Friday, April 22, 2016

Menjadi Dokter Untuk Diri Sendiri

Dokumentasi milik : clear.co.id


Sudah 4 hari saya terkapar di tempat tidur tanpa bisa melakukan aktifitas apa-apa. Dari mulai kena flu berat sampai penyakit Asam Lambung yang kambuh. Memang tidak bisa dipungkiri. Meskipun rasanya badan ini masih cukup kuat hingga tetap di pacu untuk melakukan banyak kegiatan. Tapi kalau  memang sudah waktunya diistirahatkan, akan memberi sinyal keras. Terutama kalau di dukung juga oleh faktor U.

Membahas masalah Asam Lambung, Ini memang penyakit yang sudah dikaruniakan kepada saya sejak remaja. Dan tidak terhitung berapa kali kambuh dan berapa kali saya harus mendapat penanganan yang lebih intensif. Katanya sih penyakit spesial orang sibuk. Karena saking sibuknya, jadwal makan tidak teratur atau bahkan sering lupa makan. Benarkah demikian?

Penyakit asam lambung adalah dimana naiknya produksi asam lambung dari saluran pencernaan (lambung). Biasanya dikarenakan asupan makanan yang kurang baik dan tidak teratur. Terutama ketika kita mengkonsumsi makanan yang kadar keasamannya tinggi dan memicu meningkatnya produksi asam lambung ke perut. (kesimpulan dari beberapa info yang saya rangkum sendiri).

Biasanya saya suka lupa akan nasehat-nasehat dari dokter. Karena kadang aturan yang diberikan tidak sesuai dengan apa yang saya mau. Maka saya mencoba berselancar ke beberapa website yang bisa memberikan tips yang mudah, murah dan tidak mengikat (terutama bagi saya).

Jadi, inilah tips untuk mencegah asam lambung kambuh versi saya, adalah :

1. Makan teratur dan tepat waktu.
Sebenarnya tidak sulit. Karena perut kita pasti selalu memberi tanda atau isyarat kalau sudah waktunya di isi. Kadang saya sok sibuk atau sedang ada kegiatan di luar. Tapi saya selalu membawa kacang goreng dan roti mari yang rutin untuk camilan kalau belum ada waktu untuk segera makan berat. Disarankan jangan sangu makanan kecil yang berat semacam roti tawar. Karena kalau perut sudah merasa kenyang, tidak akan ada asupan lagi ke lambung. Padahal belum mencukupi makanan yang harus di terima.

2. Menghindari kopi, kalau tidak bisa ya paling tidak mengurangi.
Saya penggila kopi. Dari melek mata di pagi hari sampai mau tidur, bisa menghabiskan sekitar 5 gelas (meskipun bukan kopi murni yang hitam). Nah seminggu kemarin itu saya sedang menyelesaikan banyak pekerjaan menulis. Yang saya kerjaan antara pukul 12-3 pagi. Setiap harinya tidak kurang 3 gelas kopi saya minum, untuk menemani ngelembur. Itulah yang mengakibatkan asam lambung saya kambuh dan fisik saya drop karena memang jam-jam seharusnya buat istirahat tapi saya paksa untuk bekerja.

3. Mengunyah makanan dengan lembut.
Anjuran nabi untuk mengunyah makanan sebanyak 32 kali, sebenarnya ada maksud dan tujuannya. Di samping kita bisa menikmati rejeki dari Tuhan, akan memperingan tugas alat pencernaan dalam mencerna makanan.

4. Menghindari stress yang berlebihan.
Manusia selama masih hidup pasti tidak akan pernah lepas dari masalah. Kalau pengen tidak punya masalah, ya jangan hidup. Tapi jangan biarkan masalah itu menyulitkan dan membebani hidup kita. Itu menurut saya looooo… Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. Semua ada proses. Ketika proses itu sedang berjalan, jangan lupa ikhtiar dan pasrah atas kehendak Tuhan yang sudah ditetapkan untuk kita. Karena apapun masalah yang kita hadapi, mungkin jalan untuk kita menjadi manusia yang meningkat derajadnya. Maaf, disisipi sedikit ceramah ya hehehehe…

5. Minum susu kedelai.
Ini salah satu jenis susu yang saya suka dan sudah hamper 10 tahun saya konsumsi. Saya tadinya mau searching untuk lebih melengkapi data, tentang kandungan apa saja di dalam susu kedelai. Tapi karena saya belum terlalu fit untuk berlama-lama di depan computer, saya cukup merasakan manfaatnya dari susu kedelai itu sampai sekarang. Terutama para wanita yang menginginkan kulit halus dan terawat. Rutin minum susu kedelai tiap hari juga akan menambah kesegaran dalam beraktifitas.

Dengan berbagi pengalaman ini, semoga bisa sekaligus mengingatkan saya juga para sahabat untuk selalu menjaga kesehatan dan jangan teledor dengan jadwal makan. Marilah menjadi dokter untuk diri sendiri. Karena sakit itu menyiksa sekali teman...


Salam sehat…




1 comment:

  1. Setuju mbak, ptg bgt pengetahuan seputar kshatan. Setidaknya pertolongan pertma kita yg jadi dkternya. Apalagi klw pnya anak, ibu hrus siap sedia kan.

    ReplyDelete