Sunday, November 6, 2016

Jelang Jelajah PLTP Kamojang Dan Konservasi Elang Jawa Di Kamojang Garut

Banner event (foto milik wegi.org)


Jelang Jelajah PLTP Kamojang Dan Konservasi Elang Jawa Di Kamojang Garut - Sudah hampir 3 tahun saya bergabung dalam kegiatan Bank Sampah, yang berhubungan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Lebih dari setahun saya bergabung di Wegi - We Green Industry, komunitas yang banyak menyuarakan serta ajakan untuk melindungi bumi dari segala macam kerusakan alam. Baik dari perlakuan manusia itu sendiri maupun dari efek industri. Beberapa kali saya mengikuti kegiatan Wegi sejak Wegi 5 berkunjung ke Semen Tuban sampai diskusi dengan wakil rakyat di gedung DPR. Di samping semakin lama suka dengan segala aktifitasnya, saya pun bangga sekali bisa menjadi salah satu bagian dari mereka. 


Kemarin saya cukup surprise ketika menerima email undangan dari komunitas Wegi selaku pelaksana kegiatan untuk mengikuti acara Jelajah PLTP Kamojang Dan Konservasi Elang Jawa pada tanggal 11-12 Nopember 2016 di Kamojang Garut. Tanpa banyak pertimbangan, saya pun membalas email tersebut dan menyatakan untuk siap mengikut kegiatannya. Sayapun mencari informasi tentang Pertamina Kamojang di internet, dan menemukan banyak berita yang cukup membuat saya semakin penasaran. 


Ternyata, PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) sudah mendapatkan peringkat Proper Emas selama 5 tahun berturut-turut. Tentu ini bukanlah hal yang mudah. Karena tak jarang, peringkat Proper Emas yang sudah di raih bisa turun atau bahkan tidak mendapatkannya lagi di tahun-tahun berikutnya. 


Direktur Utama PT PGE Irfan Zainuddin menerima Proper Emas dari Wakil Presidan Jusuf Kalla (foto milik PGE)


Dengan bangga, Direktur Utama PT PGE bapak Irfan Zainuddin mengungkapkan rahasia prestasi perusahaan panas bumi itu dalam mendorong pengembangan kegiatan pengelolaan lingkungan hidup pada operasional sehari-hari. Seperti yang saya kutip dari website PGE bahwa menurutnya, Proper sebagai salah satu mekanisme penilaian kinerja penataan lingkungan dan sosial, telah mendorong PGE untuk terus mempertahankan pengelolaan lingkungan terbaik dengan mengembangkan berbagai inovasi baik dari segi pengembangan kegiatan operasional yang ramah lingkungan, pemanfaatan sumber daya optimal, juga mengembangkan inovasi pengembangan energi terbarukan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan motto perusahaan yaitu "Memanfaatkan Energi, Mengembangkan Sinergi, Menguatkan Kemandirian Ekonomi".


Inovasi yang dilakukan antara lain, pengembangan sumber listrik panas bumi skala kecil yaitu portable turbine berkapasitas 750 watt, dan bladeless turbine dengan kapasitas 3200 watt. Yakin pemanfaatan energi uap panas bumi dari jalur bleeding untuk penyediaan energi listrik di sekitar daerah operasional. Ada juga inovasi lampu thermoelectric yang memanfaatkan perbedaan suhu di sekitar jalur pipa uap untuk di ubah menjadi energi listrik alternatif sebagai penerangan lingkungan. Inovasi ini bahkan mendapatkan penghargaan Satya Lancana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia. Sementara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, inovasi yang dilakukan yakni pemanfaatan uap geothermal untuk budidaya anggrek dan pengembangan alat pengering kopi. 


"Proper juga mendorong kami untuk mewujudkan sinergi dengan alam sekitar dalam menjaga kelestarian lingkungan. Seperti melalui program green school (sekolah berwawasan lingkungan) dan program pengembangan bank sampah berbasis masyarakat" papar Irfan. 


Sinergi stakeholder diwujudkan melalui kerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung melalui program pengembangan Desa Wisata Geothermal Kamojang. Kegiatan meliputi pengembangan Geothermal Information Center (GIC) sebagai pusat informasi dan edukasi geothermal, pengembangan kuliner, pelestarian Domba Hias (plasma nutfah), pengembangan Taman Wisata Alam Kawah Kamojang dan Danau Pangkalan. 


Foto milik : Leo Kusuma - Kompasiana


Selain dengan pemerintah daerah, PGE juga bekerja sama dengan BBKSDA (Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam) Jawa Barat untuk Pengembangan Pusat Konservasi Elang di Kamojang, serta Pengembangan Taman Wisata Alam Kawah Kamojang. Jadi, dengan adanya Proper inilah semakin membuktikan pengembangan bisnis geothermal dapat dilakukan selaras dengan pelestarian lingkungan sosial. Gemilang emas Kamojang menjadi bukti PGE menjalankan bisnisnya senantiasa mengedepankan prinsip-prinsip berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.


Informasi-informasi yang keren di atas itu membuat saya semakin semangat menjelang hari H yang kurang 5 hari lagi. Tentunya saya juga sudah tidak sabar untuk menyaksikan sendiri inovasi dan prestasi dari PLTP Kamojang yang telah melibatkan masyarakat dalam menjaga serta memanfaatkan lingkungan. Jadi, tunggu cerita saya ya.....


4 comments:

  1. Makin penasaran dengan PLTP Kamojang ini, jalan2 yang anti mainstrean, seruuu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. udah mbayangin nanti seru-seruan ya teh.... c u

      Delete
  2. Yess, aku beruntung bisa ikutan jelajah #PertaminaKamojang. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. tosss.... sama mas sandra
      inshaa alloh kita ketemu di bandung ya...

      Delete