Sunday, November 29, 2015

Berbagi Energi Positif Di Netizen Gathering - MPR RI

Meskipun sudah seminggu lebih berlalu, tapi masih terasa begitu hangat dan melekat dalam ingatan saya. Acara Netizen Gathering bersama MPR RI yang dilaksanakan beberapa waktu yang lalu di Solo Jawa Tengah. Dan disini, saya ingin bercerita dari awal sampai akhir kenapa saya bisa beruntung menjadi salah satu peserta yang terpilih itu. Tapi ternyata menyisakan juga rasa sedih ketika saya harus menceritakan kembali momen yang cukup berkesan waktu itu. Ternyata....saya belum bisa move on sodara hehehehe (bibir tertawa tapi hati merintih....eeeaaaaaa). Pliiiiisss jangan diketawain ya? Karena kalian pasti akan tahu alasannya kenapa saya (dan sepertinya teman-teman yang lain juga) tidak bisa begitu saja move on? Tentunya setelah baca cerita saya di bawah ini.

Berawal dari status fesbuk Mak Pon alias Mira Sahid - blogger paling ngehits sejagad raya republik blogging. Dan sayapun di tag oleh beliaunya. Tidak menunggu sampai setengah jam, respon dari teman-teman terutama para blogger di dunia fesbuk pun langsung ramai membahas sistem pendaftarannya. Termasuk saya, segera mendaftarkan diri lewat link registrasi yang sudah tercantum jelas. Setelah itu? Saya mencoba melupakan dan tidak terlalu berharap banyak. Karena saya merasa masih sebagai blogger pemula, dengan kualitas blog yang jauh dari yang lain. Tapi berharap juga kan? Pasti dong. 

Dan akhirnya harapan itupun terjawab sudah. Ketika saya menerima email dari panitia audisi gathering MPR RI yang menyatakan bahwa saya lolos seleksi tahap awal. Saya pun balas email tersebut sesuai petunjuk, dan berlanjut terus sampai pada akhirnya saya menerima email konfirmasi terakhir beserta jadwal gathering mulai dari keberangkatan sampai kepulangan. 

Artikel promo dari MPR RI

Ternyata dari Surabaya telah terpilih 10 orang blogger yang berasal dari beberapa kota di Jawa Timur. Yaitu saya sendiri mencantumkan kota Waru sebagai daerah asal, Adinda Novelia dari Sidoarjo, Nuzulul Arifin dari Mojokerto, Didik Jatmiko Bojonegoro, Vicky Faisal dari Sumenep, Umar Fadil dari Bangkalan, Entas Suliana dari Pasuruan, sedangkan dari Surabaya adalah Rinaldy Purwanto, Nurul Rahmawati dan Muhammad Rosiy.

Sejak menerima email pertama, saya dan teman yang lain sudah langsung membuat group WA sebagai sarana komunikasi. Ketika ada email konfirmasi terakhir, selanjutnya kami sepakat untuk berangkat bersama-sama dari Surabaya naik kereta api. Sedangkan untuk pulangnya memilih naik pesawat, karena tiket kereta sudah habis.

Di bawah ini adalah foto dokumentasi dari mulai awal keberangkatan, juga selama kegiatan berlangsung sampai kembali lagi ke Surabaya.

Dimulai jumat pagi jam 6 para kloter Surabaya berkumpul di stasiun Gubeng Surabaya, karena kami akan naik kereta api Argo Wilis yang jam 7 tepat. Dan sesuai harapan, kedatangan kereta tidak terlambat. Begitu juga dalam menempuh perjalanan ke Solo, tepat waktu sesuai yang tercantum dalam tiket. Pukul 10.35 WIB ular besi itu sudah memasuki stasiun Solo Balapan, tujuan akhir perjalanan kami kali ini. Setelah sebentar berfoto-foto ria di sekitar stasiun, kami langsung mencari taksi untuk mengantar ke lokasi gathering yaitu hotel Lorin. Karena rombongan terdiri dari 9 orang, akhirnya kelompok di bagi 2 dan memilih mobil sejenis Avanza yang bisa mengangkut semuanya. Makhlum rombongannya banyak dan tidak kecil-kecil lagi hehehehe.  Tanpa penawaran yang alot, akhirnya terjadi kesepakatan harga. Dan langsung kami pun di antar ke lokasi yang ternyata sedikit jauh terletak di luar kota Solo. Pak sopir yang ramah itupun merangkap menjadi guide sambil memperkenalkan jalan dan gedung yang dilewati, yang menyimpan sejarah.

4 cewek peserta Gathering dari Surabaya
Ketika baru sampai di Stasiun Solo Balapan
Sesampai di hotel, sepertinya kloter dari Surabaya adalah peserta pertama yang sudah hadir. Terlihat dari penampakan hotel yang masih sepi dari rombongan yang seperti kami. Tepatnya kayak orang mau mengungsi dengan barang bawaan yang banyak dan beraneka ragam. Tapi ternyata perkiraan saya keliru. Tidak berapa lama, kami di ajak ke ruang sekretariat panitia. Disana sudah ada team panitia dan wakil dari Setjen MPR yaitu mas Andri. Setelah saling bersapa dan memperkenalkan diri, ketahuan ternyata kloter Bandung sudah ada sebagian yang datang. 

Di lobi Lotin Hotel sambil menunggu peserta dari daerah lain yang belum datang
Sambil menunggu persiapan kamar, saya dan mbak Nurul menyempatkan diri untuk sholat Dhuhur di mushola hotel. Tidak sampai setengah jam, kemudian kami bergabung kembali di ruang sekretariat panitia. Disana sudah pada makan siang semua. Setelah itu, peserta yang sudah datang di absen sambil dibagiin tas, kaos dan kunci kamar. Alhamdulillah, saya dan mbak Nurul bisa satu kamar. Langsung kami menuju kamar nomor 8112 yang letaknya di lantai dasar, satu lantai dengan lobi dan sekretariat panitia. Lumayan lah, jadi tidak harus repot-repot naik turun lift.

Peserta yang sudah mendapat kamar, bisa istirahat dan membersihkan diri sambil menunggu acara yang akan berlangsung pukul 7 malam. Termasuk saya dan mbak Nurul yang lega bisa beres-beres barang dan leyeh-leyeh melepas lelah.

Pukul 19.00 WIB saya dan mbak Nurul menuju resto Kampung Ikan tempat acara akan berlangsung. Ternyata semua peserta sudah hadir dan komplit dengan panitia gathering dari Setjen MPR. Diawali makan malam, semua peserta berbaur sambil ngobrol seru. Karena kebanyakan memang sudah saling kenal, bahkan sering bertemu. Seperti saya, banyak ketemu dengan kompasianer luar kota yang sebelumnya juga sudah pernah bertemu waktu ada acara di Jakarta seperti teh Efi Fitriyah dari Bandung dan Herliyanto dari Makasar. 
Makan malam sebelum acara di mulai
Ramah tamah
Bpk Andriyanto - Kabag KPDSI Setjen MPR RI
Acara di buka oleh bapak Andriyanto, Kabag KPDSI Setjen MPR. Yang menyampaikan bahwa acara gathering di Solo kali ini bukan hanya mengumpulkan para netizen saja. Tapi sangat diharapkan adanya ide, masukan atau pemikiran dari para blogger terkait penggunaan IT dalam mensosialisasikan 4 Pilar MPR.

Bapak Maruf Cahyono - Kabiro Humas Setjen MPR RI
Sedang bapak Maruf Cahyono - Kepala Biro Humas Setjen MPR dalam sambutannya menerangkan bahwa acara ini memang baru pertama kali diadakan. Dengan harapan akan mendapat pemikiran dan cara yang tepat agar kegiatan sosialisasi 4 Pilar dengan di dukung oleh para netizen, bisa di terima sampai ke masyarakat luas bahkan sampai ke pelosok daerah.

Seluruh peserta Gathering bersama team dari MPR RI
Selesai acara, masih dilanjutkan dengan ramah tamah dan ngobrol ringan. Tidak hanya dari team MPR tapi juga dari peserta lintas blogger dan daerah. Yang jelas sangat seru, hangat dan rame banget. Sampai akhirnya, tak terasa malam semakin larut. Peserta harus kembali ke kamar masinig-masing untuk beristirahat dan mempersiapkan stamina buat esok hari.

* * *

Suasana makan pagi di hari pertama
Acara pagi di buka dengan sarapan bersama di resto Bale Raos. Selesai makan dilanjutkan acara foto-foto di sekitar hotel yang memang memiliki pemandangan indah dan masih serba alami. Untuk blogger pasti tahulah spot-spot yang memang harus dijadikan objek dan untuk stok foto pribadi. Siapa tau suatu saat pasti dibutuhkan entah untuk review atau lomba. Yang jelas, tidak ada yang tidak mungkin buat blogger dalam urusan foto hehehehe...

Karena makan pagi tadi molor dari jadwal semula, di tambahi pula terlalu asyik berfoto ria. Akhirnya acara untuk diskusipun sedikit molor hampir sejam. Untuk kelompok 2 yang kebetulan adalah kelompok saya, tempat diskusi berpindah dari rencana semual di outdoor. Karena ternyata tempatnya di pakai untuk outbond, akhirnya diskusi kelompok 2 di meeting room Hotel Lorin I. 

Ruang diskusi untuk kelompok 2
Suasana ketika diskusi baru di mulai

Suasana diskusi ketika berlangsung
Inilah suasana diskusi kelompok 2, yang kelihatannya sih so serius tapi ternyata sangat santai dan hangat. Bahkan tanpa terasa waktunya melebihi jam makan siang dan molor sampai satu jam lebih. Mungkin seperti itu juga ya para wakil rakyat kalau lagi membahas masalah negara? Saking rumit dan detailnya masalah yang di bahas, jadi lupa waktu hehehehe.

Foto bersama keloompok 1 dan team MPR seusai diskusi
Dan, akhirnyaaaaaaaaa.....waktunya jalan-jalaaaannnn. Wajah sumringah sudah memancar di hampir semua peserta gathering. Eh panitianya juga sih hehehehe. Karena, meskipun acara diskusi tadi berlangsung cukup santai namun serius, ternyata kata kunci "jalan-jalan" cukup membuat semuanya jadi tambah semangat. Tidak mengurangi antusias ketika peserta harus di bagi-bagi menjadi beberapa kelompok. Karena kendaraan yang mengantar peserta bukan bis pariwisata yang bisa langsung menampung seluruh peserta menjadi satu.

Tuuuuhh kaaaannn.... di dalam kendaraan selama perjalanan saja, selalu di isi acara foto, selfie, welfie bahkan rame-rame. Sepertinya tidak ingin melepas setiap detik momen berkumpul bersama sahabat blogger lainnya. Kapan lagi nih bisa seperti ini...

Semua ceria ketika mau jalan-jalan
Dan, di bawah ini adalah foto-foto keseruan selama melakukan wisata kota Solo. Dari Keraton Mangkunegaran, dilanjutkan ke pusat oleh-oleh kota Solo sampai hunting batik di kampung Laweyan. Acarapun di tutup dengan makan malam di resto Boga Bogi.

Di depan keraton Mangkunegaran
Ulah Rosiy yang menghasilkan foto cantik
Pulwan Keraton (abaikan yang paling kiri)
Berburu batik di kampung Laweyan
Suasana makan malam
Dimana saja dan kapan saja, selpih rame-rame
Sesampai di hotel, ternyata kami belum bisa langsung beristirahat. Padahal si bantal sama selimut sudah memeluk hangat ketika badan ini merebah sebentar di atas tempat tidur begitu masuk ke kamar. Apalagi setelah mandi dan keramas (karena memang sepertinya dari ujung rambut sampai ujung kaki terasa pekat banget), mata ini sudah tidak bisa di ajak kompromi. Ibarat lampu pancarannya sudah meremang tinggal 3 watt. Tapi mas Yudi dari Semarang sebagai Ketua Kelompok 2 sudah manggil-manggil untuk mengajak berdiskusi guna mengambil kesimpulan yang akan dipresentasikan esok hari. Diskusi berlangsung hingga pukul 11 malam. Walaupun belum tuntas tas tas tapi karena semua sudah pada capek berat, akhirnya kami membubarkan diri untuk kembali ke kamar masing-masing dan beristirahat.

Membuat hasil diskusi rame-rame di lobi hotel

* * *

Makan pagi di hari terakhir
Sarapan pagi di hari terakhir, masih dihiasai dengan sesi foto-foto bareng. Memang rasanya tidak ingin melepaskan momen yang langka ini. Ya iyalah, kapan lagi bisa di undang lembaga tinggi negara kebanggaan kita yaitu MPR RI. Mungkin saat berfoto lebih banyak daripada saat makan. Sampai kami harus diingatkan lagi oleh mas Andri sang pilot eh ketua panitianya hehehehe.

Sampai sang kapten harus ngingetin hehehe
Toh team dari MPR memang sangat sabar dan telaten ngadepin para blogger yang lagi hepi bertemu sahabat-sahabat dari beberapa wilayah Indonesia itu. Kurang puas berfoto di tempat makan, ketika kembali ke kamarpun masih dipuas-puasin untuk berwelfie ria. Siapa lagi kalau bukan saya, mbak Nurul dan Rian. Lihat tuh gayanya....kompak dan centil banget kan wkwkwkwkwk :D

Di atas balkon kamar 8112 - 3 cewek bergaya
Dari atas balkon 8112 - 3 cewek menyapa
Menuju Kampung Ikan, tempat penutupan gathering
Akhirnya kami bert-3-pun luluh, karena sudah di panggil-panggil sama sang pilot (baca mas Andri) untuk segera mendarat dari balkon. Dan bergabung dengan teman-teman yang lain di Kampung Ikan. Acara kali ini, selain presentasi atau kesimpulang dari Ketua Kelompok 1 dan 2 atas diskusi kemarin, juga acara penutupuan Gathering Netizen - MPR RI. Kembali bapak Maruf Cahyono menyampaikan kesan dan harapan agar para netizen turut mengsupport dan membantu sosialisasi program 4 Pilar MPR supaya bisa berjalan sukses dan di terima dengan baik oleh masyarakat. 

Ketua Kelompok 1 - Yudi dari Semarang
Bpk Maruf Cahyono - menutup gathering Solo
Setelah itu, acara gathering ditutup dengan foto bersama. Semua peserta berbaur dengan team lengkap dari Sekretariat Jendral MPR RI. Dan selanjutnya harus berkemas untuk kembali ke kota masing-masing.

Kolaborasi kloter SBJ (Surabaya-Bandung-Jogja)
Foto seluruh team dan peserta gathering
Semoga suasana kegembiraan dan kehangatan yang terpancar lewat foto-foto di atas bisa menularkan energi positif bagi siapapun yang membaca artikel saya ini. Disana ada keragaman, perbedaan dan perubahan. Tapi disana ada juga kehangatan, kerukunan dan kebersamaan. Itu terbukti dari hubungan silaturahmi yang masih terjalin sampai sekarang, di hampir semua media sosial. Bukan satu hal yang berlebihan. Karena semua itu kembali ke niat dan hati masing-masing.

Nantikan tulisan saya selanjutnya ya, masih berkaitan dengan Netizen Gathering bersama MPR RI. Tapi dalam sudut pandang dan tema yang berbeda. Terima kasih sudah berkunjung di blog saya...



Waru, 29 Nopember 2015





No comments:

Post a Comment