Sunday, February 22, 2015

KPK Surabaya Sukses Gerebek Bebek Harisa

14187183652106267503
narsis di ruang pujangga (dok.pri)
Setelah bertemu dengan pak Wawan Sugianto semalam sebelumnya. Rencana acara Gerebek Perdana dilaksanakan hari Sabtu. Perasaan saya cukup lega. Karena meskipun besok tidak didampingi beliau, tapi sudah ada yang di beri mandat untuk “mengawasi” kami sebagai tim KPK. Jadi saya yakin acara penggerebekan akan berjalan lancar.

Sesuai kesepakatan, jam 12an tim KPK sudah berkumpul di lokasi. Terdiri dari 6 kompasianer yaitu saya sendiri, jeng Ay Mahening, mbak Siti Nurhasanah, mas Sam Trader, mas Nuzulul Arifin dan mbak Nurul Rahmawati. Yang menjadi tuan rumah mewakili pak Wawan Sugianto adalah mas Azis, asisten Manager resto Bebek Goreng Harissa. Siang itu suasana sangat ramai dan penuh sesak oleh pengunjung, tapi mas Aziz berjanji untuk menyempatkan menemani kami. Tentunya di sela-sela dia melayani pengunjung yang datang pergi tak berhenti-berhenti. Dimakhlumi, karena wiken biasanya acara keluarga memang lebih banyak dihabiskan untuk memilih acara makan bersama keluarga di luar. Pilihan untuk singgah di Bebek Goreng Harissa memang tepat sekali. Karena di samping suasana yang nyaman kalau datang bersama keluarga besar, parkiran yang sangat luas, lokasi cukup strategis dan di pinggir jalan besar (sehingga akses mudah di jangkau) juga pilihan menu yang banyak variasinya. Bagi yang tidak suka bebek, masih ada ayam dan ikan bisa menjadi pilihan yang tidak kalah enaknya.

Akhirnya kami memilih-milih menu dulu sambil berdiskusi. Karena sudah disepakati bahwa menu yang kami pilih tidak boleh sama. Supaya artikel bisa beraneka ragam sesuai menu pilihan kami. Ada juga yang tidak suka bebek seperti mas Sam Trader yang kemudian memilih ayam goreng, saya pun memilih ikan sebagai menu siang itu.
Di bawah ini adalah daftar menu yang berhasil di gerebek KPK Surabaya yaitu :

1. Bandeng Rica Rica
Saya memilih menu yang menjadi alternatif kalau memang tidak suka atau lagi tidak kepingin makan bebek goreng. Karena semalem saya sudah mencoba Bebek Putri Madura, kali ini saya ingin mencoba menu berbahan ikan yaitu Bandeng Rica Rica. Meski sudah kebayang pasti pedes (karena saya tidak suka pedes) tapi berjanji untuk menyingkirkan sambalnya. Daripada perut tidak bisa di ajak kompromi. Dengan minum Es Cao Susu sebagai temannya.
14187251971997565754
narsis bersama bandeng rica rica (dok.pri)
2. Bebek Putri Madura
Pilihan mbak Nurhasanah memang tepat, mungkin karena sama-sama Putri Madura (nggak nyambung kali ya hehehe….). Baca juga di sini ya.

14187250551150157775
mbak nur berpose di depan menu pilihannya - bebek putri madura (dok.pri)
3. Bebek Cemburu
Saya tidak melihat kesamaan antara perasaan jeng Ay Mahening pada saat itu dengan menu pilihannya yaitu Bebek Cemburu. Katanya dia hanya penasaran ingin tahu bagaimana bentuknya bebek kalau lagi cemburu. Hemmmm….gimana ya bentuknya? Saya juga jadi penasaran… Liat penjelasannya di sini ya.

14187248961382817951
jeng Ay dengan bebek cemburunya (dok.mbak nur)
4. Bebek Masbro
Sepertinya menu ini sudah menjadi pilihan paten yang tidak pernah berubah setiap mbak Nurul Rahmawati berkunjung ke resto Bebek Goreng Harissa. Dia mengaku sudah lebih dari 3x datang dan selalu memilih menu tersebut. Karena di samping enak dan cocok sekali di lidahnya. Baik dari gorengan bebek yang kering dan krispi, juga sambal pencitnya yang tidak terlalu pedas namun maknyus katanya. Ulasannya di di sini  ya.

1418724757925110549
bebek masbro menu pilihan mbak nurul (dok. mbak nurul)
5. Ayam Masbro
Karena tidak suka makan bebek, mas Sam Trader memilih menu yang bagi dia cukup “aman” yaitu ayam goreng Masbro. Tentunya tidak ketinggalan sambal pencit yang menggugah selera. Ditemani es Susu Cao yang segar dan manis (semanis orangnya namun tidak pernah mau di foto hehehehe). Uraiannya bisa di intip di sini.

14187246001305348822
ayam masbro pilihan mas sam dan puisi pak wawan (dok.pri)
6. Bebek Korek Muda Lombok Thailand
Ini adalah salah satu menu yang paling ekstrim di antara menu kami lainnya karena sambalnya terdiri dari 50 biji cabe ijo. Mas Nuzulul berani menerima tantangan (tanpa iming2 hadiah) karena dia mengaku paling doyan pedas. Ketika kami tanya gimana rasanya setelah melahap tandas sambal tanpa sisa, “masih kurang pedas” jawabnya sambil tersenyum. Memang tidak terlihat merah atau kepedasan di wajahnya. Tahu gitu tadi saya pesen ke mas Azis supaya di kasih 100 biji cabe ijonya hehehehe.
14187244301886018544
menu pilihan mas nuzulul yang super pedas (dok.pri)
Memang daya tarik sambal dan tumisnya yang selalu membuat pengunjung ingin kembali datang. Karena, meskipun harga cabe terus merangkak naik setiap hari (dan belum ada tanda-tanda turun) tapi tidak berpengaruh pada kenaikan harga makanannya. Kepuasan pengunjung tetap diutamakan, demikian yang disampaikan mas Azis.
1418716900690304390
sebelum dinikmati, dikorek rahasia bumbunya (dok.pri)
1418717030243392999
ini nanya tentang bumbu, bukan ceramah lo.. (dok.pri)
1418723629645294101
menu yang di pesan KPK (dok.pri)
Ada satu sisi yang menarik dari seorang Wawan Sugianto, dimana banyak orang lebih mengenal dia sebagai seorang bisnisman di bidang kuliner. Tetapi ternyata dia mempunyai jiwa seni yang sangat kental. Sebelum meninggalkan tekape, kami di ajak menuju bangunan di sebelah resto utama. Tampak dari jauh sudah terbaca nama bangungan tersebut adalah PUJANGGA. Ketika kami masuk, baru mas Azis menjelaskan bahwa di tempat inilah semua kreasi seni pak Wawan di ekspresikan. Foto-foto menu makanan dan minuman selalu di hiasi dengan puisi yang sangat romantis. Bahkan menurut pengakuan beliau kepada saya tadi malam, sudah banyak lagu yang dia ciptakan. Beberapa malahan sudah dibuat semacam video clip. Sayang sekali belum menemukan saat yang tepat untuk bisa menampilkan ke depan publik, di samping kesibukan yang selalu padat juga nyalinya belum cukup kuat. Untuk sementara masih dinikmati sendiri dan di kalangan tertentu saja.

Sedang ruang Pujangga itu sendiri biasanya disewakan untuk mereka yang memesan tempat kalau ingin mengadakan arisan, pertemuan atau acara yang lebih pribadi.

1418723448658666265
narsis di ruang pujangga (dok.pri)

Akhirnya, KPK Surabaya memberi nilai yang MEMUASKAN untuk resto Bebek Goreng HARISSAtidak hanya untuk menu-menu yang disajikan serta harga yang sangat ramah di kantong. Tapi juga pantas menjadi salah satu tujuan wisata kuliner khususnya di Surabaya, karena tempatnya yang nyaman dan akses yang mudah dijangkau baik ketika naik kendaraan pribadi ataupun sarana angkutan umum.

1418723159863700116

tim KPK Surabaya bersama mas Azis - ass Manager Harissa (dok.pri)
Di bawah ini adalah alamat dari beberapa cabang Harissa, semoga bisa menjadi referensi tujuan wisata kuliner :

1. Jalan Dr. Ir. H. Soekarno (Merr II C-Pandugo) Rungkut – Surabaya
2. Jalan Raya Pabean 6, Sedati – Sidoarjo (dekat akses ke bandara Juanda baru)
3. Food Court - Galaxy Mall, Surabaya
4. Food Festival - Pakuwon City SF 5-011, Surabaya
5. Raya Pacet KM 2, Mojosari – Mojokerto





Salam kenyaaaaang......



No comments:

Post a Comment