Monday, May 18, 2015

Kebahagiaan Dalam Bingkai Kebersamaan

suami selalu siap mengantarkan kapan saja (itu salah satu bentuk dukungan pada kegiatan saya) biasanya sekalian ajak anak-anak.
Hampir 15 tahun berkarir kemudian harus keluar dari pekerjaan yang sudah mapan dan menjanjikan, adalah satu hal yang membuat dilematis. Dengan 3 putra yang makin beranjak dewasa dan membutuhkan biaya tidak sedikit, tentunya seorang istri diharapkan bisa membantu menopang kebutuhan ekonomi keluarga. Tapi karena ada satu alasan yang sangat penting, akhirnya saya tidak mempunyai pilihan lain. Harus rela melepas karir yang cukup bagus dan gaji di atas rata-rata. Karena keluarga, terutama anak-anak sangat membutuhkan saya di samping mereka.

Suami rela mengantar dan menunggui (berbaju putih nomor 2 dari depan kanan) dan saya berbaju hitam ketika ada acara blogger di Malang sampai acara selesai.

Awalnya memang cukup sulit. Tapi suami selalu memberi semangat dan membebaskan saya mencari kegiatan yang bisa dikerjakan di rumah. Salah satunya adalah berwiraswasta dengan membuat asesoris yang kemudian saya jual secara online. Selanjutnya saya juga menekuni dunia tulis menulis atau yang dinamakan blogger. Semua kegiatan itu memang bisa saya kerjakan di rumah. Tapi ada kalanya saya juga harus keluar untuk membeli bahan asesoris atau mengikuti kegiatan blogger, yang waktunya bisa juga malam dan di luar kota. Dengan dukungan suami yang selalu memberi semangat dan kepercayaan, sehingga semua kegiatan itu bisa menghasilkan tambahan pendapatan untuk keluarga. Tidak segan-segan pula suami mau mengantarkan saya untuk berbelanja bahan asesoris atau keluar kota bila ada acara blogger. Kalau saya bisa berangkat sendiri, beliau yang gantian menjaga anak-anak di rumah. Sudah hampir 6 tahun kami saling mendukung dalam berkegiatan dan menjaga anak-anak secara bersama-sama dan gotong royong.





No comments:

Post a Comment