Thursday, March 9, 2017

Menunggu Realisasi PINA 2017

Foto milik : http://images.cnnindonesia.com/

Menunggu Realisasi PINA 2017 - Di penghujung tahun 2017 ini ada berita gembira buat kita semua. Pastinya buat seluruh rakyat Indonesia. Karena, Presiden Joko Widodo dan Kepala Bappenas telah meresmikan financial closing Pembiayaan Investasi Non Anggaran pemerintah atau PINA. Skema pembiayaan ini merupakan skema baru selain program public private partnership (PPP) maupun kerjasama pemerintah dan badan usaha (KPBU). Skema PINA adalah salah satu cara pemerintah dalam mendorong pembangunan infrastruktur secara masif. Di tengah minimnya dana yang dimiliki, maka skema seperti PINA ini diharapkan bisa ikut serta mempercepat pembangunan infrastruktur yang merata di setiap daerah. 


Foto milik : http://www.bappenas.go.id/

"Pentingnya peran pemerintah dalam mendorong partisipasi swasta, terutama dana-dana kelolaan jangka panjang seperti asuransi, dan dana pensiun untuk mencapai target-target pembangunan infrastruktur nasional. Pemanfaatan dana-dana tersebut untuk proyek-proyek infrastruktur bukan hanya menguntungkan, tetapi juga dapat menjadi salah satu alternatif investasi jangka panjang," ujar Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro.

Foto milik : http://www.bappenas.go.id/

Tentu saja ini merupakan kabar gembira bagi masyarakat yang sudah lama merindukan fasilitas-fasilitas umum bisa bagus dan nyaman dinikmati. Program PINA di desain untuk mengisi kekurangan pendanaan proyek-proyek infrastruktur prioritas yang membutuhkan modal besar, tapi tetap di nilai baik secara komersial. Untuk dapat menjalankan proyek-proyek ini, BUMN dan swasta pengembang infrastruktur harus memiliki kecukupan modal minimum. 

Foto milik : http://www.bappenas.go.id/

Selama ini, permodalan BUMN di topang dan sangat tergantung kepada anggaran pemerintah melalui Penanaman Modal Negara (PMN). Ruang fiskal APBN saat ini semakin terbatas, sehingga dibutuhkan sumber-sumber non anggaran pemerintah dengan memanfaatkan dana kelolaan jangka panjang yang setengah menganggur seperti pada dana-dana pensiun dan asuransi baik dari dalam maupun luar negeri. Untuk itulah, kenapa PINA sangat penting.

Foto milik : http://www.bappenas.go.id/

Seluruh masyarakat Indonesia dimanapun berada, pasti sedang menunggu realisasi dari program PINA ini. Karena bagaimanapun, perkembangan ekonomi yang semakin meningkat akhir-akhir ini pasti sangat tergantung juga pada infrastruktur yang ada. Terutama dengan makin gencarnya promosi pariwisata Indonesia ke luar negeri dengan dibarengi kunjungan wisatawan mancanegara yang semakin meningkat, tentunya tidak disia-siakan oleh pemerintah kita. 

Tak terkecuali blogger yang demen jalan-jalan kayak saya ini. Tentunya sangat mengharapkan infrastruktur yang berhubungan dengan akses transportasi bisa semakin bagus. Jadi bisa traveling dengan nyaman dan senang, sehingga bisa menceritakan keadaan alam Indonesia dengan segala fasilitasnya dengan hepi



1 comment:

  1. wah mbak aku ngelu moco tulisan mambu duit ngene iki hekekeke..

    dengan skema pembiayaan seperti itu smoga pembangunan dapat berjalan dengan baik dan lebih cepat

    ReplyDelete