Thursday, January 25, 2018

Pempek Farina, mulai dari kaki lima sampai menjadi primadona kuliner di Surabaya


Menyebut "empek-empek atau pekmpek", pasti sudah sangat familiar di telinga. Terutama penggemar kuliner makanan tradisional Indonesia. Karena pekmepk merupakan makanan khas dari Palembang yang banyak sekali peminatnya, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Penjual pempek pun bermacam-macam mulai dari gerobak kaki lima, gerobak keliling, bahkan ada restoran khusus untuk menikmati makanan yang terbuat dari ikan tenggiri dan tepung kanji ini. Selain bisa didapatkan di kota asalnya, pempek juga bisa dinikmati di kota-kota lainnya. Di Surabaya, ada salah satu produsen pempek yang cita rasanya tidak perlu diragukan lagi yaitu Pempek Farina. 


Berawal dari pedagang kaki lima pada tahun 1994, kini Pempek Farina sudah menjadi yang terdepan dalam kancah kuliner di Indonesia. Dengan membawa visi menjadikan Primaboga Nusantara Inti sebagai perusahaan kuliner yang menjadi pilihan utama pelanggan dan mengangkat kekayaan kuliner lokal Indonesia sampai ke tingkat internasional, Pempek Farina membuka peluang bisnis franchise bagi siapa saja yang berminat ingin memiliki bisnis. Telah berdiri selama 23 tahun, tentunya Pempek Farina memiliki pengalaman manajemen bisnis yang baik, sehingga bisa menjadi mitra bisnis yang akan memberikan pelayanan terbaik pula. 


Pempek Farina telah mempunyai lebih dari 20 cabang yang tersebar di Surabaya, Sidoarjo, dan pada tahun 2017 juga menambah outlet cabang mereka di Makassar dan Bali. Sebagai perusahaan kuliner yang terus ingin maju, dibantu dengan Tim Research dan Development, Pempek Farina juga terus menghadirkan banyak variasi menu. Selain berbagai macam pempek, seperti pempek lenjer, pempek kapal selam, tekwan, adaan, juga tersedia paket kemasan praktis untuk dibawa pulang yaitu paket ekonomis dan paket to-go. Untuk memudahkan konsumen dalam menikmati pempek, Pempek Farina juga tersedia dalam kemasan beku yang bisa didapatkan melalui hampir seluruh marketplace. 



Dalam perjalanannya, Pempek Farina telah berhasil mendapatkan beberapa penghargaan bergengsi dalam industri kuliner Indonesia seperti: The Best Food Stall Third Winner – Culinary Award (2016), Anugerah Wirausaha Indonesia (2017), The Best Franchise Startup Award (2017), Anugerah Brand Indonesia (2017), Indonesia Best Performing Franchise Award Winner (2017). Tentu saja, dengan adanya penghargaan ini semakin membuktikan bahwa cita rasa pempek dari Pempek Farina sangat khas, banyak digemari, dan tidak perlu diragukan lagi kualitasnya. 


Test Food bareng Blogger


Pada hari Rabu siang 24 Januari 2018 dengan menggandeng 20 foodblogger Surabaya, manajemen Pempek Farina mengadakan gathering yang bertempat di gerai Pempek Farina jalan Rungkut Asri Barat XII No. 13 Surabaya. Acara yang bertajuk "testfood"  tersebut salah satunya adalah untuk menerima masukan secara langsung dari para foodblogger yang notabene juga penggemar kuliner yang doyan banget makan. Diharapkan ada penilaian yang obyektif serta kritik membangun untuk perkembangan selanjutnya. 



Di sambut oleh bapak David Christian selaku Bussiness and Development Manager dari Pempek Farina, yang mengisahkan sejarah dari awal berdirinya Pempek Farina sampai berkembang dan memiliki banyak cabang di Surabaya, termasuk Bali dan Makasar. 


Pempek Farina memiliki banyak variasi menu seperti pempek kapal selam, pempek lenjer, adaan dan yang berkuah seperti tekwan dengan harga yang sangat ekonomis serta terjangkau. Pelanggan juga bisa membeli yang kemasan beku untuk bisa di bawa pulang atau sebagai oleh-oleh. Karena Pempek Farina sudah menjadi jaminan cita rasa yang sangat di sukai bagi penggemar kuliner makanan khas Palembang ini. Bagi yang tinggal di kota Surabaya dan sekitarnya bisa juga pesan lewat Go Food. Sedangkan bagi pelanggan luar Surabaya bisa menggunakan Marketplace. 


Kesempatan pertama yang saya cicipi adalah Tekwan. Kebetulan waktu itu pas Surabaya sedang diguyur hujan deras, kayaknya cocok banget menikmati tekwan yang hangat dengan kuahnya yang super gurih ini. Ada potongan pempek lenjer, bihun, irisan seledri, udang goreng dan jamur kuping yang ditaburi bawang goreng. Saya baru pertama kali mencicipi tekwan, langsung ludes hanya dalam hitungan 10 menit sampai kuah-kuahnya. Nikmat sekali. Jadi kalau sedang ke gerai Pempek Farina, rugi banget kalau tidak mencoba Tekwan juga.



Beberapa saat kemudian keluarlah menu andalan yang menjadi favourite semua penggila kuliner pempek tersebut, yaitu Pempek Kapal Selam. Tampilannya sih biasa saja, hampir sama dengan pempek yang lain. Tapi ketika kuahnya sudah mampir di lidah, menyeruak rasa segar dan manis yang betul-betul pas. Tidak ada rasa asam yang biasanya identik dengan kuah pempek. Seperti kata pak David, untuk menentukan rasa yang pas itupun harus mengadakan tes rasa berkali-kali. Sehingga akhirnya bisa mendapatkan kombinasi sangat pas.



Sekilas Tentang Pempek Farina 

Pempek Farina pertama kali berjualan pada tahun 1994 dengan gerobak kaki lima di pinggir Jalan Tidar Surabaya. Setelah itu pada tahun 2007, Pempek Farina mulai berjualan di mall-mall di Surabaya dan semakin digemari karena kualitas produk dan pemilihan baku yang tepat. Untuk memperluas pasar, Pempek Farina mulai berjualan dengan konsep restoran. 


Cabang pertama dibuka pada tahun 2009 di Jalan Nginden Surabaya. Hingga tahun 2017, Pempek Farina telah memiliki lebih dari 20 cabang dan kini juga membuka peluang franchise produk yang terjamin kualitasnya.


Dari begitu banyak cabang Pempek Farina di Surabaya, saya paling sering singgah di gerai Pasar Atom dan Royal Plaza. Pertama kali merasakan Pempek Farina ketika saya masih kerja di ITC Mega Grosir Surabaya, dan sejak itulah saya mulai jatuh cinta dengan kuliner ini. Makanya nggak berani nyoba yang lain, karena takut kecewa hehehe.

10 comments:

  1. seumur-umur belum pernah nyomba pempek. tapi kalau dari penampakan pempek farina cukup menggoda lidah mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. yang jelas kuahnya enak banget....pas antara kecut dan manisnya
      yuk kapan2 kesana...

      Delete
  2. Suka banget yang tekwan sama model, emang dasarnya suka yang kuah-kuah. Gurih banget kuahnya. Kapan-kapan ke sana lagi

    ReplyDelete
    Replies
    1. tekwannya memang beda ya
      gurih dan seger banget...apalagi dimakan anget2

      Delete
  3. Biasanya sih makan empek-empek dari penjual yang berkeliling di depan rumah, belum pernah nyiba empek-empek yang dibuat di restoran

    ReplyDelete
    Replies
    1. pekmpek farina bisa pesan lewat go food mbak
      yg jelas, rasanya mantap banget

      Delete
  4. Jadi Lapar deeeh, malam malam begini enaknya makan apa ya? salam kenal ya

    ReplyDelete