Saturday, July 30, 2016

Sosialisasi SEREMPAK Mengajak Perempuan Melek Teknologi


Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak atau yang disingkat KPPPA, mencoba mengajak para perempuan Indonesia untuk melek teknologi. Lewat kegiatan yang mengambil tema "Menjaring UKM Dengan Serempak", dilaksanakan pada hari Senin 25 Juli 2016 di Hotel Mercure Mirama Surabaya. Memberikan sosialisasi serempak kepada organisasi perempuan yang terdiri dari UKM dan professional supaya bisa menggunakan serta memanfaatkan tekhnologi serta informasi di era yang semakin canggih ini. 



Pukul 9 lebih 15 menit saya sampai di lokasi, sudah banyak peserta yang berdatangan. Karena sesuai yang tertera dalam undangan, acara rencana di mulai pukul 9 dan diharap bisa datang 30 menit sebelumnya. Saya langsung mengisi buku tamu khusus blogger, sekaligus registrasi ulang. 


Sebelum masuk ke ruangan, saya sempat melihat beberapa UKM turut memeriahkan acara dengan memajang produk-produk mereka. Salah satunya seperti foto di bawah ini adalah berupa produk minuman herbal. Sepertinya sekarang minuman herbal memang lagi digemari. Baik itu berupa minuman tradisional seperti jamu-jamuan ataupun minuman modern seperti yoghurt. Hampir di semua restoran juga menyajikan minuman herbal sebagai salah satu pilihan. 




Sebelum acara inti di mulai, ibu Martha Simanjuntak dari Iwata Jakarta menyapa para peserta, blogger dan undangan. Serta membagikan pengalaman tentang bagaimana cara menjaring peluang untuk UKM. Di samping itu, beliau juga bagi-bagi hadiah buat para peserta roadshow yang bisa menebak pertanyaan dari beliau seputar kegiatan pada pagi hari itu dan website Serempak.



Sebelum menginjak acara utama, para peserta dipersilahkan untuk menikmati sessi coffee break. Dimana sudah disediakan kopi, teh dan makanan kecil untuk mengisi perut yang biasanya mudah keroncongan kalau di pagi hari.

(dok.pri)

Tidak lama kemudian acara pun di buka dengan tari Remo, yang merupakan tarian tradisional dari Jawa Timur. Dibawakan oleh siswi-siswi dari SMA Muhammadiyah Surabaya. Yang kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan yaitu Indonesia Raya.



Selanjutnya, wakil dari KPPPA Jawa Timur memberikan sambutan yang isinya antara lain. Melalui event SEREMPAK ini, diharapankan kepada semua perempuan bisa paham dan memanfaatkan teknologi. Sehingga kesenjangan gender di bidang IT tidak akan terjadi lagi. Karena baik pria maupun wanita mempunyai hak untuk mengakses dan menggunakan tekhnologi informasi.

Wakil dari KPPPA Jawa Timur membuka acara (dok. @Serempak_ID)

Menginjak acara diskusi, acara akan di pandu oleh moderator Hadiatul Hikmah SH yang juga owner dari Selaris.

Moderator dan nara sumber siap memberikan materi (dok.pri)

Kesempatan pertama diberikan kepada ibu Ratna Susianawati - Asisten Deputi Kesetaraan Gender Bidang Infrastuktur dan Lingkungan KPPPA (Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI).

Beliau menyampaikan bahwa di Surabaya ini merupakan roadshow yang kedua setelah seminggu yang lalu baru kembali dari Makasar, Sulawesi Selatan. Sedangkan untuk roadshow terakhir akan dilaksanakan di kota Medan. KPPPA sangat concern untuk mulai menyebarluaskan berbagai program yang sudah mulai membranding komunitas. Bagaimana mewujudkan program kebijaksanaan yang bisa di dukung oleh masyarakat, karena menyadari masih banyak keterbatasan.


Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sangatlah penting di jaman sekarang yang serba canggih ini. Pengguna internet di Indonesia berjumlah 88,1 juta orang. 51% adalah laki-laki dan 49% adalah perempuan. Oleh sebab itu, beliau menghimbau para perempuan Indonesia untuk memanfaatkan tekhnologi dalam mengembangkan bisnis. Perempuan bisa berkontribusi aktif dalam bidang ekonomi dengan internet yang handal. Kesetaraan gender maksudnya adalah semua status manusia. Baik itu laki-laki, perempuan, anak, difable, lansia dan lain-lainnya. Untuk tema kali ini yang diangkat adalah perempuan , karena kondisi dan keberadaannya dalam potensi pembangunan bisa maksimal dalam berkontribusi.

Yang tidak kalah menarik adalah dalam perdagangan bebas MEA, banyak proses migrasi tenaga kerja. Di jawa timur banyak tenaga kerja dari Malaysia, Thailand, China. Menjadi pertimbangan kita hars mempunyai daya saing yang kuat. KPPPA juga mengembangkan industry rumahan yang lebih banyak didoominasi produk makanan, handycraft dan herbal (jamu2 tradisional).


Nara sumber yang kedua adalah ibu Sry Rahayu SE yang minta kepada moderator untuk di panggil Ayu. Beliau adalah owner dari PT. Panca Aryns dan Aryns FarmMenurut bu Ayu, media sosial sangat membantu sekali dalam hal promosi produk.

Narasumber pertama ibu Sry Rahayu (dok.pri)

Tetapi masih banyak hambatan yang dia terima dalam hal berbisnis yang menggunakan tekhnologi internet, biasanya adalah dari :

1. Team, ketika merekrut karyawan tapi kemampuan mereka hanya dalam urusan yang berkaitan dengan komunikasi online atau chatting. Tapi ketika harus memberikan laporan pekerjaan, maunya dengan mencetak.

2. Mitra Kerjayang retail rata-rata dari kota kecil seperti Pasuruan atau Ponorogo. Yang belum menggunakan email dalam urusan bisnis. Jadi masih harus memberi masukan kepada mitra kerja untuk menggunakan tekhnologi internet. 

Sedangkan srategi untuk kelangsungan usaha menurut beliau yang terpenting diantaranya adalah promosi, jaringan dan sdm.



Nara sumber yang ke 3 adalah ibu Ina A. Murwani, MM. MBA sebagai Deputy Head of Marketing BINUS Business School Jakarta. Beliau mengatakan bahwa brand bukanlah sekedar nama. Tapi seperti manusian harus mempunyai kepribadian. Supaya bisa mudah menjalin hubungan dengan konsumen. 

Bu Ina sedang memberikan materi (dok.pri)

Dan yang perlu diingat ketika akan promosi adalah yang dipromosikan itu adalah brand. Bukan produk. Jadi sebelum promosi harus di lihat, apakah produknya sudah tepat. Baik dari segi nama, rasa maupun kemasannya. Sedangkan bisnis lewat online tetaplah bisnis. Harus siap untung dan siap rugi. Makanya jangan tanggung-tanggung.


Tips dari bu Ina dalam mempromosikan produk (dok.pri)

Menutup acara, ibu Martha Simanjuntak yang juga Founder Iwita (Indonesian Woman IT Awareness) memperkenalkan portal interaktif sebagai media komunikasi seputar Perempuan dan Anak yaitu www.serempak.id. Website yang berisi tentang informasi kegiatan perempuan dan anak, serta pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang di pandu oleh pakar di bidangnya. Diharapkan, website ini tidak hanya menampung ide dari masyarakat. Tapi juga menyalurkan aspirasi serta partisipasi dalam membangun Indonesia melalui KPPPA.

Ada banyak keunggulan kalau gabung di website Serempak, yaitu :

1. Prakarsa pemerintah

2. Gerakan komunitas

3. Cakupan luas

4. Berbasis teknologi

5. Konten mudah di akses dan digunakan

6. Mendukung berbagai macam format media (live chat dan jurnalisme warga)

7. Memiliki struktur organisasi


www.serempak.id (capture webstite)



No comments:

Post a Comment