Tuesday, July 25, 2017

Seru-seruan ikut Journey Food di ajang Petro Agrifood Expo 2017


Pada hari Sabtu tanggal 22 Juli 2017 yang baru lalu, saya mendapat kesempatan untuk mengikuti acara Journey Food bersama beberapa rekan selebgram dan foodblogger yang berasal dari Malang, Surabaya, Sidoarjo, Gresik dan Madura. Acara yang bertajuk Petro Agrifood Expo 2017 itu diadakan oleh pabrik pupuk terbesar di Jawa Timur yaitu PT Petrokimia Gresik berupa kunjungan ke Kebun Percobaan. Sedangkan Food Journey adalah rangkaian kegiatan dari Petro Agrifood Expo 2017 yang berlangsung dari tanggal 21 - 23 Juli 2017. 


Kebun Percobaan atau sering juga di sebut Buncob PT Petrokimia Gresik ini, di pakai sebagai lahan riset yang berkala bagaimana cara mengaplikasikan pupuk secara tepat. Berasal dari riset tersebut selanjutnya akan menghasilkan temuan inovasi baru. Seiring keberhasilan program riset tersebut, kini Buncob menjadi media sarana edukasi pendidikan masyarakat luas. 


Di samping di ajak menikmati suasana pedesaan yang menghijau dengan hasil yang berlimpah, kita juga di beri edukasi mengenai Ketahanan Pangan Nasional. Ada beberapa spot yang kami kunjungi. Yang pertama adalah spot sawah. 


Yang menarik ketika kami berada di lahan Uji Produksi Galur Mandul Jantan (CMS) benih padi Hibrida, banyak informasi seputar bagaimana menentukan formula yang bagus buat pertumbuhan padi. Pastinya pengolahan itu menggunakan pupuk buatan Petrokimia Gresk yang terus berupaya untuk terus berinovasi untuk hasil pertanian yang subur dan maksimal hasilnya.



Sapi yang lagi saya kasih makan ini jenisnya Limousine. Yang dikembangkan oleh PT Petrokimia Gresik, jenisnya adalah sapi pedaging. Badannya besar dengan berat sekitar 200 kilogram dan baunya tidak terlalu menyengat. Itu karena pemberian probiotik yang bisa mengurangi aroma tidak sedap dari kotoran sapi.


Spot selanjutnya adalah ke Penangkaran Rusa. Ternyata PT Petrokimia Gresik juga melakukan pengembangbiakan hewan langka, salah satunya adalah Rusa Bawean. Rusa Bawean adalah rusa yang hanya di temui di pulau Bawean. Spesies ini termasuk langka dan terancam punah seperti yang pernyataan dari IUCN. Populasinya hanya tersisa 300 ekor, karena mereka hidup dalam kelompok kecil yang terdiri dari rusa betina dengan anaknya atau rusa jantan yang mengikuti betina untuk kawin. Hewan ini termasuk hewan nokturnal atau aktif mencari makan di malam hari. 


Spot selanjutnya adalah ke perkebunan melon. Salah satu alasan Petrokimia Gresik menanam melon karena bisa tumbuh selama 2 bulan saja. Pada acara PAE 2017 ini, masyarakat bisa ikut memetik buah melon dengan gratis.



Selanjutnya banyak spot-spot yang kami kunjungi. Disana banyak sekali kebun sayuran, buah dan tanaman hias yang sangat asri sekali. Sehingga kami yang sudah berkeliling hampir 2 jam tidak merasakan matahari yang sebenarnya cukup terik.  

Seperti yang saya lihat ini yaitu tabulapot atau kepanjangan dari tanaman bua dalam pot. Ada beberapa jenis jeruk mulai dari jeruk pecel sampai sunkist. Juga buah kedondong, jambu biji sampai buah alkisa yang cukup asing di telinga.

Konservasi atau riset yang tepat dan berkala juga menghasilkan tanaman unggulan. Seperti di lahan Buncob (Kebun Percobaan) PT Petrokimia Gresik, tanaman sayur tumbuh subur dengan pantauan dan treatmen yang baik.


Ketika saatnya makan siang, para selebgram & foodblogger mendapat surprise dari tuan rumah. Yaitu di ajak makan ala bancakan di tepi sawah, di bawah pohon yang rindang. Kebayang kan gimana rasanya? Makan bancakan ini memang lagi ngetrend di kalangan dunia perkulineran. Yaitu semacam makan rame-rame di atas daun pisang dengan menu bancakan atau menu ala jawa. Makan keroyokan  ini langsung pakai tangan, tanpa sendok (dalam bahasa jawa di puluk), dengan berbagai menu khas Gresik. Seperti otak-otak bandeng, sate udang bakar, pepes daging, urap-urap dan lain-lainnya. Nikmat banget rasanya :)




Mengikuti journey food di Petro Agrifood 2017 kali ini memang sangat mengesankan dan seru banget. Bisa melihat secara langsung hasil padi yang mulai di tanam sampai bisa dinikmati waktu makan siang keroyokan, penangkaran rusa dan pengembangan sapi, metik melon, lihat rumah kaca sampai belanja buah dari voucher hadiah hehehehe. Pokoknya Petrokimia sangat luar biasa dan top banget. Yang begitu peduli dan menjadi pionir dalam mengembangkan stabilisasi pangan di Indonesia.

Maju terus Petrokimia dengan semua inovasinya. Semoga negeri kita semakin makmur dan sejahtera karena andilmu!

10 comments:

  1. WHoaaa asyik banget ya mbaaa, moga2 next time ada lagi doong
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
  2. Aku teringat sama kebun Begonia yang ada di Bandung. Ada lahan yang ditanami buah dan sayuran juga. Tapi gak ada hewan ternak sih. Asyik ya bisa berwisata di sana, lumayan buat foto2 hahaha

    omnduut.com

    ReplyDelete
  3. Serunya jalan jalan ke kebun..dibuka untuk umum nggak ya?

    ReplyDelete
  4. Wah wah ada penangkaran rusa segala.Ini bikin anak2,pasti hepilah

    ReplyDelete
  5. Tanaman melon nya cantik cantik banget ya..mbayangin segernya kalo habis metik langsung dimasukin kulkas..
    pas habis keliling kebun panas panas terus dikasih melon dingin, pasti wenak hehe

    ReplyDelete
  6. Jambu bijinya menggiurkan sekali mbak, kalo lihat jambu biji bohai seperti itu langsung ngecesss. Btw seru juga ya acaranya...

    ReplyDelete
  7. Mbak, buah-buah itu kalau sudah matang dijual dimana? Di kirim-kirim ke pasar atau dibagikan ke masyarakat sekitar? Melonnya besar-besar, harganya berapaan kalau dibeli?

    ReplyDelete
  8. Wuih serunyaa mbak, duh aku senang banget nih klu kmren bisa ikutan. Secara di rumah suka bercocok tanam jd biar tahu inovasi2 dr petrokimia gresik lewat buncob-nya

    ReplyDelete
  9. Serunyaaa pas makan ala bancakan. Itu porsinya banyaaak banget ����

    ReplyDelete
  10. Nama acaranya unik,...festival Ngidam. Btw gimana rasanya makan dari nasi yg langsung ditanam di sawah mbak?

    ReplyDelete