Saturday, February 21, 2015

Meditasi Untuk Melawan Depresi

Pagi ini aku menyelesaikan pekerjaan rumah dengan sedikit terburu-buru. Jam 8 mau ada tamu yang berkunjung – Nana, dulu sahabat waktu jaman kuliah. Kemarin lewat telpon dia cerita kalau sudah satu bulan ini sering di landa stress. Banyak persoalan yang datang bersamaan. Dari masalah dengan suami, sekolah anaknya, teman kantor, atasan sampai dengan masalah pribadinya sendiri. Saya yang mendengarnya saja hampir ikutan stress. Dia takut kalau permasalahan ini semakin berat akan membuat dia depresi, tapi malu kalau  harus konsultasi ke psikiater.

Akhirnya saya sarankan untuk ketemuan saja, karena curhat akan lebih enak kalau bertemu langsung daripada lewat telpon. Awalnya Nana ngajak ketemuan di mall yang deket rumah. Tapi saya paksa dia untuk datang ke rumah saja. Karena saya sudah punya rencana. Solusi membantu Nana tidak dengan nasehat atau mendengarkan dia menjabarkan ceritanya, tapi sesuatu tindakan yang saya yakin akan bisa sedikit membantu mengurangi stress yang dia rasakan sekarang.

Ketika Nana nelpon memberitahu kalau sudah agak deket rumah, saya pesan supaya dia mampir ke warung ujung jalan dekat pintu masuk perumahan buat beli ketan bubuk. Yaaaaa…makanan ndeso berupa ketan putih ditambahi parutan kelapa dan serbuk bubuk kedelai dengan rasa yang manis, adalah jajan pasar kesukaan kami berdua sejak jaman jadi anak kos. Bahkan sampai sekarang.

***

DEPRESI adalah gangguan mental umum yang ditandai dengan kesedihan, kehilangan minat atau kesenangan, perasaan bersalah, kesulitan berkonsentrasi, tidur terganggu, nafsu makan berubah dan energi rendah. Masalah ini dapat menjadi kronis atau berulang dan menyebabkan gangguan besar dalam kemampuan seseorang untuk menjalankan tanggung jawab sehari-hari. Pada kasus yang parah, depresi dapat menyebabkan bunuh diri.

DEPRESI MAYOR ditandai dengan kombinasi gejala yang mengganggu kemampuan untuk bekerja, belajar, tidur, makan, dan menikmati kegiatan menyenangkan. Jenis kurang parah dari depresi, distimia (atau gangguan distimik), melibatkan gejala kronis yang tidak serius. Banyak orang dengan distimia juga mengalami episode depresi mayor pada suatu saat dalam kehidupan mereka. Tipe lain dari depresi adalah gangguan bipolar (manik depresif).


MEDITASI menurut saya adalah satu kegiatan semacam relaksasi yang bertujuan untuk melepaskan pikiran dari semua hal yang membebani, mencemaskan, menakutkan bahkan mengkhawatirkan yang sedang terjadi dalam hidup kita sehari-hari. Dan selanjutnya bisa menerima, menyikapi, menentukan tindakan atau mencari penyelesaian masalah dengan bisa berpikir secara tenang dan positif.

Kira-kira setahun yang lalu, saya tidak sengaja bertemu teman seorang presenter di satu televisi lokal Jawa Timur. Dia adalah host dari satu program kesehatan alternatif di beberapa televisi di Surabaya. Ternyata dia sekarang mendalami dunia kesehatan khusus kebatinan yaitu MEDITASI. Dari perbincangan tersebut, dia memberikan sedikit tips sederhana dalam melakukan meditasi yang bisa di lakukan di rumah setiap saat. Saya sering mempraktekkannya secara rutin. Waktunya adalah sepertiga malam ketika saya selesai sholat tahajud atau pagi hari ketika suasana rumah sudah sepi dan tenang.

***

Sebelum memulai meditasi, saya membuat teh hangat untuk dinikmati bersama  ketan bubuk yang tadi di bawa Nana. Tentu saja sambil ngobrol diselingi canda ketika kami menyinggung cerita nostalgia masa lalu. Sesekali Nana menyinggung masalah yang sebelumnya sudah pernah dia ceritakan lewat telpon, tapi saya menjelaskan tentang maksud dia saya ajak ke rumah. Semua ini juga termasuk awal proses meditasi, dimana saya menciptakan suasana yang menyenangkan untuk Nana. Dari menikmat secangkir teh hangat dan ketan bubuk kesukaan kami, diteruskan cerita-cerita yang lebih banyak membangkitkan kegembiraan sehingga memberi energi positif yang mempengaruhi suasana hatinya.

Setelah acara minum teh dan makan ketan bubuk selesai, saya menyuruh Nana untuk mengganti bajunya dengan baju yang sudah saya sediakan. Atasan yang santai lengan pendek, batik bali yang lembut dan ringan warna krem lembut, bisa membuat suasana hati juga terasa fresh. Demikian juga saya.

Selanjutnya saya memutar lagu instrumentalia romantis dari gesekan saxophone Kenny G. Kontras dengan suasana rumahku yang tenang dan adem. Kebetulan Kenny G adalah salah satu musisi favourite saya dan Nana sejak dulu.
Berikut adalah tahapan-tahapan ketika kami mulai melakukan meditasi :

1. Mengambil posisi duduk bersila di lantai di atas karpet kecil (bisa juga bantal kecil atau handuk, yang penting nyaman), badan tanpa menyandar, telapak tangan di atas lutut, bahu tegak dan mata terpejam.

2. Posisi rileks. Melemaskan setiap otot pada tubuh, sedikit demi sedikit dari ujung kaki sampai kepala.

3. Hembuskan napas secara perlahan, seolah melepaskan satu ganjalan di hati sedikit demi sedikit. Sambil telinga menikmati alunan musik yang lembut, sehingga terasa mengalir hawa sejuk ke seluruh tubuh.

4. Sedang pikiran fokus pada kepasrahan dan keikhlasan serta yakin bahwa tangan Tuhan pasti akan selalu membantu mencarikan jalan yang terbaik atas semua permasalahan yang kita hadapi.

Hampir satu jam kami melakukan  meditasi. Bahkan Nana sampai tertidur dalam posisi duduk. Tapi wajahnya sudah cukup cerah dibandingkan ketika dia baru datang tadi. Setelah santai sebentar sambil melihat televisi, sebelum pulang Nana saya suruh mandi supaya tambah fresh. Dia mengaku sudah lebih tenang dan sedikit enteng pikirannya. Dan berjanji akan rutin melakukan meditasi supaya bisa sedikit membantu meringankan beban masalah dan mengontrol emosinya.

Depresi bukan penyakit, hanya efek dari satu kondisi yang mempengaruhi kejiwaan dan emosi. Obatnya adalah dari diri sendiri. Dengan rutin meditasi, bisa sedikit meringankan dan membantu untuk melawan depresi yang melanda tersebut.

Semoga bermanfaat…


Catatan harian, 15 Agustus 2014
Pukul : 10.11 WIB

No comments:

Post a Comment