklaim oleh pihak ASUS mampu bertahan lama dalam pemakaian normal. Namun saya sendiri lebih menyukai smartphone ASUS dengan Android yang dibalut ZenUI karena lebih hemat baterai dibandingkan dengan sistem operasi Android murni. 


Tak hanya itu, Zenfone Live L1 sendiri telah dibekali dengan Wi-Fi, Bluetooth, dukungan dua kartu SIM dengan jaringan 4G-LTE, dan port microUSB dengan kemampuan USB OTG (On-The-Go). Smartphone ini sendiri dijual di Indonesia dengan harga yang mencapai Rp 1.399.000 untuk varian RAM 2 GB dan Rp 1.699.000 untuk varian RAM 3 GB.


2. ASUS Zenfone Max Pro M1 Ram 6GB 



ZenFone Max Pro (M1) adalah generasi smartphone terbaru dengan platform Snapdragon 636 yang memiliki performa dan ketahanan yang maksimal yang bisa membawa anda lebih jauh dari yang anda pikirkan. Dengan layer Full View 6 inci Full HD+ (2160x1080) 18:9 yang memukau, baterai 5000mAh yang tahan lama, system dual kamera dan juga audio yang bombastis, ZenFone Max Pro memenuhi semua kebutuhan Anda dikesehatian yang padat. 


Info lengkap tentang ASUS, kalian bisa akses lewat website-nya di https://www.asus.com/id/ atau instagramnya @asusid



Mengenal Pricebook

Seperti pepatah, tak kenal maka tak sayang. Rasanya memang kurang sreg kalau kita tidak mengenal yang punya gawe alias yang ngundang Blogger Surabaya untuk acara seru sore ini. Dialah "Pricebook" yang keberadaannya bisa di cek di website-nya https://www.pricebook.co.id/ yaitu situs perbandingan harga gadget dan elektronik nomor 1 di Indonesia. 



Ibu Amanda Fazriah selaku Marcomm Manager dari Pricebook membuka acara sekaligus mengenalkan dan memperkenalkan apa itu Pricebook.


Pricebook membandingkan harga, lokasi, delivery, metode pembayaran, termasuk membantu partner dalam hal promosi dan mengajak pengguna berbelanja online dan offline dengan tepat dan cerdas. Pricebook mencari harga terendah di pasar online maupun offline untuk produk-produk elektronik seperti handphone, smartphone, powerbank dan asesoris hp. Pricebook juga mencari harga terendah perangkat komputer mulai dari laptop, desktop, dan tablet. Jangan lupa follow juga instagramnya ya @pricebook_id.



Kali ini Pricebook menyelenggarakan acara dengan menggandeng salah satu brand smartphone asal Taiwan, yakni ASUS. Di momen kali ini, Pricebook dan ASUS Indonesia ingin bertatap wajah langsung dengan media dan blogger asal Surabaya. Melalui kesempatan yang sama, ASUS Indonesia juga sekaligus memperkenalkan secara lebih dekat 2 produk smartphone terbaru mereka, yaitu ASUS ZenFone Live L1 yang bertajuk “The Real Full View for Everyone” dan ASUS Zenfone Max Pro M1 “Limitless Gaming”.


Monday, September 3, 2018

Bingung cari kue buat hajatan? Beli Paket Hemat Amanda Brow aja!


Pagi ini saya mau belanja kue buat pengajian rutin perumahan yang kebetulan ketempatan di rumah saya. Lumayan belanja banyak nih, karena peserta pengajian hampir satu RW. Jadi sudah bayangin mau bawa kotak-kotak kue yang cukup banyak. Supaya nggak repot, akhirnya dianter sama mas suami bawa mobil. Sebelum sampai toko kue, suami mampir dulu beli bensin di SPBU Tropodo. Ketika tanpa sengaja, pandangan mata tertuju pada banner yang terpampang nyata di outlet Amanda persis posisi di depan saya. Wah....lagi ada promo nih, kebetulan banget. 



Tanpa pikir panjang, saya langsung ke outlet yang sudah lama menjadi langganan kalau mencari produk Amanda Brownies yang fresh dengan harga lebih murah. Sebenarnya dari bulan kemarin saya sudah mendengar promo paket hemat Amanda Brow ini dari teman yang tinggal di Bandung. Tapi memang waktu itu masih berlaku hanya di Jawa Barat. Padahal sudah ngebet banget pengen beli varian-varian kesukaanku nih.


Seorang pramuniaga langsung menyambut ramah dan sayapun nanya tentang paket promo yang ada di banner depan outlet. Tak lupa saya juga cerita kalau mau ada acara pengajian. Mbak pramuniaga kemudian menjelaskan promo Paket Hemat Amanda Brow yang ternyata berlangsung mulai tanggal 3 September kemarin dengan batas waktu yang belum ditentukan (berakhirnya). Wah masih bisa menikmati paket promo dalam waktu lama dong.


Nah, buat teman-teman yang mau ada hajatan apapun. Misalkan pengajian, arisan, reuni, pesta kecil di rumah atau yang baru pulang haji mau bikin syukuran. Paket Hemat Amanda Brow ini akan menjadi alternatif pilihan yang tepat. Apa saja paketnya? 



Ada 3 macam promo dari Paket Hemat Amanda Brow, yaitu : 


1. Paket Pink 

Paket Pink terdiri dari varian Pink Marble, Original dan Srikaya Pandan. Dengan harga normalnya 122.000 tapi cukup dengan 112.900 bisa mendapatkan 3 rasa favoritmu.


2. Paket Blue 

Paket Blue terdiri dari Tiramisu Marble, Blueberry dan Original. Harga normalnya adalah 124.000 menjadi hanya 114.900 rupiah saja.


3. Paket Choco 

Sedangkan Paket Choco terdiri dari varian Choco Marble, Original dan Cheese Cream. Harga yang biasanya 144.000 menjadi hanya 133.900 saja lo! 


Nah... sebelum ngeborong Paket Hemat Amanda Brow ini, perhatikan juga ketentuan-ketentuan yang berlaku ya, antara lain : 


1. Promo ini tidak berlaku untuk weekend (hari Sabtu & Minggu), tanggal merah dan penjualan ketika ada event. 

2. Pembelian paket promo ini tidak bisa digabungkan dengan promo yang lain. 

3. Varian tidak bisa ditukarkan dengan yang lain (jadi sesuai dengan paket yang sudah ditentukan). 

4. Promo ini berlaku hanya di outlet-outlet resmi. 


Jangan sampai salah, karena reseller Amanda Brownies juga sudah sangat banyak di hampir seluruh pelusuk Indonesia. Semua menyajikan produk yang fresh dengan semua varian kesukaan kita. Tapi, hanya di outlet resmi yang melayani pembelian paket ini. Jadi nggak ada salahnya kalian cek di website resmi amanda yaitu www.amandabrownies.co.id